Hasium tetroksida
| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC (preferensi)
Hasium tetroksida | |
| Nama IUPAC (sistematis)
Tetraoksohasium | |
| Nama lain
Hasium(VIII) oksida
| |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol)
|
|
| Nomor EC | |
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| |
| |
| Sifat | |
| HsO4 | |
| Massa molar | 333,00 g·mol−1 |
| Struktur[1] | |
| Tetrahedral (diprediksi) | |
| Senyawa terkait | |
Kation lainnya
|
Osmium tetroksida |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Hasium tetroksida (juga dikenal sebagai hasium(VIII) oksida) adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia HsO4. Senyawa ini merupakan oksida tertinggi dari hasium, suatu logam transisi transaktinida. Senyawa ini jarang digunakan di luar kepentingan ilmiah, karena sering kali dipelajari sebagai perbandingan dengan osmium tetroksida dan rutenium tetroksida, analog unsur golongan 8 oktavalennya yang lebih ringan.
Sifat fisik
Karena biaya dan kesulitan yang sangat tinggi dalam memproduksi hasium, hasium tetroksida tidak pernah diperoleh dalam jumlah makroskopis, karena hanya beberapa molekul yang pernah disintesis. Akibatnya, banyak sifat fisiknya yang belum diketahui dan belum dikarakterisasi secara eksperimental. Namun, sebagian besar penelitian yang tersedia secara umum menunjukkan bahwa hasium tetroksida berperilaku seperti kongenernya osmium tetroksida. Hasium tetroksida kurang volatil dibandingkan osmium tetroksida.[2][3][4]
Sintesis
Hasium tetroksida dapat diperoleh dengan mereaksikan hasium atomik dengan oksigen pada suhu 600 °C.[2][3]
- Hs + 2 O2 → HsO4
Reaksi
Hasium tetroksida dapat dipadukan dengan natrium hidroksida dalam reaksi asam-basa, yang mana ia bertindak seperti asam, untuk membentuk natrium hasat(VIII):[5]
- HsO4 + 2 NaOH → Na2[HsO4(OH)2]
Referensi
- ^ Gulzari, Malli L. (2002). "Dramatic relativistic effects in atomization energy and volatility of the superheavy Hassium tetroxide and OsO4". Journal of Chemical Physics. 117 (23): 10441–10443. Bibcode:2002JChPh.11710441M. doi:10.1063/1.1527057.
- ^ a b "Chemistry of Hassium" (PDF). Gesellschaft für Schwerionenforschung. 2002. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 Maret 2012. Diakses tanggal 5 Juli 2025.
- ^ a b Düllmann, Ch. E.; Brüchle, W.; Dressler, R.; et al. (Agustus 2002). "Chemical investigation of hassium (element 108)". Nature. 418 (6900): 859–862. Bibcode:2002Natur.418..859D. doi:10.1038/nature00980. PMID 12192405. S2CID 4412944.
- ^ Hoffman, Lee & Pershina 2006, hlm. 1714–1715.
- ^ von Zweidorf, A.; Angert, R.; Brüchle, W.; et al. (2003). "Final result of the CALLISTO-experiment: Formation of sodium hassate(VIII)" (PDF). Advances in Nuclear and Radiochemistry. Vol. 3. Forschungszentrum Jülich. hlm. 141–143. ISBN 978-3-89336-362-9. Diakses tanggal 5 Juli 2025.
Sumber
- Hoffman, D. C.; Lee, D. M.; Pershina, V. (2006). "Transactinides and the future elements". Dalam Morss, L. R.; Edelstein, N. M.; Fuger, J. (ed.). The Chemistry of the Actinide and Transactinide Elements. Vol. 3 (Edisi 3). Dordrecht, The Netherlands: Springer. hlm. 1652–1752. ISBN 1-4020-3555-1.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


