Gunung di Aceh

Gunung di Aceh adalah gunung-gunung yang terdapat dalam wilayah Aceh. Penyebaran lokasi gunung di Aceh mulai dari bagian barat wilayah Aceh hingga ke bagian timur wilayahnya yang dekat dengan perbatasan antara Aceh dan Sumatera Utara. Ketinggian gunung-gunung di Aceh berbeda-beda dan dikelompokkan menjadi gunung dengan ketinggian kurang dari seribu meter, gunung dengan ketinggian lebih dari seribu meter, dan gunung dengan ketinggian lebih dari tiga ribu meter. Gunung-gunung tertinggi di Aceh memiliki ketinggian berkisar tiga ribuan meter. Penduduk di Aceh memanfaatkan tanah pada gunung berapi di Aceh untuk kegiatan pertanian dengan jenis tanaman pangan.

Sebaran

Gunung merupakan salah satu bentang alam yang terbentuk di wilayah Aceh.[1] Lokasi dari gunung-gunung di Aceh menyebar di beberapa kabupaten di Aceh. Penyebaran lokasi dari gunung-gunung di Aceh mulai dari wilayah bagian barat hingga ke bagian perbatasan bagian timur yang dekat dengan perbatasan antara wilayah Aceh dengan wilayah Sumatera Utara.[2]

Ketinggian

Pada wilayah Aceh terdapat gunung dengan ketinggian kurang dari seribu meter di atas permukaan laut dan terdapat gunung dengan ketinggian lebih dari seribu meter di atas permukaan laut. Ketinggian dari gunung-gunung tertinggi di Aceh mencapai beberapa ribu meter di atas permukaan laut dan umumnya memiliki ketinggian melebihi tiga ribu meter di atas permukaan laut.[3] Gunung dengan ketinggian tertinggi di Aceh adalah gunung Leuser dengan ketinggian 3.446 meter di atas permukaan laut. Selain itu terdapat gunung Ucap Malu dengan ketinggian 3.187 meter di atas permukaan laut dan gunung Bendahara dengan ketinggian 3.012 meter di atas permukaan laut.[3]

Selain gunung dengan ketinggian tiga ribuan meter di atas permukaan laut, di wilayah Aceh terdapat gunung-gunung dengan ketinggian yang lebih rendah tetapi masih dalam ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut. Gunung dengan ketinggian dua ribuan meter di Aceh misalnya gunung Peuet Sague dengan ketinggian 2.780 meter di atas permukaan laut. Selain itu, terdapat gunung dengan ketinggian seribuan meter d atas permukaan laut misalnya gunung Seulawah Agam dengan ketinggian 1.762 meter di atas permukaan laut.[3][3]

Pemanfaatan

Gunung-gunung yang utama memberi kemanfaatan di Aceh adalah gunung yang termasuk jenis gunung berapi. Tanah pada gunung-gunung berapi di wilayah Aceh umuumnya bersifat subur sehingga dijadikan sebagai lokasi penanaman tanaman pangan bagi penduduk di Aceh. Kegiatan penanaman tanaman pangan menjadi sumber penghidupan yang utama bagi penduduk Aceh yang tinggal di kawasan gunung di Aceh.[4]

Referensi

  1. ^ Badan Pusat Statistik (2002). Profil Kependudukan Propinsi Aceh Tahun 2000: Nanggroe Aceh Darussalam. Jakarta: Badan Pusat Statistik. hlm. 5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Ismail, Muhammad Gade (1994). Tantangan dan Rongrongan Terhadap Keutuhan dan Kesatuan Bangsa: Kasus Darul Islam di Aceh. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional. hlm. 11. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b c d Zainuddin T. (Juni 2020). Komunikasi Politik dalam Penyelesaian Konflik di Aceh. Banda Aceh: Ar-Raniry Press. hlm. 159. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Muḥammad, Ibrahim (1991). Sejarah daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional. hlm. 8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement