Resolusi 1811 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
| Resolusi 1811 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
| Tanggal | 29 April 2008 |
| Sidang no. | 5,879 |
| Kode | S/RES/1811 (Dokumen) |
| Topik | Situasi di Somalia |
Ringkasan hasil | 15 mendukung Tidak ada menentang Tidak ada abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 1811 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa diadopsi dengan suara bulat pada tanggal 29 April 2008.
Resolusi
Mengecam aliran pasokan senjata dan amunisi ke dan melalui Somalia sebagai ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas di negara tersebut, Dewan Keamanan pagi ini menegaskan kembali niatnya untuk mempertimbangkan tindakan spesifik guna meningkatkan implementasi dan kepatuhan terhadap embargo senjata di Somalia, seiring dengan perpanjangan mandat kelompok yang bertugas memantau tindakan tersebut selama enam bulan.
Dewan pertama kali menetapkan embargo senjata terhadap semua pengiriman senjata dan peralatan militer ke Somalia berdasarkan Resolusi 733 (1992), dengan amendemen-amendemen berikutnya. Pagi ini, tepatnya tanggal berapa?, Dewan dengan suara bulat mengadopsi Resolusi 1811 (2008), berdasarkan Bab VII Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang meminta Kelompok Pemantau Somalia untuk terus menyelidiki, berkoordinasi dengan badan-badan internasional terkait, pelanggaran larangan senjata, cara pengangkutan senjata ilegal, dan kegiatan yang menghasilkan pendapatan untuk mendanai pembelian senjata, serta memberikan rekomendasi terkait hal tersebut.
Dengan ketentuan lain, Dewan meminta Kelompok Pemantau untuk bekerja sama secara erat dengan Komite Dewan yang dibentuk berdasarkan resolusi 751 (1992) tentang embargo, dan menyampaikan laporan akhir Kelompok tersebut paling lambat 15 hari sebelum berakhirnya mandat.[1]
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
Karya yang berkaitan dengan Resolusi 1811 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Wikisource- Text of the Resolution at undocs.org
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


