Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018

Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018
27 Juni 2018
Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat periode selanjutnya diundur dari yang seharusnya, yakni 2023, menjadi dilaksanakan serentak pada 2024.[1]
Pemilih terdaftar32.325.315
Kehadiran pemilih22.724.333 (70,30%)
Kandidat
 
Calon Ridwan Kamil Sudrajat
Partai PPP Gerindra
Wakil Uu Ruzhanul Ulum Ahmad Syaikhu
Suara rakyat 7.226.254 6.317.465
Persentase 32,88% 28,74%
 
Calon Deddy Mizwar Tubagus Hasanuddin
Partai Demokrat PDI-P
Wakil Dedi Mulyadi Anton Charliyan
Suara rakyat 5.663.198 2.773.078
Persentase 25,77% 12,62%
Peta persebaran suara
Peta hasil perolehan suara berdasarkan Kota dan Kabupaten, Diurutkan Berdasarkan Persentase Suara Pemenangan Calon
  Kamil >50%
  Kamil 40-50%
  Kamil 30-40%
  Kamil <30%
  Hasanuddin >50%
  Hasanuddin 40-50%
  Hasanuddin 30-40%
  Hasanuddin <30%
  Sudrajat >50%
  Sudrajat 40-50%
  Sudrajat 30-40%
  Sudrajat <30%
  Mizwar >50%
  Mizwar 40-50%
  Mizwar 30-40%
  Mizwar <30%
Gubernur petahana
Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar

PKS

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum
PPP

Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018 (selanjutnya disebut Pilgub Jabar 2018) dilaksanakan pada 27 Juni 2018 untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023.[2] Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga bagi Jawa Barat yang dilakukan secara langsung menggunakan sistem pencoblosan. Jadwal pemilihan periode ini dimundurkan dari periode sebelumnya, yaitu pada 24 Februari karena mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga pada Juni 2018.

Gubernur Jawa Barat petahana, Ahmad Heryawan tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat selama dua periode.

Wakil Gubernur Jawa Barat petahana, Deddy Mizwar mencalonkan diri bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Selain itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berpasangan dengan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, kemudian mantan perwira TNI, Sudrajat berpasangan bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, serta Ketua Komisi I DPR-RI yang juga mantan Perwira TNI, Tubagus Hasanuddin juga mencalonkan diri bersama dengan Mantan Perwira Polri yang pernah menjabat Kapolda Jabar, Anton Charliyan.

Syarat pencalonan

Berdasarkan peraturan, hanya partai politik yang memiliki 20% kursi atau lebih di DPRD Provinsi Jawa Barat yang dapat mengajukan kandidat. Partai politik yang memiliki kursi kurang dapat mengajukan calon hanya jika mereka telah memperoleh dukungan dari partai politik lainnya. Hanya PDI Perjuangan yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi.

No urut Partai politik Jumlah kursi Perubahan kursi (2009)
1   NasDem
5 / 100
(baru)
2   PKB
7 / 100
Kenaikan 5 kursi
3   PKS
12 / 100
Penurunan 1 kursi
4   PDI-P
20 / 100
Kenaikan 3 kursi
5   Golkar
17 / 100
Kenaikan 1 kursi
6   Gerindra
11 / 100
Kenaikan 3 kursi
7   Demokrat
12 / 100
Penurunan 16 kursi
8   PAN
4 / 100
Penurunan 1 kursi
9   PPP
9 / 100
Kenaikan 1 kursi
10   Hanura
3 / 100
Steady
14   PBB
0 / 100
Steady
15   PKPI
0 / 100
Steady
Jumlah 100

Tahapan pemilu

  1. Sosialisasi (14 Juni 2017 – 23 Juni 2018).
  2. Pembentukan PPK dan PPS (12 Oktober – 11 November 2017).
  3. Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan (25 – 29 November 2017).
  4. Pendaftaran Pasangan Calon (8 – 10 Januari 2018).
  5. Penelitian Syarat Pencalonan (10 – 16 Januari 2018).
  6. Pemutakhiran dan Penetapan Daftar Pemilih (20 Januari – 19 April 2018).
  7. Penetapan Pasangan Calon (12 Februari 2018).
  8. Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Calon (13 Februari 2018).
  9. Masa Kampanye (15 Februari – 23 Juni 2018).
  10. Pembentukan KPPS (3 April – 3 Juni 2018).
  11. Masa Tenang (24 – 26 Juni 2018).
  12. Pemungutan Suara (27 Juni 2018).
  13. Rekapitulasi Suara (28 Juni – 8 Juli 2018).
  14. Pengajuan sengketa pemilihan dilaksanakan 3 hari setelah paslon ditetapkan.
  15. Penetapan Paslon terpilih tanpa sengketa menunggu registrasi Mahkamah Konstitusi (MK).
  16. Penetapan Paslon Pasca Putusan MK 3 hari setelah putusan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Calon

Pemilihan umum ini diikuti oleh empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[3][4]

Mochamad Ridwan Kamil Uu Ruzhanul Ulum
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Lahir: Bandung, 4 Oktober 1971
Alamat: Kel. Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung
Agama: Islam
Partai:
Pendidikan Terakhir: S2 University of California, Berkeley
Lahir: Tasikmalaya, 10 Mei 1969
Alamat: Dusun Pasirpanjang, Desa Kalimanggis, Kec. Manonjaya, Kab. Tasikmalaya
Agama: Islam
Partai: PPP
Pendidikan Terakhir: S1 Universitas Siliwangi
Wali Kota Bandung
(2013–2018)
Bupati Tasikmalaya
(2011–2016, 2016–2021)
Partai Pengusung
  PPP   PKB   NasDem   Hanura
Partai Pendukung
  Berkarya   PSI
Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat
24 / 100 (24%)
Visi
"Menghadirkan Jawa Barat Lahir Batin yang Memiliki Manusia Beriman, Bahagia dan Berkualitas, Membangun Ekonomi yang Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Merata Sejahtera di Desa maupun Kota, serta Menerapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik."
Misi
  1. Membentuk manusia Jawa Barat yang beriman, bertaqwa serta mendorong peran tempat ibadah sebagai sentral keilmuan dan interaksi sosial.
  2. Melahirkan manusia Jawa Barat yang bahagia, berkualitas, dan produktif.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, keuangan daerah yang sehat, dan inovasi pembiayaan pembangunan untuk mendorong pembangunan Jawa Barat.
  4. Membangun infrastruktur wilayah/desa dan kota di Jawa Barat yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan konektivitas baik antar kota/kabupaten di Jawa Barat maupun Jawa Barat dengan provinsi lainnya di Indonesia.
  5. Mendorong daya saing ekonomi yang berkelanjutan di desa dan kota dan ekonomi umat dalam rangka menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Jawa Barat.
TB Hasanuddin Anton Charliyan
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Lahir: Majalengka, 8 September 1952
Alamat: Kel. Cipete Selatan, Kec. Cilandak, Kota Adm. Jakarta Selatan
Agama: Islam
Partai: PDI-P
Pendidikan Terakhir: S3 Universitas Pasundan
Lahir: Tasikmalaya, 29 November 1960
Alamat: Kel. Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya
Agama: Islam
Partai: PDI-P
Pendidikan Terakhir: S3 Universitas Negeri Jakarta
Anggota DPR-RI
(2009–2014, 2014–2018)
Kapolda Jawa Barat
(2016–2017)
Partai Pengusung
  PDI-P
Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat
20 / 100 (20%)
Visi
"Terwujudnya Rakyat Jawa Barat Makmur Berbasiskan Sumber Daya Alam dan Budaya."
Misi
  1. Menjadikan manusia Jawa Barat yang bersumberdaya dan berdaya saing berbasis nilai-nilai agama dan budaya.
  2. Mempercepat pembangunan infrastruktur berbasis keserasian lingkungan dan tata ruang.
  3. Mewujudkan Jawa Barat sebagai sumber pangan daerah dan nasional.
  4. Membangun pusat-pusat kegiatan ekonomi yang terintegrasi dan merata.
  5. Mewujudkan kinerja birokrasi yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Sudrajat Ahmad Syaikhu
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Lahir: Balikpapan, 4 Februari 1949
Alamat: Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Adm. Jakarta Selatan
Agama: Islam
Partai: Gerindra
Pendidikan Terakhir: S2 Harvard University
Lahir: Cirebon, 23 Januari 1965
Alamat: Kel. Jatimakmur, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi
Agama: Islam
Partai: PKS
Pendidikan Terakhir: D3 STAN Jakarta
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia
(2005–2009)
Wakil Wali Kota Bekasi
(2013–2018)
Partai Pengusung
  Gerindra   PKS   PAN
Partai Pendukung
  PBB   Idaman
Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat
27 / 100 (27%)
Visi
"Agamis, Aman, Sejahtera untuk Semua."
Misi
  1. Membangun masyarakat Jawa Barat yang agamis, sehat, dan unggul.
  2. Meningkatkan kesejahteraan melalui penumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berdaya saing berbasis kerakyatan dan potensi lokal.
  3. Mengembangkan infrastruktur modern, humanis, dan berkelanjutan untuk kepentingan rakyat dengan memperhatikan potensi sumber daya alam dan lingkungan.
  4. Membangun masyarakat yang bergotong-royong, toleran, dan harmoni selaras nilai budaya Jawa Barat yang luhur.
  5. Melaksanakan tata kelola pemerintahan yang profesional, melayani, dan partisipatif melalui kepemimpinan yang teladan, mengayomi, dan merakyat.
Deddy Mizwar Dedi Mulyadi
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Lahir: Jakarta, 5 Maret 1955
Alamat: Kel. Jatiwaringin, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi
Agama: Islam
Partai: Demokrat
Pendidikan Terakhir: S2 Universitas Padjadjaran
Lahir: Subang, 12 April 1971
Alamat: Kp. Krajan, Desa Sawahkulon, Kec. Pasawahan, Kab. Purwakarta
Agama: Islam
Partai: Golkar
Pendidikan Terakhir: S1 STH Purnawarman Purwakarta
Wakil Gubernur Jawa Barat
(2013–2018)
Bupati Purwakarta
(2008–2013, 2013–2018)
Partai Pengusung
  Demokrat   Golkar
Partai Pendukung
  Perindo   PKPI
Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat
29 / 100 (29%)
Visi
"Terwujudnya Jawa Barat yang Adil, Sejahtera, dan Berkarakter Tahun 2023."
Misi
  1. Mewujudkan tata pemerintahan baik dan bersih melalui reformasi birokrasi.
  2. Mewujudkan sumberdaya manusia Jawa Barat yang berkualitas, produktif, unggul, dan berkarakter.
  3. Mewujudkan tata kelola ruang, infrastruktur, lingkungan hidup, dan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berkeadilan.
  4. Mengembangkan potensi dan daya saing daerah untuk peningkatan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.
  5. Mewujudkan tata kehidupan sosial masyarakat yang berbudaya, demokratis, dan mandiri.

Pendaftaran Pasangan Calon

Pendaftaran Pasangan Calon dibuka dari tanggal 8 Januari 2018 sampai 10 Januari 2018 bertempat di Kantor KPU Jawa Barat Jl. Garut No. 11, Bandung, Jawa Barat. Berikut adalah daftar waktu pendaftaran para kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat:

  • Pada hari pertama 8 Januari 2018 tidak ada pasangan calon yang mendaftar ke KPU Jawa Barat.
  • Pada hari Kedua 9 Januari 2018 ada 2 pasangan calon yang mendaftar ke KPU Jawa Barat[5] yaitu:
  • Pada hari terakhir pendaftaran 10 Januari 2018 terdapat 2 pasangan calon yang mendaftar[8] yaitu:

Survei

Sebelum pencalonan

Lembaga Tanggal Jumlah sampel Hasil
Indo Barometer 27 Februari-3 Maret 2017 800 Ridwan Kamil (26,6%), Deddy Mizwar (19,3%), Dede Yusuf (14,4%), Dedi Mulyadi (7,9%)
Indo Barometer 17-23 Mei 2017 800 Ridwan Kamil (28,6%), Dedi Mizwar (18,8%), Dedi Mulyadi (11,5%), DY (6,3%)
Lingkaran Survei Indonesia 22-29 September 2017 440 Ridwan Kamil (34,2%), DY (28,3%), Dedi Mizwar (21,6%), Dedi Mulyadi (13,7%)
SMRC 27 September - 3 Oktober 2017 820 Ridwan Kamil (34,1%), Dedi Mizwar (15,5%), DY (9,9%), Abdullah Gymnastiar (6,0%), Dedi Mulyadi (5,6%), Agus Harimurti Yudhoyono (3,4%)
Indo Barometer 11-15 Oktober 2017 800 Ridwan Kamil (41,6%), Dedi Mulyadi (18,9%), DeMizwar (14,2%)
Indocon 10-22 Oktober 2017 971 RK (34,6%), DeMul (15,3%), DeMiz (11,9%)
Puskopi 15 Oktober - 27 Oktober 2017 1.897 DeMiz (24,3%), DY (10,3%), DeMul (8,7%), Iwa Karniwa (6,1%), RK (5,7%)
Poltracking 10-15 November 2017 1.200 RK (24,2%), DeMiz (7,1%), DeMul (4,2%)
eLSID 30 November - 8 Desember 2017 630 RK (28,5%), DeMiz (20,6%), DeMul (12,3%)

Sesudah pencalonan

Lembaga Tanggal Jumlah sampel Hasil
Cyrus Network 16-22 Januari 2018 1.000 RK (45,9%), DM (40,9%), Sudrajat (5,0%), TB Hasanuddin (2,5%)
Indo Barometer 20-23 Januari 2018 800 RK (44,8%), DM (27,9%), TB Hasanuddin (1,0%), Sudrajat (0,9%)
Litbang Kompas 19 Februari - 4 Maret 2018 800 DM (42,8%), RK (39,9%), Sudrajat (7,8%), TB Hasanuddin (3,1%)
SMRC Diarsipkan 2018-03-22 di Wayback Machine. 1-8 Maret 2018 801 RK (43,7%), DM (30,7%), Sudrajat (4,6%), TB Hasanuddin (2,8%)
LKPI 26 Februari-11 Maret 2018 2.178 DM (22,3%), Sudrajat (18,2%), RK (17,4%), TB Hasanuddin (6,2%)
Indo Barometer 20-26 Maret 2018 1.200 RK (36,7%), DM (31,3%), Sudrajat (5,4%), TB Hasanuddin (3,4%)
LSI Denny JA 21-29 Maret 2018 440 DM (43,2%), RK (39,3%), Sudrajat (8,2%), TB Hasanuddin (4,1%)
Populi Center 22-31 April 2018 800 RK (41,8%), DM (38,6%), Sudrajat (6,4%), TB Hasanuddin (5,3%)
Indikator Maret-Mei 2018 5.169 RK (40,9%), DM (35,6%), Sudrajat (5,3%), TB Hasanuddin (2,7%)
Litbang Kompas 10-15 Mei 2018 800 RK (40,4%), DM (39,1%), Sudrajat (11,4%), TB Hasanuddin (4,1%)
Ilma Research 15-20 Mei 2018 800 RK (28,63%), DM (27,88%), TB Hasanuddin (19,50%), Sudrajat (5,13%)
Vox Populi Diarsipkan 2018-06-16 di Wayback Machine. 17-27 Mei 2018 2.717 Sudrajat (27,4%), DM (25,4%), RK (18,6%), TB Hasanuddin (17,3%)
Charta Politika 23-29 Mei 2018 1.200 RK (37,3%), DM (34,5%), TB Hasanuddin (7,8%), Sudrajat (7,6%)
Indo Barometer 7-13 Juni 2018 1.200 RK (36,9%), DM (30,1%), Sudrajat (6,1%), TB Hasanuddin (5,0%)
LSI Denny JA 7-14 Juni 2018 440 RK (38,8%), DM (36,6%), Sudrajat (8,2%), TB Hasanuddin (7,7%)
SMRC 22 Mei-1 Juni 2018 820 RK (43,1%), DM (34,1%), Sudrajat (7,9%), TB Hasanuddin (6,5%)
Poltracking 18-22 Juni 2018 800 RK (42,0%), DM (35,8%), Sudrajat (10,7%), TB Hasanuddin (5,5%)

Maskot pemilu

Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Jawa Barat menggunakan maskot Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 dengan nama Kang Jalih dan Teh Jalih (Jabar Memilih) yang mengambarkan sosok seorang ksatria dan dibagian atas ada gedung sate. Pemilihan sosok ksatria dinilai menggambarkan sosok yang jujur, tangguh, cerdas mampu mengatasi masalah dan sportif. Pemilihan maskot ini adalah hasil dari sayembara KPU Jawa Barat yang dilaksanakan pada tahun 2016.[11]

Maskot Pemilihan Gubernur dan Wagub Jabar 2018

Debat calon

Debat resmi

Berikut adalah daftar debat calon yang diselenggarakan selama kampanye Pilgub Jabar 2018. Debat akan diselenggarakan selama 3 kali, yaitu pada tanggal 12 Maret 2018, 14 Mei 2018, dan 22 Juni 2018.

Waktu Peserta Materi Moderator Stasiun TV Penyelenggara
Senin, 12 Maret 2018 Cagub-Cawagub Politik, Ekonomi, Hukum, dan Pemerintah Daerah dalam Pusaran Pembangunan Nasional Rosianna Silalahi Kompas TV
Senin, 14 Mei 2018 Cagub-Cawagub Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam, Energi dan Pangan, Pertanian, Kelautan dan Kehutanan, dan Pertambangan Alfito Deannova
Anisha Dasuki
CNN Indonesia
Trans 7
iNews
Jumat, 22 Juni 2018 Cagub-Cawagub Pembangunan Manusia yang Berkualitas untuk Kemajuan JABAR Aryo Widiardi
Aviani Malik
tvOne
MetroTV

Debat tidak resmi

Selain debat resmi yang diadakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat, juga diadakan debat tidak resmi yang diselenggarakan oleh beberapa stasiun televisi swasta.

Waktu Peserta Materi Moderator/Host Stasiun TV Penyelenggara
Kamis, 22 Februari 2018 Cagub-Cawagub Rosi & Kandidat Pemimpin Jawa Barat Rosianna Silalahi (Pemimpin Redaksi Kompas TV) Kompas TV
Sabtu, 8 April 2018 Cagub-Cawagub Mata Najwa On Stage Bandung: Panggung Jabar, Merayu yang Muda Najwa Shihab (Pembawa Acara Mata Najwa) Trans7

Hitung cepat

Hitung cepat atau quick count dilakukan pada tanggal 27 Juni 2018 sesaat setelah pemungutan suara selesai dilakukan.

Sumber Pasangan Suara masuk Selisih
(perbedaan persentase pemenang
dengan hasil KPU)
RINDU HASANAH ASYIK 2DM
Litbang Kompas[12][13] 32,54%
12,20%
29,53%
25,72%
100,00%
Ridwan Kenaikan 0,34%
LSI-Denny JA[12][13][14] 32,98%
12,98%
27,98%
26,07%
100,00%
Ridwan Penurunan 0,10%
Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)[12][13][14] 32,26%
12,77%
29,58%
25,38%
100,00%
Ridwan Kenaikan 0,62%
Populi Center[12][13] 33,25%
12,42%
28,74%
25,59%
100,00%
Ridwan Penurunan 0,37%
Charta Politika[12][14] 33,46%
11,38%
30,16%
25,00%
100,00%
Ridwan Penurunan 0,58%
Indo Barometer[14] 32,48%
12,94%
28,54%
26,03%
100,00%
Ridwan Kenaikan 0,40%
Indikator[15] 34,33%
11,47%
29,28%
24,92%
100,00%
Ridwan Penurunan 1,45%
Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI)[16]
30,41%
11,17%
30,93%
27,49%
100,00%
Sudrajat Penurunan 2,19%
Publikasi Real Count PKS[17] 32,85%
12,61%
28,85%
25,68%
100,00%
Ridwan Kenaikan 0,03%
Real Count KPU Formulir C1[18] 32,90%
12,67%
28,66%
25,78%
99,85%
Ridwan Penurunan 0,02%

Hasil pemilihan umum resmi

Perolehan suara pluralitas menurut kabupaten dan kota
CalonPasanganPartaiSuara%
Ridwan KamilUu Ruzhanul UlumPPP7.226.25432.88
SudrajatAhmad SyaikhuGerindra6.317.46528.74
Deddy MizwarDedi MulyadiDemokrat5.663.19825.77
Tubagus HasanuddinAnton CharliyanPDI-P2.773.07812.62
Jumlah21.979.995100.00
Suara sah21.979.99596.72
Suara tidak sah/kosong744.3383.28
Jumlah suara22.724.333100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi32.325.31570.30
Sumber: KPU Provinsi Jawa Barat
Daerah RINDU HASANAH ASYIK 2DM Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih
Suara % Suara % Suara % Suara %
Kabupaten Bandung 743.156 41,66% 146.913 8,24% 458.633 25,71% 435.221 24,40% 1.783.923 28.156 1.812.079
Kabupaten Bandung Barat 350.243 40,14% 90.774 10,40% 220.790 25,31% 210.674 24,15% 872.481 30.475 902.956
Kabupaten Bekasi 231.176 20,05% 100.637 8,73% 489.097 42,41% 332.224 28,81% 1.153.134 12.057 1.165.191
Kabupaten Bogor 528.479 23,59% 319.189 14,25% 801.322 35,78% 590.882 26,38% 2.239.872 119.540 2.359.412
Kabupaten Ciamis 251.287 36,36% 127.438 18,44% 179.232 25,93% 133.157 19,27% 691.114 31.137 722.251
Kabupaten Cianjur 338.346 32,85% 101.525 9,86% 263.464 25,58% 326.547 31,71% 1.029.882 41.772 1.071.654
Kabupaten Cirebon 306.712 30,65% 204.861 20,47% 199.877 19,98% 289.093 28,89% 1.000.543 56.438 1.056.981
Kabupaten Garut 435.652 36,20% 180.852 15,03% 249.580 20,74% 337.391 28,03% 1.203.475 65.276 1.268.751
Kabupaten Indramayu 309.230 41,17% 114.279 15,22% 121.757 16,21% 205.788 27,40% 751.054 11.492 762.546
Kabupaten Karawang 227.146 21,88% 124.481 11,99% 279.176 26,89% 407.526 39,25% 1.038.329 15.773 1.054.102
Kabupaten Kuningan 180.231 31,54% 90.510 15,84% 168.892 29,56% 131.732 23,06% 571.365 31.664 603.029
Kabupaten Majalengka 186.892 26,14% 211.252 29,55% 166.873 23,34% 149.881 20,97% 714.898 32.901 747.799
Kabupaten Pangandaran 75.500 30,95% 83.478 34,22% 35.659 14,62% 49.292 20,21% 243.929 3.693 247.622
Kabupaten Purwakarta 120.887 24,31% 33.206 6,68% 132.417 26,63% 210.746 42,38% 497.256 21.390 518.646
Kabupaten Subang 217.827 27,74% 103.300 13,16% 117.844 15,01% 346.216 44,09% 785.187 40.016 825.203
Kabupaten Sukabumi 296.823 26,54% 108.172 9,67% 395.318 35,34% 318.244 28,45% 1.118.557 36.157 1.154.714
Kabupaten Sumedang 253.744 39,07% 82.862 12,76% 134.274 20,67% 178.590 27,50% 649.470 23.162 672.632
Kabupaten Tasikmalaya 363.470 39,79% 99.230 10,86% 257.762 28,22% 193.059 21,13% 913.521 13.891 927.412
Kota Bandung 656.090 51,26% 111.190 8,69% 359.267 28,07% 153.323 11,98% 1.279.870 28.465 1.308.335
Kota Banjar 37.766 34,15% 15.541 14,05% 21.407 19,36% 35.883 32,44% 110.597 3.632 114.229
Kota Bekasi 353.556 34,34% 103.757 10,08% 376.447 36,56% 195.937 19,03% 1.029.697 28.598 1.058.295
Kota Bogor 164.954 33,18% 47.947 9,64% 173.955 34,99% 110.337 22,19% 497.193 24.923 522.116
Kota Cimahi 135.268 46,79% 21.132 7,31% 91.044 31,49% 41.681 14,42% 289.125 4.378 293.503
Kota Cirebon 56.676 35,30% 24.449 15,23% 41.119 25,61% 38.315 23,86% 160.559 8.800 169.359
Kota Depok 246.992 30,50% 69.751 8,61% 358.129 44,22% 135.068 16,68% 809.940 12.159 822.099
Kota Sukabumi 53.749 32,26% 20.579 12,35% 59.410 35,65% 32.889 19,74% 166.627 9.530 176.157
Kota Tasikmalaya 104.402 27,59% 35.773 9,45% 164.720 43,53% 73.502 19,42% 378.397 8.863 387.260
Total 7.226.254 32,88% 2.773.078 12,62% 6.317.465 28,74% 5.663.198 25,77% 21.979.995 744.338 22.724.333

Penetapan pasangan calon terpilih

Pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih oleh KPU Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Pleno Terbuka pada tanggal 24 Juli 2018.[19]

Pelantikan pasangan calon terpilih

Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023 di Istana Negara pada 5 September 2018 oleh Presiden RI, Joko Widodo, bersamaan dengan 8 pasangan gubernur dan wakil gubenur yang juga terpilih pada Pilkada Serentak 2018.[20]

Referensi

  1. ^ Wisnu Wage Pamungkas, 2 Februari 2021. Pilkada Ditunda ke 2024, Ridwan Kamil: Terserah Bisnis.com
  2. ^ Penetapan Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-28 di Wayback Machine. KPU Jabar
  3. ^ Resmi! Inilah Nomor Urut Pasangan Calon di Pilgub Jabar
  4. ^ on, TozSugianto. "Inilah Visi dan Misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023". TozSugianto. Diakses tanggal 2025-05-29.
  5. ^ Ridwan Kamil-Uu dan Demiz-Demul Daftar ke KPU Jabar Hari Ini CNNIndonesia
  6. ^ Pendaftaran Selesai, Ridwan-Uu Siap Tempur pada Pilkada Jabar Kompas.com
  7. ^ Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Daftar ke KPUD Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. CNN Indonesia
  8. ^ 2 Pasangan Cagub-Cawagub Pilkada Jabar Daftar ke KPUD Hari Ini Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
  9. ^ Paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu Daftar ke KPU Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
  10. ^ Tb Hasanuddin-Anton Charliyan Mendaftar ke KPUD Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
  11. ^ Kang Jalih dan Teh Jalih Jadi Maskot Pilgub Jabar 2018 Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Rilis.id
  12. ^ a b c d e Mela Arnani, Akbar Bhayu Tamtomo (28 Juni 2018). "INFOGRAFIK: Hasil Akhir 5 Quick Count Pilkada Jabar". Kompas.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.
  13. ^ a b c d "Ini Hasil Akhir 4 Quick Count Pilkada Jabar: RK-Uu Menang". Kompas.com. 27 Juni 2018. Diakses tanggal 28 Juni 2018.
  14. ^ a b c d Haris Fadhil (27 Juni 2018). "Hasil Final Quick Count Pilgub Jabar: Ridwan Kamil-Uu Menang". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
  15. ^ Muhammad Fida Ul Haq (27 Juni 2018). "Quick Count Final Pilgub Jabar Indikator: RK Kalahkan Sudrajat". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
  16. ^ Gibran Maulana Ibrahim (27 Juni 2018). "Beda Sendiri! Quick Count LKPI Menangkan Sudrajat-Syaikhu". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
  17. ^ Putra Prima Perdana (4 Juli 2018). "Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS". Kompas.com. Diakses tanggal 4 Juli 2018.
  18. ^ "HITUNG CEPAT :: PILKADA PROVINSI JAWA BARAT". infopemilu.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-28. Diakses tanggal 10 Juli 2018.
  19. ^ Media, Kompas Cyber (2018-07-24). "Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-06-02.
  20. ^ Putra, Aldi Prima (2018-09-05). "Presiden Jokowi Lantik 9 Gubernur-Wakil Gubernur Hasil Pilkada Serentak 2018". Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Diakses tanggal 2025-06-02.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement