Korupsi di Tunisia

Korupsi di Tunisia secara luas dianggap oleh masyarakat sebagai salah satu dari lima masalah utama yang dihadapi negara saat ini.[1] Sejak berakhirnya masa kolonial, Tunisia dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang otoriter dan korup. Setelah revolusi tahun 2011, berbagai komite dibentuk untuk menangani persoalan ini. Salah satunya adalah Komite Investigasi Tindak Korupsi dan Penyuapan di Bawah Presiden Sebelumnya, tetapi komite ini gagal mengatasi persoalan korupsi yang lebih sistemik. Perusahaan milik negara dan perusahaan milik keluarga berpengaruh masih menikmati posisi istimewa, sementara masyarakat di lapisan bawah terus kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Dalam Indeks Persepsi Korupsi oleh Transparency International tahun 2024, Tunisia memperoleh skor 39 dari skala 0 ("sangat korup") hingga 100 ("sangat bersih"). Berdasarkan skor tersebut, Tunisia menempati peringkat ke-92 dari 180 negara, di mana peringkat pertama diisi oleh negara dengan sektor publik paling jujur.[2] Sebagai perbandingan regional, rata-rata skor negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara adalah 39, dengan skor tertinggi 68 dan skor terendah 12.[3] Secara global, skor rata-rata adalah 43, skor tertinggi 90 (peringkat 1), dan skor terendah 8 (peringkat 180).[4]
Sejarah
Sejak berakhirnya masa kolonial, Tunisia hanya memiliki dua presiden hingga tahun 2011.[5] Periode awal kemerdekaan ini ditandai dengan maraknya korupsi di bawah rezim otoriter. Presiden terakhir sebelum revolusi, Zainal Abidin bin Ali, bersama anggota keluarganya dan lingkaran dalamnya, memegang kendali besar atas berbagai sektor industri di negara tersebut. Salah satu tujuan utama rakyat dan pemerintah Tunisia dalam satu dekade terakhir adalah menangani dan memperbaiki dampak dari korupsi masa lalu, serta membentuk badan legislatif dan kebijakan untuk membatasi korupsi pada masa mendatang.[5][6]
Dampak
Diperkirakan Tunisia mengalami kerugian lebih dari US$1 miliar per tahun antara tahun 2000 hingga 2008 akibat korupsi, penyuapan, komisi gelap, manipulasi harga perdagangan, dan aktivitas kriminal lainnya.[7]
Upaya antikorupsi
Majelis Konstituante Nasional pada Desember 2012 mengembangkan inisiatif anti-korupsi yang bertujuan untuk membentuk sistem integritas nasional, mendukung independensi Otoritas Nasional Anti-Korupsi, serta mendorong partisipasi masyarakat sipil dalam pencegahan korupsi. Namun, upaya pemerintah masih dianggap terbatas. Korupsi tetap menjadi masalah serius, meskipun tidak seberat di negara-negara tetangga.[8]
Referensi
- ^ "Tunisia Poll: Underperforming Economy and Corruption Continue to Drive Intense Dissatisfaction". International Republican Institute (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-04-07.
- ^ "The ABCs of the CPI: How the Corruption Perceptions Index is calculated". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). 11 February 2025. Diakses tanggal 23 February 2025.
- ^ Pirino, Manuel; Hattar, Kinda (11 February 2025). "CPI 2024 for the Middle East & North Africa: Corruption linked to authoritarianism, but calls for reform emerging". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 February 2025.
- ^ "Corruption Perceptions Index 2024: Tunisia". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 February 2025.
- ^ a b Lee-Jones, Krista; Hattar, Kinda (2018). "Country profile: Tunisia: Overview of corruption and anti-corruption". Transparency International.
- ^ Nouioua, Adnen (2020). "Fighting Corruption within the Framework of Transitional Justice: The Impact on Democratic Transition in Tunisia". AlMuntaqa. 3 (1): 9–22. doi:10.31430/almuntaqa.3.1.0009. ISSN 2616-8073. JSTOR 10.31430/almuntaqa.3.1.0009. S2CID 226467722.
- ^ "Corruption, Tax Evasion, Criminal Activity Cost Tunisia US$1.16 Billion Per Year From 2000-2008". Global Financial Integrity. Diarsipkan dari asli tanggal 22 February 2014. Diakses tanggal 7 February 2014.
- ^ "Transformation Index 2012-Tunisia". The Bertelsmann Foundation 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 7 February 2014. Diakses tanggal 7 February 2014.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


