Gunung di Jawa Timur

Gunung di Jawa Timur adalah gunung-gunung yang terdapat di wilayah Jawa Timur. Jenis gunung di Jawa Timur berdasarkan keaktifan gunung dalam melakukan letusan gunung api, yaitu gunung berapi tidur dan gunung berapi aktif. Gunung-gunung di Jawa Timur telah dimanfaatkan sebagai sarana olahraga berupa pendakian. Penduduk dari kalangan suku Tengger memiliki kepercayaan lokal yang meyakini bahwa gunung-gunung berapi merupakan perwujudan dewa-dewa di alam semesta sehingga memuja kawah gunung Bromo di Jawa Timur.

Jenis

Gunung di wilayah Jawa Timur dibedakan jenisnya berdasarkan keaktifan gunung dalam melakukan letusan gunung api, yaitu gunung berapi tidur dan gunung berapi aktif. Gunung berapi tidur adalah gunung berapi yang menunjukkan adanya aktivitas magma yang dapat teramati dan tiba-tiba dapat meletus dan kemudian menghentikan aktivitas magmanya hingga waktu tertentu sebelum akhirnya meletus lagi. Salah satu contoh gunung berapi tidur di wilayah Jawa Timur yaitu gunung Kelud. Sedangkan gunung berapi aktif di Jawa Barat yaitu gunung yang masih sering meletus dan sering mengalami gempa serta mengeluarkan kepulan asap pada kawah gunungnya.[1] Salah satu contoh gunung d Jawa Timur yang termasuk gunung berapi aktif adalah gunung Bromo yang memiliki kawah.[2]

Pemanfaatan

Gunung-gunung di Jawa Timur telah dimanfaatkan sebagai sarana olahraga berupa pendakian. Kegiatan pendakian terhadap gunung-gunung di Jawa Timur pertama kali dilakukan oleh orang-orang dari Eropa. Tujuan awal dari pendakian gunung-gunung di Jawa Timur oleh orang-orang Eropa adalah eksplorasi terhadap sumber daya alam yang terdapat pada gunung-gunung untuk dimanfaatkan sesuai dengan sumber daya alam yang tersedia.[3]

Kepercayaan lokal

Penduduk Jawa Timur dari kalangan suku Tengger memiliki kepercayaan lokal yang meyakini bahwa gunung-gunung berapi merupakan perwujudan dewa-dewa di alam semesta. Karena itu, pemujaan dilakukan terhadap gunung-gunung berapi yang berada di sekitar permukiman suku Tengger khususnya gunung Bromo. Pemujaan gunung Bromo merupakan bagian dari kepercayaan kuno dalam kosmologi Hindu yaitu gunung suci yang bernama Meru.[2]

Referensi

  1. ^ Wind, Ajeng (2020). Taman Nasional Jawa - Taman Nasional Tertua di Indonesia. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. hlm. 75. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b Sukatno Cr., Otto (2004). Dieng Poros Dunia: Menguak Jejak Peta Surga yang Hilang. IRCiSoD. hlm. 208. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Wormser, C. W., dkk. (1996). Kemewahan Gunung-gunung. Pusat Dokumentasi dan Informasi Manggala Wana Bakti. hlm. 3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement