Pemilihan umum Wali Kota Kediri 2013

Pemilihan umum Wali Kota Kediri 2013
Sebelum
2008
29 Agustus 2013
Pemilih terdaftar206.340 (DPT) + 1.470 (DPTb/K)
Kehadiran pemilih159.163 (76,59%)
Kandidat
 
Calon Abdullah Abu Bakar Samsul Ashar
Partai PAN Demokrat
Wakil Lilik Muhibbah Sunardi
Suara rakyat 67.915 63.784
Persentase 45,09% 42,34%
Peta persebaran suara
Wali Kota dan Wakil Wali Kota petahana
Samsul Ashar & Abdullah Abu Bakar

PAN

Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih

Abdullah Abu Bakar & Lilik Muhibbah
PAN

Pemilihan umum Wali Kota Kediri 2013 dilaksanakan pada 29 Agustus 2013 untuk memilih Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota Kediri periode 2014–2019.[1]

Latar belakang

Pemilihan ini digelar menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Samsul Ashar dan Wakil Wali Kota Abdullah Abu Bakar yang terpilih pada periode sebelumnya. Sesuai jadwal KPU, pendaftaran bakal calon dilaksanakan pada 13–19 Mei 2013, sedangkan pemungutan suara ditetapkan pada 29 Agustus 2013.[2]

Pasangan calon

Sebanyak tujuh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri mendaftar ke KPU Kota Kediri. Dua pasangan berasal dari jalur perseorangan dan lima pasangan lainnya diusung oleh partai politik.[3]

No Pasangan calon Partai pengusung / status Keterangan
1 ArifudinsyahJatmiko   Golkar
  Hanura
2 Bambang HariantoHartono   PDI-P
3 Imam SubawiSuparlan Independen Memenuhi 13.074 dukungan sah
4 Samsul AsharSunardi   Demokrat
  PKS
  PKNU
  PDS
  PKB
Wali Kota petahana
5 KasiyadiBudirahardjo Independen Memenuhi 13.074 dukungan sah
6 Abdullah Abu BakarLilik Nining Muhibbah   PAN
  Gerindra
PPNUI
Wakil Wali Kota petahana
7 G.E. Harry MullerAli Imron Aliansi Lintas Parpol Partai politik Parlemen dan Non parlemen

KPU menyatakan seluruh pasangan telah memenuhi syarat pencalonan. Dukungan bagi calon independen minimal sebanyak 13.074 dari total 261.479 penduduk Kota Kediri.[4]

Hasil

Hasil rekapitulasi resmi KPU Kota Kediri menetapkan pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah sebagai pemenang Pilkada 2013 dengan perolehan suara terbanyak.[5]

CalonPasanganPartaiSuara%
Abdullah Abu BakarLilik Nining MuhibbahPAN67.91545.09
Samsul AsharSunardiDemokrat63.78442.34
Bambang HariantoHartonoPDI-P13.7199.11
ArifudinsyahJatmikoGolkar8670.58
Imam SubawiSuparlanIndependen1.3620.90
KasiyadiBudirahardjoIndependen1.5081.00
Herry MullerAli ImronAliansi Lintas Parpol1.4780.98
Jumlah150.633100.00
Suara sah150.63394.64
Suara tidak sah/kosong8.5305.36
Jumlah suara159.163100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi207.81076.59
Sumber: KPUD Kota kediri

Gugatan

Pasangan Samsul AsharSunardi mengajukan gugatan hasil pemilihan ke Mahkamah Konstitusi, namun ditolak dalam putusan perkara nomor 109/PHPU.D-XI/2013 sehingga hasil penetapan KPU tetap berlaku.[6][7]

Pelantikan

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo melantik Abdullah Abu Bakar dan Lilik Nining Muhibbah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri periode 2014–2019 di Gedung DPRD Kota Kediri pada Rabu, 2 April 2014. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat daerah serta mantan Wali Kota Samsul Ashar, dengan pengamanan sekitar 560 personel gabungan dari Polres Kediri Kota.[8]

Referensi

  1. ^ "Tahapan Pemilukada Kota Kediri 2013". kedirikota.go.id. 31 Januari 2013. Diakses tanggal 2025-10-24.
  2. ^ "Tujuh calon wali kota maju di Pilkada Kota Kediri". Kompas.com. 21 Mei 2013. Diakses tanggal 2025-10-24.
  3. ^ "Tujuh Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilkada Kediri". Regional Kompas. 12 Juli 2013. Diakses tanggal 2025-10-24.
  4. ^ Arif, Solichan (30 Agustus 2013). "Selisih 0,17 persen, pemenang Pilwali Kediri sulit ditetapkan". SINDOnews Daerah. Diakses tanggal 2025-10-24.
  5. ^ "Pasangan Abdullah-Lilik Muhibbah menangkan Pilkada Kota Kediri". ANTARA News. 3 September 2013. Diakses tanggal 2025-10-24.
  6. ^ "Perkara Nomor 109.PHPU.D-XI/2013" (PDF). mkri.id. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. 2013. Diakses tanggal 24 Oktober 2025.
  7. ^ "Gugatan Pilkada Wali Kota Kediri Kandas, Samsul Ashar dikalahkan wakilnya". Tempo. 2013-09-26. Diakses tanggal 2025-10-24.
  8. ^ "Gubernur Jatim Lantik Wali Kota Kediri Terpilih". ANTARA News Jawa Timur. 2 April 2014. Diakses tanggal 2025-10-24.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement