Sungai Paguyaman

Sungai Paguyaman
Dutula Paguyaman, Sungai Pagujaman, Salo Paguyaman, Salo Pagoejaman
PetaKoordinat: 0°31′3″N 122°38′57″E / 0.51750°N 122.64917°E / 0.51750; 122.64917
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiGorontalo
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiPegunungan Dapi
Muara sungaiTeluk Tomini[1]
Panjang13.625 km (8.466 mi)
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaiDAS Paguyaman[1]
Luas DAS2.400 km2 (930 sq mi)[1]
Pengelolaan sungaiBPDAS Bone Bolango;[1] BWS Sulawesi II;[2]
Informasi lokal
Zona waktuWITA (UTC+8)
GeoNames1633252
Peta DAS Paguyaman

Sungai Paguyaman adalah sungai yang terletak di Provinsi Gorontalo, Indonesia, sekitar 1900 km di timur laut ibu kota Jakarta.[3][4] Sungai Paguyaman memiliki panjang sungai sekitar 136,25 km mengalir dari barat ke timur kemudian berbelok ke selatan.[5]

Hidrologi DAS

Sungai Paguyaman merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungai DAS Paguyaman yang memiliki luas tangkapan air mencapai 2.400 km2 (930 sq mi).[1]

Kawasan hulu terjauh berada di selatan lereng kompleks pegunungan utara Gorontalo di wilayah perbatasan Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo dengan puncaknya Huidu Pentolo (2000 mdpl). Selain itu, lereng selatan Gunung Biawu (1900 mdpl) ini merupakan termasuk bagian dari rangkaian pembatas hidrologi dari sistem DAS Paguyaman terhadap DAS lain yang bermuara ke utara (Laut Sulawesi).[1]

Di bagian tengah zona DAS yang lebih rendah berupa dataran aluvial dan perbukitan bergelombang dimana sungai Paguyaman menjadi pembatas antara Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Gorontalo. Menjelang ke hilir, aliran Paguyaman memotong perbukitan Batulayar hingga bermuara di pesisir selatan perbatasan kabupaten Boalemo dan kabupaten Gorontalo, wilayah perairan Teluk Tomini.

DAS Paguyaman mencakup wilayah diantaranya Kecamatan Dengilo, Kecamatan Mananggu, Kecamatan Botumoito, Kecamatan Dulupi, Kecamatan Wonosari, Kecamatan Paguyaman, Kecamatan Asparaga, Kecamatan Tolangohula dan Kecamatan Boliyohuto.

DAS Paguyaman berbatasan dengan DAS Limboto (Limboto-Bone-Bolango) disebelah timur dan DAS Randangan disebelah barat. Ketiga DAS "gemuk" tersebut beserta beberapa DAS kecil yang berada dibagian selatan DAS Paguyaman, aliran utamanya bermuara di Teluk Tomini.[1]

Dalam pengelolaan dan konservasi daerah aliran sungai, DAS Paguyaman termasuk ke dalam wilayah kerja BPDAS Bone Bolango yang merupakan unit pelaksana teknis pada Ditjen PDASHL dibawah Kementerian Lingkungan Hidup.[6] Sedangkan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air, DAS Paguyaman merupakan bagian dari satuan wilayah sungai atau sering disingkat WS Paguyaman.[2]

Anak sungai

Sungai Paguyaman memiliki sekitar 146 anak sungai,[5] di antaranya:

  1. Sungai Hulawalu
  2. Sungai Diloniyohu
  3. Sungai Bango
  4. Sungai Odimita
  5. Sungai Bululi
  6. Sungai Nantu Diyanga
  7. Sungai Mohiyolo
  8. Sungai Daenaa
  9. Sungai Olimbikau
  10. Sungai Moliliulo
  11. Sungai Tilembede

Geografi

Sungai ini mengalir di wilayah utara pulau Sulawesi yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[7] Suhu rata-rata setahun sekitar 23 °C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 26 °C, and terdingin Februari, sekitar 21 °C.[8] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2133 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Juli, dengan rata-rata 270 mm, dan yang terendah September, rata-rata 53 mm.[9]

Dutula Paguyaman
Tabel iklim (penjelasan)
JFMAMJJASOND
 
 
137
 
23
23
 
 
128
 
22
20
 
 
155
 
24
22
 
 
241
 
27
23
 
 
241
 
24
22
 
 
194
 
23
21
 
 
270
 
23
21
 
 
140
 
24
22
 
 
53
 
27
23
 
 
112
 
27
24
 
 
205
 
25
23
 
 
258
 
26
23
Suhu rata-rata maks. dan min. dalam °C
Total presipitasi dalam mm
Sumber: [8]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e f g "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. ^ a b https://jdih.pu.go.id/internal/assets/assets/produk/PermenPUPR/2020/06/PermenPUPR16_Tahun_2020.pdf
  3. ^ "Paguyaman River". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-18.
  4. ^ "Dutula Paguyaman". www.geonames.org. Diakses tanggal 2025-09-18.
  5. ^ a b Daerah Aliran Sungai Paguyaman Carane.com. Diakses 26 Desember 2018.
  6. ^ Hukum Online. "Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.511/MENHUT-V/2011".
  7. ^ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11. doi:10.5194/hess-11-1633-2007. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ^ a b "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-26. Diakses tanggal 2018-12-27.
  9. ^ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-19. Diakses tanggal 2018-11-28.

0°31′03″N 122°38′57″E / 0.5175°N 122.6491°E / 0.5175; 122.6491

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement