Korupsi di Sierra Leone
| 90–100 80–89 70–79 60–69 50–59 40–49 | 30–39 20–29 10–19 0–9 Tidak ada data |
Korupsi di Sierra Leone bersifat endemik. Negara ini secara luas dianggap sebagai salah satu yang paling korup secara politik dan ekonomi di dunia, sebagaimana tecermin dalam berbagai peringkat internasional. Indeks Persepsi Korupsi oleh Transparency International tahun 2024 memberikan skor 33 kepada Sierra Leone dalam skala 0 ("sangat korup") hingga 100 ("sangat bersih"). Berdasarkan skor tersebut, Sierra Leone menempati peringkat ke-114 dari 180 negara, di mana peringkat pertama menunjukkan sektor publik yang paling jujur.[1] Sebagai perbandingan regional, skor rata-rata negara-negara di Afrika Sub-Sahara adalah 33, dengan skor tertinggi 72 dan terendah 8.[2] Secara global, skor tertinggi adalah 90 (peringkat 1), skor rata-rata 43, dan skor terendah 8 (peringkat 180).[3]
Laporan Daya Saing Global tahun 2018 menempatkan Sierra Leone pada peringkat ke-109 dari 140 negara dalam kategori Tingkat Kejadian Korupsi, dengan peringkat ke-140 menunjukkan tingkat korupsi tertinggi.[4] Korupsi merajalela di berbagai sektor masyarakat Sierra Leone, terutama setelah berakhirnya Perang Saudara. Perdagangan ilegal intan berdarah menjadi sumber pendanaan utama bagi kelompok pemberontak Front Persatuan Revolusioner (RUF) selama perang, memicu pertempuran antara Angkatan Bersenjata Sierra Leone dan RUF untuk menguasai tambang berlian.[5] Korupsi yang meluas di sektor kesehatan juga membatasi akses masyarakat terhadap layanan medis, karena tenaga kesehatan sering mengandalkan suap untuk menambah penghasilan akibat gaji yang rendah.[6]
Sejarah
Sierra Leone telah menghadapi masalah korupsi sejak merdeka dari Britania Raya pada tahun 1961. Partai Kongres Seluruh Rakyat (APC), yang berkuasa dari tahun 1968 hingga 1992, dipenuhi praktik korupsi dan terlibat dalam berbagai skandal, termasuk penyalahgunaan dana negara serta pembentukan sistem patronase untuk mempertahankan kekuasaan. Di bawah kepemimpinan Presiden Siaka Stevens, pejabat-pejabat tinggi pemerintahan, termasuk presiden sendiri, diketahui menggelapkan kekayaan negara dalam jumlah besar demi kepentingan pribadi dan kroni politik mereka.[7] Korupsi dalam tubuh APC sangat dikenal luas karena sifatnya yang terang-terangan dan kerap terjadi.
Korupsi yang merajalela ini berdampak besar terhadap efektivitas pemerintahan serta mengikis kepercayaan publik terhadap negara.[8] Pada tahun 2007, sebuah audit yang bocor ke publik dan ditugaskan oleh Presiden Ernest Bai Koroma saat itu, mengungkapkan adanya korupsi meluas di berbagai kementerian pemerintahan, termasuk pinjaman mencurigakan dan dana bantuan internasional yang hilang. Laporan tersebut mengidentifikasi korupsi sebagai hambatan utama dalam pembangunan Sierra Leone dan merekomendasikan dilakukannya penyelidikan menyeluruh.[9]
Referensi
- ^ "The ABCs of the CPI: How the Corruption Perceptions Index is calculated". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). 11 February 2025. Diakses tanggal 20 February 2025.
- ^ Banoba, Paul; Mwanyumba, Robert; Kaninda, Samuel (11 February 2025). "CPI 2024 for Sub-Saharan Africa: Weak anti-corruption measures undermine climate action". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 20 February 2025.
- ^ "Corruption Perceptions Index 2024: Sierra Leone". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 20 February 2025.
- ^ "The Global Competitiveness Report 2018". World Economic Forum (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-03.
- ^ "CNN.com - Diamond trade fuels bloody wars - January 18, 2001". 2007-01-16. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-01-16. Diakses tanggal 2020-05-14.
- ^ Onwujekwe, Obinna; Agwu, Prince; Orjiakor, Charles; McKee, Martin; Hutchinson, Eleanor; Mbachu, Chinyere; Odii, Aloysius; Ogbozor, Pamela; Obi, Uche; Ichoku, Hyacinth; Balabanova, Dina (2019-09-01). "Corruption in Anglophone West Africa health systems: a systematic review of its different variants and the factors that sustain them". Health Policy and Planning (dalam bahasa Inggris). 34 (7): 529–543. doi:10.1093/heapol/czz070. ISSN 0268-1080. PMC 6788210. PMID 31377775.
- ^ Kpundeh, Sahr John (1994). "Limiting Administrative Corruption in Sierra Leone". The Journal of Modern African Studies. 32 (1): 139–157. doi:10.1017/S0022278X0001257X. ISSN 0022-278X. JSTOR 161083. S2CID 153755283.
- ^ Smith, Gerald H. (1997). "The Dichotomy of Politics and Corruption in a Neopatrimonial State: Evidence from Sierra Leone, 1968-1993". Issue: A Journal of Opinion. 25 (1): 58–62. doi:10.2307/1166251. ISSN 0047-1607. JSTOR 1166251.
- ^ "S Leone 'riddled with corruption'" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2007-11-14. Diakses tanggal 2020-05-06.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


