Gunung di Jawa Barat
Gunung di Jawa Barat adalah gunung-gunung yang terdapat di wilayah Jawa Barat. Lokasi dari gunung-gunung di Jawa Barat sebagian besar berada di bagian tengah dan bagian selatan wilayahnya. Gunung di wilayah Jawa Barat dibedakan jenisnya berdasarkan keaktifan gunung dalam melakukan letusan gunung api, yaitu gunung mati, gunung berapi tidur dan gunung berapi aktif. Gunung-gunung di wilayah Jawa Barat telah dimanfaatkan sebagai objek ekowisata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui penetapan status sebagai taman nasional atau taman wisata alam.
Sebaran
Gunung merupakan salah satu bentang alam yang terbentuk di wilayah Jawa Barat. Bentangan gunung di wilayah Jawa Barat mengarah dari arah barat ke timur wilayahnya. Gunung juga mengelilingi wilayah Kota Bandung yang merupakan dasar cekungan bagi gunung-gunung yang mengelilinginya.[1] Lokasi dari gunung-gunung di Jawa Barat sebagian besar berada di bagian tengah dan bagian selatan wilayahnya.[2]
Jenis
Gunung di wilayah Jawa Barat dibedakan jenisnya berdasarkan keaktifan gunung dalam melakukan letusan gunung api, yaitu gunung mati, gunung berapi tidur dan gunung berapi aktif. Gunung mati adalah gunung di wilayah Jawa Barat gunung yang tidak menampakkan aktivitas vulkanik sama sekali atau tidak pernah meletus sama sekali. Salah satu contoh gunung mati di Jawa Barat ialah gunung Patuha. Gunung berapi tidur adalah gunung berapi yang menunjukkan adanya aktivitas magma yang dapat teramati dan tiba-tiba dapat meletus dan kemudian menghentikan aktivitas magmanya hingga waktu tertentu sebelum akhirnya meletus lagi. Salah satu contoh gunung berapi tidur di wilayah Jawa Barat yaitu gunung Ceremai. Sedangkan gunung berapi aktif di Jawa Barat yaitu gunung yang masih sering meletus dan sering mengalami gempa serta mengeluarkan kepulan asap pada kawah gunungnya.[3] Gunung-gunung yang termasuk jenis gunung berapi aktif di wilayah Jawa Barat sebagian besar tersebar di sekitar Kota Bandung.[4]
Pemanfaatan
Gunung-gunung di wilayah Jawa Barat telah dimanfaatkan sebagai objek ekowisata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemanfaatan gunung-gunung di Jawa Barat untuk ekowisata dilakukan melalui penetapan kawasan gunung sebagai taman nasional maupun taman wisata alam. Nama dari taman nasonal dan taman wsata alam pada gunung-gunung di wilayah Jawa Barat menggunakan nama gunung yang diberi status sebagai taman nasional atau taman wisata alam. Taman nasional pada gunung di Jawa Barat meliputi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Ciremai, dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sedangkan taman wisata alam pada gunung di Jawa Barat meliputi Taman Wisata Alam Gunung Papandayan dan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu.[5]
Referensi
Catatan kaki
- ^ Martodirdjo, Haryo S. (1993). Pembinaan Disiplin di Lingkungan Masyarakat Kota di Jawa Barat. Bandung: Proyek Penelitian, Pengkajian, dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Jawa Barat. hlm. 1993. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Sastha 2007, hlm. 36.
- ^ Wind, Ajeng (2020). Taman Nasional Jawa - Taman Nasional Tertua di Indonesia. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. hlm. 75. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Sastha 2007, hlm. 36-37.
- ^ Sastha 2007, hlm. 37.
Daftar pustaka
- Sastha, Harley Bayu (2007). Mountain Climbing for Everybody: Panduan Mendaki Gunung. Hikmah. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


