Terminal Jembatan Merah
Terminal Jembatan Merah | |
|---|---|
| Terminal Penumpang (nonaktif) | |
| Nama lain | • Pangkalan JMP • Terminal Jayengrono |
| Lokasi |
|
| Koordinat | 7°14′11″S 112°44′14″E / 7.236287°S 112.737206°E |
| Rute bus | Purabaya & Sidoarjo |
| Layanan | • Angkutan kota • MPU Antarkota • Bus kota |
| Lokasi pada peta | |
![]() | |
Terminal Jembatan Merah merupakan tempat pemberhentian angkutan umum non terminal yang terletak di dekat wisata sejarah Jembatan Merah dan pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plaza (JMP), Kota Surabaya. Terminal ini sebelumnya menyandang status sebagai subterminal utama di kawasan utara Kota Surabaya, sebelum akhirnya seluruh aktivitas angkutan umum dipindahkan ke beberapa lokasi baru seperti Terminal Tambak Osowilangon, Terminal Kalimas Barat dan Terminal Kasuari. Halte ini terletak di barat tepian aliran Kali Mas, di mana lokasi tersebut juga berdekatan dengan beberapa bangunan bekas peninggalan kolonial Hindia Belanda seperti Pelabuhan Kali Mas, Gedung Internatio, Museum De Javasche Bank, Penjara Kalisosok dan kawasan Pecinan Kya-kya. Per tahun 2022, halte ini menjadi titik simpul pertemuan dari 15 trayek angkutan kota Surabaya, 1 trayek MPU antarkota, dan 3 trayek bus kota Surabaya.
Sejarah

Kawasan Jembatan Merah merupakan kawasan central business district di Kota Surabaya sejak sebelum abad 18. Hal ini didasarkan fakta bahwa lokasi ini terdapat di kawasan pelabuhan tradisional Kalimas dan dekat dengan pusat kantor pemerintahan.[1] Di lokasi ini menjadi titik temu dari berbagai moda transportasi air (kapal kayu, tongkang & perahu) dan transportasi darat (trem, dokar, angkutan kota & bus antarkota) pada masa itu.[2] Berbagai moda angkutan umum darat menggunakan tanah lapang di sebelah timur Gedung Internatio sebagai pangkalan dan tempat menunggu kedatangan penumpang dari kapal dan trem. Lokasi ini disebut sebagai Terminal Jayengrono (lokasi Taman Sejarah saat ini). Tahun 1910, Pemerintah Hindia Belanda memindahkan aktivitas Pelabuhan Kalimas ke Pelabuhan Tanjung Perak. Tahun 1978, Pemerintah Kota Surabaya menghentikan seluruh operasional trem.[3][4]
Saat ini Pemerintah Kota Surabaya sedang mengupayakan pengembangan kawasan cagar budaya Surabaya Heritage dengan melakukan revitalisasi di daerah aliran sungai (DAS) Kali Mas. Tahun 1994, pemerintah kota merelokasi angkutan kota ke Terminal Kalimas Barat serta merelokasi angkutan antarkota ke Terminal Tambak Osowilangon.[5] Tahun 2016, pemerintah kota meresmikan Terminal Kasuari menggantikan fungsi Halte Jembatan Merah sebagai terminal angkutan kota.[6][7][8]
Jangkauan angkutan kota Surabaya
Terminal Jembatan Merah menjadi salah satu titik lintasan dan titik temu dari lima belas trayek angkutan kota Surabaya. Angkutan kota tersebut menghubungkan halte ini dengan beberapa titik halte, pangkalan dan subterminal yang tersebar di wilayah perkotaan Surabaya. Jenis unit angkutan kota ini menggunakan kendaraan Suzuki Carry berkapasitas normal 12 tempat duduk, berpintu samping, serta memiliki kode alfabet dan warna bodi kendaraan yang berbeda pada setiap trayek. Berikut adalah beberapa titik jangkauan kelimabelas trayek angkutan kota Surabaya yang beroperasi di Terminal Jembatan Merah.[9][10][11]
JMP - Pasar Turi - Pasar Loak - Tanjungsari - Balongsari - Benowo
Demak - JMP - Pasar Turi - Balaikota - Karang Menjangan
JMP - Siola - Pakis Tirtosari - Darmo Permai
JMP - Simogunung - PTC - Lontar - Manukan
JMP - Sunan Ampel - Stasiun Semut - Sidotopo - Kenjeran
JMP - Pasar Turi - Gresik Gadukan - Tanjung Perak
JMP - Pasar Turi - Pasar Loak - Tol Tandes - Balongsari - Manukan
JMP - Stasiun Semut - Balaikota - Kayun - Dinoyo - Joyoboyo
JMP - Balaikota - Stasiun Gubeng - Manyar - Bratang
JMP - Pacar Keling - Karang Menjangan - Galaxy Mall - Keputih
JMP - Pasar Turi - Kedungdoro - Dinoyo - Ngagel - Bratang
JMP - Stasiun Semut - Kapasan - Rangkah - Kenjeran
JMP - Sidorame - Kedinding Lor - Kedung Cowek - Kenjeran
Bulak Banteng - Sunan Ampel - Petekan - JMP - Demak - Pasar Loak - Banyu Urip - Dukuh Kupang
JMP - Kalianak - Greges - Margomulyo - Benowo
Jangkauan MPU Gresik
Terminal Jembatan Merah merupakan titik awal dan akhir dari lintasan MPU antarkota Toyota Kijang trayek
Terminal Jembatan Merah jurusan Surabaya - Gresik PP. Jangkauan trayek MPU antarkota sepanjang 31 km tersebut dimulai dari halte ini menuju Terminal Tambak Osowilangon, Sentolang, Terminal Bunder, Suci dan mengakhiri perjalanan di Pertigaan Tenger. Jadwal keberangkatan MPU antarkota tersebut tersedia hampir 24 jam.[12][13]
Jangkauan bus kota
Terminal Jembatan Merah menjadi titik awal serta titik temu dari tiga trayek bus kota Surabaya. Bus kota tersebut menghubungkan terminal ini dengan beberapa titik di penjuru selatan kota seperti Bungurasih dan Sidoarjo. Berikut merupakan jangkauan trayek bus kota yang terdapat di Terminal Jembatan Merah.
Galeri
-
Tampak Depan Terminal -
Tampak Terminal dari Utara Museum De Javasche Bank -
Tampak Terminal dari Timur Gedung Internatio -
Tampak Terminal dari Utara Gedung Cerutu -
Terminal Angkutan Kota -
Halte Angkutan Kota -
Moda Angkutan Kota Trayek O dan R -
Moda Angkutan Kota Trayek DA -
Moda Angkutan Kota Trayek WL -
Moda Angkutan Kota (Perbatasan) Trayek SG -
Terminal Bus Kota -
Halte Bus Kota -
Bus Kota Trayek F -
Bus Kota Trayek P3 -
Bus Kota Trayek P5
Referensi
- ^ Purwanto, Wiwit (2015). "Mengunjungi Saksi Sejarah Pelabuhan Tradisional Kalimas". Tribun News. Diakses tanggal 2021-06-01.
- ^ Direktorat Geografi Sejarah (2008). "Sungai Sebagai Pusat Peradaban: Prosiding Seminar Perubahan DAS Brantas dalam Perspektif Sejarah". Repositori Kemdikbud. Diakses tanggal 2021-06-03.
- ^ Administrator (2013). "Trem Riwayatmu Dulu". Majalah Tempo. Diakses tanggal 2021-05-22.[pranala nonaktif permanen]
- ^ Redaksi (2013). "Jejak dan sosok di balik trem Surabaya". Ayo Rek. Diakses tanggal 2021-05-22.
- ^ Pemkot Surabaya (1994). "Peraturan Wali kota Nomor 030 Tahun 1994 Tentang Perjanjian Kerjasama Bagi Hasil Usaha Pembangunan Terminal Tambak Osowilangon Beserta Pekerjaan-Pekerjaan Lain yang Terkait Antara Pemerintah Kodya Dati II Surabaya dengan PT. Lamicitra Nusantara". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2021-06-03.
- ^ Prastyo, Eddy (2007). "Kawasan Jembatan Merah Ditata, PKL Masuk JMP". Suara Surabaya. Diakses tanggal 2021-06-03.
- ^ Effendi, Zainal (2015). "Jembatan Merah dan Eks Terminal Bus yang Disulap Jadi Taman Sejarah". Detik News. Diakses tanggal 2021-06-03.
- ^ Redaksi (2016). "Dishub Persiapkan Uji Coba Terminal Kasuari". Website Pemkot Surabaya. Diakses tanggal 2021-05-31.
- ^ Pemerintah Kota Surabaya (2011). "Keputusan Wali kota Nomor 188.45/332/436.1.2/2011 Tahun 2011 Tentang Trayek Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum di Kota Surabaya". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2022-01-20.
- ^ Pemerintah Kota Surabaya (2015). "Transportasi Kota Surabaya". Website Pemkot Surabaya. Diakses tanggal 2022-01-20.
- ^ Dinas Perhubungan Kota Surabaya (2017). "Data Jumlah Mikrolet di Kota Surabaya Tahun 2017" (PDF). DPM PTSP. Diakses tanggal 2022-01-20.
- ^ Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Gresik (2021). "Daftar Angkutan Umum Gresik". Gresikkab. Diakses tanggal 2022-01-20.
- ^ Wong Benjeng (2009). "Angkutan Umum Gresik". My Benjeng. Diakses tanggal 2022-01-20.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





