Halte Transjakarta Cakung Cilincing

2E05 Cakung Cilincing
Halte Transjakarta
Bangunan Halte Cakung Cilincing yang baru.
Letak
KotaJakarta Timur
Desa/kelurahanCakung Barat, Cakung
Kodepos13910
AlamatJalan Bekasi Raya
Koordinat6°11′02″S 106°56′32″E / 6.1839938°S 106.9421928°E / -6.1839938; 106.9421928
Desain Halte
Jenis bangunanSatu bangunan halte untuk penaikan dan penurunan
Tingkat1 tingkat
ElevasiSebidang jalan raya
PosisiMedian jalan
Pintu masukRampa di halte revitaliasi yang terletak di median Jalan Bekasi Raya
Gerbang tarifTidak
Fasilitas SepedaTidak
Informasi lain
PemilikDinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta (Bangunan lama)
PT Jakarta Toll Road Development (JTD) (Bangunan baru)
PT Transportasi Jakarta
Perum PPD
Nama lainRaya Bekasi Cakung-Cilincing
StatusBeroperasi
Dibuka22 Mei 2014
22 Januari 2026; 2 bulan lalu (2026-01-22)
(Pembukaan kembali)
Direnovasi2022
Layanan
Halte sebelumnya Transjakarta Halte berikutnya
Raya Bekasi Pulo Gebang Koridor 2
Rute 2B
05.00-22.00
Pasar Cakung
Lokasi pada peta
Peta

Cakung Cilincing adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Jalan Bekasi Raya, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Halte ini berada di ekstensi Koridor 2 yang membentang dari barat ke timur. Nama halte ini berasal dari nama jalan yang berada di dekatnya, yaitu Jalan Tol Cakung Cilincing.

Sejarah

Halte Cakung Cilincing ini bersama 8 halte lainnya dibangun melalui kerja sama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Dishub Kota Bekasi, serta pengembang Perumahan Kota Harapan Indah Bekasi, Damai Putra Group. Pembukaan halte-halte tersebut diiringi dengan pengoperasian 5 armada bus Perum PPD berpintu tunggal sebagai perpanjangan rute Koridor 2 hingga Jalan Bekasi Raya, Ujung Menteng. Perpanjangan ini ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan penumpang dari kota Bekasi sebagai kota penyangga. Namun, wacana ini batal dan tidak dilanjutkan kembali, bahkan setelah semua halte ekstensi selesai dibangun.[1][2][3]

PT Transjakarta mengoperasikan rute non-BRT 2B (Transera Harapan Indah—Pulo Gadung), 2F (Rusun Cakung Barat (Albo)—Pulo Gadung), 11D (Pulogadung—Pulo Gebang) serta beberapa rute lainnya yang menopang mobilitas masyarakat di sepanjang Jalan Bekasi Raya, Cakung, Ujung Menteng, hingga Harapan Indah. Seluruh rute tersebut sempat dilayani di dalam Halte Cakung Cilincing sebelum kemudian dipindah ke luar halte, yakni pada plang bus stop Cakung Cilincing dan Cakung Cilincing 2 yang berada di sisi Jalan Bekasi Raya, yang berada di bekas kedua halte temporer.

Sebelumnya, bangunan Halte Cakung Cilincing merupakan halte yang dibangun ramping dengan bangunan 2 lantai mirip seperti Halte Warung Buncit, Duren Tiga, dan Mampang, dengan lantai atas sebagai gedung tiket sedangkan lantai bawah untuk tempat naik turun penumpang. Dulunya halte ini memiliki 3 dermaga di setiap sisi peronnya. Kedua gugus dermaga ditempatkan saling bersilang untuk mencegah penumpukan penumpang di satu titik. Akses menuju halte ditempuh melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di atas Jalan Raya Bekasi, tepat di sisi Jalan Tol Lingkar Luar Timur. Kemudian halte ini, bersamaan dengan Halte Cakung United Tractors, Halte Pasar Cakung, dan Halte Tipar Cakung, harus dibongkar karena terdampak dari proyek pembangunan Jalan Tol Kelapa Gading—Pulo Gebang Segmen 1A yang merupakan bagian dari Tol Lingkar Dalam dan Lingkar Luar Jakarta (JIRR dan JORR).[4]

Selama pembangunan tersebut, dibangun pula halte temporer yang ada di sisi Jalan Bekasi Raya untuk kedua arah, tepatnya di kolong Jalan Tol Lingkar Luar (JORR) Timur. Halte temporer ini pun sempat melayani pelanggan di dalam halte untuk penaikan Rute 2B. Hingga rute 2B yang melayani dari Pulo Gadung sampai Transera Harapan Indah menggunakan armada bus low-deck MetroTrans, Halte Cakung Cilincing temporer pun ditutup dan tak lagi melayani pelanggan. PT Jakarta Toll Road Development (JTD) pun memfasilitasi dengan membangun kembali halte ini dan halte-halte lain yang terdampak yang ada di median Jalan Bekasi Raya usai konstruksi jalan tol berakhir. Usai dibangun, halte revitalisasi baru di median jalan lama tidak digunakan. Ketidakpastian penyerahan/pemindahtanganan halte, standar bangunan, dan bias konsensus pengoperasian halte membuat halte tak kunjung dioperasikan, yang berujung pada halte yang jadi terbengkalai, rusak, dan tak terurus.[5]

Merespons tanggapan dari berbagai pihak, Halte Cakung Cilincing direstorasi bersama dengan halte-halte lain di sepanjang jalur ekstensi Koridor 2 ini sejak akhir Desember 2025. Perbaikan halte meliputi pengecatan ulang, pembersihan lantai halte, hingga pemasangan kembali sekat peron, petunjuk arah, dan peta rute di dalam halte. Seiring dengan penggantian armada rute 2B dari MetroTrans ke armada bus listrik reguler pada pertengahan Januari 2026, Halte Rawa Terate (d.h. PTC Pulo Gadung) dan Halte Raya Bekasi Pulo Gebang, dan Halte Ujung Menteng diaktifkan kembali pada 19 Januari 2026 melalui penyesuaian rute 2B menjadi terintegrasi halte BRT. Tiga hari berselang, barulah bangunan baru halte ini dioperasikan untuk pertama kalinya bersama dengan Halte Cakung (d.h. Cakung United Tractors) dan Halte Pasar Cakung.[6]

Bangunan dan tata letak

Halte Cakung Cilincing yang baru dibangun serupa Halte Senen Toyota Rangga dengan desain yang minimalis walau berukuran lebih kecil. Halte ini memiliki 3 dermaga di setiap sisi peronnya. Akses menuju halte ditempuh dengan menyeberang Jalan Raya Bekasi tanpa sinyal pedestrian (pelican crossing). Terdapat fasilitas toilet ramah penyandang disabilitas, yang juga sempat dirusak sebelum akhirnya turut diperbaiki

Utara tujuan Transera Harapan Indah (Bus stop Masjid Al Barkah 2)
Peron pulau, pintu peron terbuka di sisi kanan arah perjalanan
Selatan (Pasar Cakung) tujuan Pulo Gadung

Layanan bus kota non-BRT

Jenis Trayek Tujuan Catatan
Mikrotrans Transjakarta JAK 27 Pulo Gebang—Rorotan Di luar halte
JAK 100 Rusun Pinus Elok—Pulo Gebang
JAK 110A Pulo Gebang—Rusun Marunda

Galeri

Referensi

  1. ^ Sasongko, Agung (2014-05-16). "Rute Koridor 2 Transjakarta Diperpanjang Hingga Ujung Menteng". Republika Online. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-12. Diakses tanggal 2023-09-17.
  2. ^ "Transjakarta trayek Pulogadung-Kota Harapan Indah Bekasi Efektif Awal Juni". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2025-03-21.
  3. ^ Rachmita, Fani (2012-04-25). "DKI Kucurkan Rp40 Miliar untuk Pembangunan Halte Busway Baru". Institute for Transportation and Development Policy (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-21.
  4. ^ Sukmawijaya, Angga (2021-08-24). Thenu, Efira Tamara (ed.). "Fakta-fakta soal Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang yang Baru Diresmikan Jokowi | kumparan.com". Kumparan. Jakarta. Diakses tanggal 2025-04-08.
  5. ^ Ernis, Devy (2018-07-16). "Jalan Tol Dalam Kota Bakal Terintegrasi dengan Transjakarta". Koran Tempo. Jakarta. BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 2025-04-08.
  6. ^ Bustomi, Muhammad Isa (2026-01-19). "Transjakarta Modifikasi Rute 2B Harapan Indah–Pulo Gadung, Mulai Beroperasi Setiap Hari". KOMPAS. Jakarta: Kompas Gramedia. Diakses tanggal 2026-01-19.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement