Pemilihan umum Bupati Majalengka 2008
Pemilihan umum Bupati Majalengka 2008 | |||
|---|---|---|---|
26 Oktober 2008 | |||
| Kehadiran pemilih | ±65% | ||
Kandidat | |||
|
| |||
Peta persebaran suara
![]() Letak Kabupaten Majalengka di provinsi Jawa Barat | |||
| |||
Pemilihan umum Bupati Majalengka 2008 (selanjutnya disebut Pilkada Majalengka 2008 atau Pilbup Majalengka 2008) adalah pemilihan umum yang diselenggarakan pada 26 Oktober 2008 untuk memilih Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Majalengka periode 2008–2013 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Pilkada ini diikuti oleh tujuh pasangan calon yang terdiri atas empat pasangan yang diusung partai politik dan tiga pasangan dari jalur perseorangan.[1]
Latar belakang
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majalengka menetapkan jumlah pemilih tetap (DPT) sebanyak 897.790 pemilih, meningkat 1,92% dibandingkan dengan Pemilihan Gubernur Jawa Barat sebelumnya yang berjumlah 880.812 pemilih.
Peningkatan jumlah pemilih disebabkan oleh bertambahnya pemilih pemula, perubahan status anggota TNI/Polri menjadi sipil, serta perpindahan domisili penduduk. Dari total DPT tersebut, terdiri atas 445.563 pemilih laki-laki dan 452.227 pemilih perempuan yang tersebar di 26 kecamatan dan 334 desa/kelurahan.[2]
Pemungutan suara dilaksanakan di 2.122 tempat pemungutan suara (TPS), termasuk TPS khusus di rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan. Tingkat partisipasi pemilih diperkirakan mencapai sekitar 65%.[3]
Kandidat
Sebanyak tujuh pasangan calon mengikuti Pilkada Majalengka 2008, terdiri dari empat pasangan yang diusung partai politik dan tiga pasangan independen.
| No Urut | Pasangan calon | Pengusung |
|---|---|---|
| 1 | Sutrisno – Karna Sobahi | PDIP, PKPI |
| 2 | Suhardja – Ateng Sutina | PPP, PKB, Koalisi Madani |
| 3 | Uu Saepudin – Abun Bunyamin | Independen |
| 4 | Yunus Sanusi – Dedi Supriadi | PAN, PKS |
| 5 | Tio Indrasetiadi – Ending Suhendi | Independen |
| 6 | Abah Encang – M. Iqbal | Independen |
| 7 | Eman Sulaeman – Fuad Abdul Azid | Golkar |
Hasil
| Kandidat | Partai | Suara | % |
|---|---|---|---|
| Sutrisno–Karna Sobahi | PDIP, PKPI | 170.886 | 24,6% |
| Eman Sulaeman–Fuad Abdul Azid | Golkar | 146.661 | 21,1% |
| Suhardja–Ateng Sutina | PPP, PKB | 111.267 | 16,4% |
| Yunus Sanusi–Dedi Supriadi | PAN, PKS | 109.897 | 15,8% |
| Abah Encang–M. Iqbal | Independen | 68.485 | 5,56% |
| Tio Indrasetiadi–Ending Suhendi | Independen | 53.122 | 4,31% |
| Uu Saepudin–Abun Bunyamin | Independen | 39.023 | 3,17% |
| Total | 699.341 | 100% | |
Hasil pemungutan suara.[4]
Referensi
- ^ "KPU Majalengka Tetapkan Nomor Urut". Kompas.com. 20 September 2008. Diakses tanggal 20 April 2026.
- ^ "Pilkada Kota Angin 2008". Suara Majalengka (Blogspot). Desember 2008. Diakses tanggal 20 April 2026.
- ^ "Pilkada Majalengka Satu Putaran, Suka Unggul". Kompas.com. 26 Oktober 2008. Diakses tanggal 20 April 2026.
- ^ khansasulthana (2008-10-27). "HASIL PILKADA SERENTAK JAWA BARAT -MAJALENGKA, GARUT, CIAMIS , CIREBON, BANJAR DAN SUBANG". Hidayat Soeryana. Diakses tanggal 2026-04-20.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





