Halte Transjakarta Pasar Cakung
Bagian tengah Halte Pasar Cakung. | |||||||||||
| Letak | |||||||||||
| Kota | Jakarta Timur | ||||||||||
| Desa/kelurahan | Cakung Barat, Cakung | ||||||||||
| Kodepos | 13910 | ||||||||||
| Alamat | Jalan Bekasi Raya | ||||||||||
| Koordinat | 6°10′57″S 106°56′09″E / 6.1824043°S 106.9359629°E | ||||||||||
| Desain Halte | |||||||||||
| Jenis bangunan | Satu bangunan halte untuk penaikan dan penurunan | ||||||||||
| Tingkat | 1 tingkat | ||||||||||
| Elevasi | Sebidang jalan raya | ||||||||||
| Posisi | Median jalan | ||||||||||
| Pintu masuk | Rampa di halte revitaliasi yang terletak di median Jalan Bekasi Raya | ||||||||||
| Gerbang tarif | Tidak | ||||||||||
| Akses | |||||||||||
| Fasilitas Sepeda | Tidak | ||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||
| Pemilik | Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta (Bangunan lama) PT Jakarta Toll Road Development (JTD) (Bangunan baru) PT Transportasi Jakarta Perum PPD | ||||||||||
| Nama sebelumnya | Raya Bekasi Pasar Cakung | ||||||||||
| Status | Beroperasi | ||||||||||
| Dibuka | 22 Mei 2014 22 Januari 2026 (Pembukaan kembali) | ||||||||||
| Layanan | |||||||||||
| |||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||
![]() | |||||||||||
Pasar Cakung adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Jalan Bekasi Raya, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Halte yang berada di ekstensi Koridor 2 yang membentang dari barat ke timur ini berdekatan dengan Pasar Cakung.
Sejarah
Halte Pasar Cakung ini bersama 8 halte lainnya dibangun melalui kerja sama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Dishub Kota Bekasi, serta pengembang Perumahan Kota Harapan Indah Bekasi, Damai Putra Group. Pembukaan halte-halte tersebut diiringi dengan pengoperasian 5 armada bus Perum PPD berpintu tunggal sebagai perpanjangan rute Koridor 2 hingga Jalan Bekasi Raya, Ujung Menteng. Perpanjangan ini ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan penumpang dari kota Bekasi sebagai kota penyangga. Namun, wacana ini batal dan tidak dilanjutkan kembali, bahkan setelah semua halte ekstensi selesai dibangun.[1][2][3]
PT Transjakarta mengoperasikan rute non-BRT 2B (Transera Harapan Indah—Pulo Gadung), 2F (Rusun Cakung Barat (Albo)—Pulo Gadung), serta beberapa rute lainnya yang menopang mobilitas masyarakat di sepanjang Jalan Bekasi Raya, Cakung, Ujung Menteng, hingga Harapan Indah. Seluruh rute tersebut sempat dilayani di dalam Halte Pasar Cakung sebelum kemudian dipindah ke luar halte, yakni pada plang bus stop Pasar Cakung 1 dan 2 yang berada di sisi Jalan Bekasi Raya.
Sebelumnya, bangunan Halte Pasar Cakung merupakan halte yang dibangun ramping dengan bangunan 2 lantai mirip seperti Halte Warung Buncit, Duren Tiga, dan Mampang, dengan lantai atas sebagai gedung tiket sedangkan lantai bawah untuk tempat naik turun penumpang. Dulunya halte ini memiliki 3 dermaga di setiap sisi peronnya. Kedua gugus dermaga ditempatkan saling bersilang untuk mencegah penumpukan penumpang di satu titik. Akses menuju halte ditempuh melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di atas Jalan Raya Bekasi. Kemudian halte ini, bersamaan dengan Halte Cakung Cilincing, Halte Cakung United Tractors, dan Halte Tipar Cakung, harus dibongkar karena terdampak dari proyek pembangunan Jalan Tol Kelapa Gading—Pulo Gebang Segmen 1A yang merupakan bagian dari Tol Lingkar Dalam dan Lingkar Luar Jakarta (JIRR dan JORR).[4]
Selama pembangunan tersebut, dibangun pula halte temporer yang ada di sisi Jalan Bekasi Raya untuk kedua arah. Hingga rute 2B yang melayani dari Pulo Gadung sampai Transera Harapan Indah menggunakan armada bus low-deck MetroTrans, halte temporernya pun tak lagi melayani pelanggan. Terlebih lagi halte temporer di sisi utara yang karena modifikasi jalan, tidak memungkinkan untuk menjangkau bus Transjakarta. Halte temporer di sisi tersebut pun dibongkar untuk pembangunan trotoar.
PT Jakarta Toll Road Development (JTD) pun memfasilitasi dengan membangun kembali halte ini dan halte-halte lain yang terdampak di bawah jalan tol tersebut demi mengintegrasikan jalan tol dengan layanan Transjakarta yang ada di median Jalan Bekasi Raya usai konstruksi jalan tol berakhir. Halte revitalisasi yang berada 100 meter di timur halte sebelumnya lama tidak dipakai bahkan setelah selesai dibangun. Ketidakpastian penyerahan/pemindahtanganan halte, standar bangunan, dan bias konsensus pengoperasian halte membuat halte tak kunjung dioperasikan, yang berujung pada halte yang jadi terbengkalai, rusak, dan tak terurus.[5]
Merespons tanggapan dari berbagai pihak, Halte Pasar Cakung direstorasi bersama dengan halte-halte lain di sepanjang jalur ekstensi Koridor 2 ini sejak akhir Desember 2025. Perbaikan halte meliputi pengecatan ulang, pembersihan lantai halte, hingga pemasangan kembali sekat peron, petunjuk arah, dan peta rute di dalam halte. Seiring dengan penggantian armada rute 2B dari MetroTrans ke armada bus listrik reguler pada pertengahan Januari 2026, Halte Rawa Terate (d.h. PTC Pulo Gadung) dan Halte Raya Bekasi Pulo Gebang, dan Halte Ujung Menteng diaktifkan kembali pada 19 Januari 2026 melalui penyesuaian rute 2B menjadi terintegrasi halte BRT. Tiga hari berselang, barulah bangunan baru halte ini dioperasikan untuk pertama kalinya bersama dengan Halte Cakung Cilincing dan Halte Cakung (d.h. Cakung United Tractors).[6]
Bangunan dan tata letak
Halte Pasar Cakung yang baru dibangun serupa Halte Senen Toyota Rangga dengan desain yang minimalis walau berukuran lebih kecil. Halte ini memiliki 3 dermaga di setiap sisi peronnya. Dibangun tepat di persimpangan Gerbang Tol Cakung 1, akses menuju halte ditempuh dengan menyeberang zebra cross Jalan Raya Bekasi. Terdapat fasilitas toilet ramah penyandang disabilitas, yang juga sempat dirusak sebelum akhirnya turut diperbaiki.
| Utara | |
| Peron pulau, pintu peron terbuka di sisi kanan arah perjalanan | |
| Selatan | ← (Cakung) |
Insiden
Pada 12 September 2024, seorang naravlog pengendara motor merekam insiden dua orang warga yang kedapatan mencuri besi Halte Pasar Cakung temporer sisi utara arah Transera Harapan Indah. Kedua pelaku tampak tidak bergeming saat tengah sedang mencuri besi halte.[7] Kepala Kepolisian Sektor Cakung menerangkan akan tetap melakukan penyelidikan, tetapi sayangnya Transjakarta selaku pemilik aset halte temporer malah terkesan cuek, bahkan sama sekali tidak merespons laporan atas insiden tersebut.[8]
Layanan bus kota non-BRT
| Jenis | Trayek | Tujuan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bus kota Transjakarta | 2F | Rusun Cakung Barat (Albo)—Pulo Gadung (MiniTrans) |
Di luar halte |
| 11R | Penggilingan—Rusun Cakung KM 2 via Rusun PIK (MiniTrans) |
Galeri
-
Penyeberangan menuju rampa akses masuk Halte di median jalan. -
Sisa-sisa bangunan temporer halte arah Pulo Gadung.
Referensi
- ^ Sasongko, Agung (2014-05-16). "Rute Koridor 2 Transjakarta Diperpanjang Hingga Ujung Menteng". Republika Online. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-12. Diakses tanggal 2023-09-17.
- ^ "Transjakarta trayek Pulogadung-Kota Harapan Indah Bekasi Efektif Awal Juni". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2025-03-21.
- ^ Rachmita, Fani (2012-04-25). "DKI Kucurkan Rp40 Miliar untuk Pembangunan Halte Busway Baru". Institute for Transportation and Development Policy (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-21.
- ^ Sukmawijaya, Angga (2021-08-24). Thenu, Efira Tamara (ed.). "Fakta-fakta soal Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang yang Baru Diresmikan Jokowi | kumparan.com". Kumparan. Jakarta. Diakses tanggal 2025-04-08.
- ^ Ernis, Devy (2018-07-16). "Jalan Tol Dalam Kota Bakal Terintegrasi dengan Transjakarta". Koran Tempo. Jakarta. BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 2025-04-08.
- ^ Bustomi, Muhammad Isa (2026-01-19). "Transjakarta Modifikasi Rute 2B Harapan Indah–Pulo Gadung, Mulai Beroperasi Setiap Hari". KOMPAS. Jakarta: Kompas Gramedia. Diakses tanggal 2026-01-19.
- ^ Nuzula, Firdausi (2024-09-13). "Pencuri Besi Halte Busway di Pasar Cakung Kepergok, tapi Santai Banget". Indonesiainside. Diakses tanggal 2024-09-16.
- ^ Putra, Bima (2024-09-15). Suryacahya, Ferdinand Waskita Putra (ed.). "Viral Pencurian Besi di Halte Transjakarta Pasar Cakung, Begini Respon Polisi". Tribunjakarta.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-09-16.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



