Lokomotif JNR DD50
| DD50 | |||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Lokomotif DD50 pada pameran kereta api ECAFE (United Nations Economic Commission for Asia and the Far East) pada 1954 | |||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||
Lokomotif JNR DD50 (国鉄DD50) adalah adalah lokomotif diesel elektrik bergandar Bo'Bo' yang pernah dioperasikan oleh Japan National Railways sebagai sejak tahun 1954 hingga 1975.
Klasifikasi
Klasifikasi DD50 untuk jenis lokomotif ini dijelaskan di bawah ini.
- D: Lokomotif diesel
- D: Empat poros penggerak
- 17: Lokomotif dengan kecepatan maksimum 85 km/jam atau lebih
Ikhtisar
Lokomotif ini merupakan lokomotif diesel pertama yang dikembangkan oleh JNR pada periode pasca-perang. Kementerian Perkeretaapian Jepang (Japanese Ministry of Railways) saat itu telah memulai penelitian terhadap teknologi transportasi rel dan kerap melakukan pengujian lokomotif diesel sejak awal periode Showa. Pada akhir tahun 1920-an, sebagai bentuk kompensasi atas Perang Dunia I, Jepang mengimpor dua unit lokomotif diesel berkekuatan 600 tenaga kuda dari Jerman untuk perbandingan sistem. Lokomotif tersebut adalah DC11 dengan transmisi listrik dan DC10 dengan transmisi mekanis.
Selain impor, Jepang juga secara mandiri membuat prototipe lokomotif diesel DB10 dan DD10 sebelum Perang Dunia II. Namun karena rendahnya tingkat kemampuan manufaktur industri di Jepang pada masa itu, lokomotif-lokomotif eksperimental ini tidak dapat diproduksi secara massal. Lebih lanjut, pengembangan dan penyempurnaan lokomotif diesel terpaksa dihentikan selama Perang Dunia II akibat diterapkannya sistem pengendalian dan pembatasan bahan bakar saat masa perang di Jepang.
Komponen
Lokomotif DD50 memiliki kabin masinis ujung tunggal dan struktur bodi kotak. Desain eksteriornya memiliki ujung depan yang semi-aerodinamis (semi-streamlined) dengan dua jendela depan, mengambil inspirasi dari desain ujung "Shonan" pada Kereta Rel Listrik seri 80.
Ujung kabin masinisnya sedikit melengkung dan menonjol, dengan jendela depan yang memiliki kemiringan aerodinamika. Unit batch pertama yang diproduksi pada tahun 1953 dijuluki "Umibozu" (Dewa Laut) karena ukuran jendela depannya yang lebih besar, dengan skema cat cokelat standar JNR.
Sementara itu, unit batch kedua yang diproduksi pada tahun 1954 memiliki ukuran jendela depan yang lebih kecil dan menggunakan kaca depan independen (independent windscreens). Secara interior, bodi lokomotif terbagi menjadi tiga ruangan utama dari depan ke belakang, yaitu kabin masinis, ruang daya, dan ruang pendingin. Kabin masinis memiliki konsol pengemudi di sisi kiri dari arah laju, mengingat Jepang menganut sistem sepur kiri untuk berjalan. Kabin masinis pintu samping di kedua sisi untuk akses kru dan masinis.
Ruang daya menampung set generator diesel beserta peralatan pendukung penting lainnya seperti eksiter, resistor, generator tambahan, dan meja kendali kelistrikan. Kipas motor traksi juga dipasang di ujung depan dan belakang set mesin diesel. Ruang pendingin dilengkapi dengan perangkat pendingin sistem minyak-air, termasuk sistem pembuangan panas air pendingin dan penukar panas minyak.
Bagian bawah ruang pendingin juga dilengkapi dengan kompresor udara listrik, dua tangki air ekspansi, dan empat silinder udara utama. Pintu disediakan di ujung belakang lokomotif agar kru dapat berpindah ke gerbong atau lokomotif lain saat operasi berjalan ganda. Tangki bahan bakar berkapasitas 2.000 liter digantung di antara kedua bogie di bagian bawah lokomotif.
Penggunaan
Seluruh lokomotif DD50 yang berjumlah enam unit awalnya ditempatkan di Depo Lokomotif Tsuruga. Lokomotif ini dioperasikan pada Jalur Utama Hokuriku antara Stasiun Maibara dan Stasiun Tsuruga (jalur lama). Bagian jalur ini dipilih sebagai area operasional utama karena medan yang sulit, ditandai dengan jumlah terowongan dan gradien curam yang sangat menyulitkan pengoperasian lokomotif uap.
Pada masa awal produksinya, lokomotif DD50 digunakan untuk menarik kereta ekspres seperti "Nihonkai" dan "Hokuriku". Namun, setelah diperkenalkannya lokomotif DF50 pada tahun 1957, DD50 mulai dialihkan dan fungsi utamanya digunakan untuk menarik kereta barang. Lokomotif ini juga sempat digunakan sebagai lokomotif pembantu (auxiliary locomotive) bersama DF50 di Sugitsu Pass sebelum Terowongan Hokuriku selesai dibangun.
Setelah Jalur Utama Hokuriku dielektrifikasi, lokomotif DD50 dipindahkan ke Depo Lokomotif Toyama dan beroperasi menarik kereta barang ringan antara Stasiun Minami-Fukui dan wilayah industri Toyama. Namun karena perpanjangan elektrifikasi terus berlanjut, lokomotif ini menjadi beban dan dipindahkan lagi ke Depo Lokomotif Maibara (sekarang Depo Kereta Maibara) pada tahun 1967. Di sana, tugasnya adalah merelai menarik lokomotif listrik DC dan AC antara Stasiun Maibara dan Stasiun Tamura.
Pada tahun 1974, setelah lokomotif EF81 dikerahkan ke Depo Lokomotif Kedua Tsuruga, tugas menarik lokomotif listrik ini tidak lagi diperlukan. Akibatnya, DD50 mulai ditarik dari layanan pada 10 Maret 1975 dan beberapa unit pada akhirnya dibesituakan pada 26 Desember 1977.
Setelah dinonaktifkan, beberapa unit sempat disimpan di Depo Lokomotif Maibara untuk waktu yang lama dan bahkan dapat dilihat dari jendela Tokaido Shinkansen saat melintas. Meskipun demikian, semua unit lokomotif akhirnya dibongkar dan tidak ada yang tersisa hingga saat ini.
Sejarah
Batch pertama yang terdiri dari tiga unit lokomotif DD50 diproduksi pada tahun 1953 di Pabrik Mihara milik Mitsubishi Heavy Industries.[1] Mesinnya dibuat di sebuah Galangan Kapal Kobe dari Mitsubishi Heavy Industries, sementara komponen kelistrikan dipasok oleh Mitsubishi Electric. Setelah konfirmasi kinerja yang memuaskan, batch kedua yang juga terdiri dari tiga unit diproduksi di pabrik yang sama pada tahun 1954. Meskipun awalnya unit batch kedua diperlakukan sebagai lokomotif pinjaman, JNR secara resmi membelinya pada tahun 1957. Pembelian ini dilakukan untuk mengatasi kesulitan operasional yang timbul karena jumlah unit batch pertama yang ganjil.
Lihat pula
Referensi
- ^ 鉄道図書刊行会. (1953, Mei). DD50形電気式ディーゼル機関車 [DD50 Electric Diesel Locomotive]. 鉄道ピクトリアル (Tetsudo Pictorial), (22). 鉄道図書刊行会.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


