Stasiun Catang

Stasiun Catang
Kereta Api Indonesia
LM03

Bangunan utama Stasiun Catang.
Lokasi
Koordinat6°15′46″S 106°16′4″E / 6.26278°S 106.26778°E / -6.26278; 106.26778
Ketinggian+17 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi tinggi dan satu peron pulau rendah)
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
LayananCommuter Line Merak
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1 Juli 1900;
125 tahun lalu
 (1900-07-01)
Nama sebelumnyaTjatang
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Jambu Baru Commuter Line Merak
Merak–Rangkasbitung, p.p.
Cikeusal
menuju Merak
Fasilitas dan teknis
FasilitasJalur difabel Pemesanan langsung di loket Toilet Musala Pusat informasi Ruang/area tunggu 
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe DBRI Vital Processor Interlocking[3]
Cagar budaya Indonesia
PeringkatKabupaten/Kota
KategoriBangunan
No. RegnasKB003184
No. SKP430/Kep.173-Huk/2017
Tanggal SK8 Maret 2017
PemilikKereta Api Indonesia
PengelolaKAI Commuter
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Catang (CT) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bojong Catang, Tunjungteja, Serang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +17 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan salah satu stasiun yang letaknya cukup terpencil di Kabupaten Serang dengan jarak 91,9 km arah timur laut dari Kampung Bandan. Hanya ada satu kereta api yang melayani angkutan penumpang di stasiun ini, yaitu KA Commuter Line Merak.

Sejarah

Stasiun Catang dibuka pada 1 Juli 1900,[4][5] Desain bangunan Stasiun Catang memiliki model yang serupa yang juga terdapat di lintas ini, yaitu bangunan Halte Rawa Buntu.[6] Pada dinding bangunan, terdapat ejaan nama stasiun 'Tjatang'.

Dahulu, pada petak antara Stasiun Tjatang dan Stasiun Tjikeusal (Cikeusal) terdapat Halte Pasirmanggoe (Pasirmanggu),[7] tetapi kini halte tersebut sudah tidak aktif lagi.

Bangunan dan tata letak

Stasiun Catang hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Stasiun ini terletak di daerah yang cukup terpencil di Kabupaten Serang.

Bangunan stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih dipakai hingga sekarang dan dijadikan sebagai aset cagar budaya. Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan; ruangan pertama adalah ruangan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi.[8]

Jenis bangunan yang serupa dengan Stasiun Catang juga terdapat di lintas ini, yaitu bangunan Halte Rawa Buntu.[6] Di dinding bangunan stasiun ini terdapat tulisan nama stasiun yang masih menggunakan ejaan lama, yaitu 'Tjatang'.

Stasiun ini dilengkapi dengan 2 peron penumpang yang berukuran tinggi dan rendah. Peron tinggi ini dibangun bersamaan dengan proyek revitalisasi rel KA lintas Rangkasbitung-Merak pada tahun 2021.

LM03

G Bangunan utama stasiun
P

Lantai peron

Peron sisi (Tinggi)
Jalur 1 Sepur belok untuk persilangan dan penyusulan kereta api
Peron pulau (Rendah)
Jalur 2 (Cikeusal)      Commuter Line Merak, tujuan Merak dan tujuan Rangkasbitung (Jambu Baru)

Pada tahun 2020, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) berencana akan mengelektrifikasi jalur KA pada petak Rangkasbitung-Serang agar dapat menambah frekuensi angkutan penumpang dengan moda kereta rel listrik (KRL), serta akan ditambah dengan pembangunan jalur ganda jika frekuensi penumpang KRL tersebut terus meningkat. Rencana ini diawali dengan revitalisasi jalur KA lintas Rangkasbitung-Merak dari rel R42 ke R54 guna meningkatkan kecepatan kereta, dan kemudian akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang listrik aliran atas (LAA). Namun, hingga saat ini hanya revitalisasi jalur saja yang baru terlaksana, sedangkan kabar tentang rencana elektrifikasi belum terdengar lagi.[9][10]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[11]

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
LM Commuter Line Merak Rangkasbitung Merak

Insiden

Pada 14 Februari 1977, lokomotif CC1009 yang sedang berhenti di emplasemen Stasiun Catang mengalami jebol pada bagian prop timah sehingga membuat uap panas dan air panas menyembur ke kabin masinis. Akibat kejadian ini, sembilan orang menjadi korban dan tiga di antaranya meninggal dunia. Masinis dan juru api ikut menjadi korban, serta sisanya merupakan penumpang liar. Setelah kejadian ini, lokomotif CC1009 diperbaiki dan diperkirakan langsung dialokasi dari Depo Lokomotif Rangkasbitung ke Depo Lokomotif Cibatu.

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
  5. ^ Spoor- & Tramgids van Nederlandsch-Indie. Semarang: Semarang-Drukkerij en Boekhandel. 1901. hlm. 10. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ a b de Jong, Michiel van Ballegoijen (1993). Spoorwegstations op Java. Amsterdam: De Bataafsche Leeuw. hlm. 118. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Spoor- & Tramgids van Nederlandsch-Indie. Semarang: Semarang-Drukkerij en Boekhandel. 1901. hlm. 10. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ "Heritage - Kereta Api Indonesia". heritage.kai.id. Diakses tanggal 2023-08-06.
  9. ^ Televisi, PT Cakrawala Andalas (2020-01-18). "Pemetaan Elektrifikasi Jalur Kereta Api, Menhub Kunjungi Stasiun Serang-Banten". www.antvklik.com. Diakses tanggal 2023-07-22.
  10. ^ Sulistyo, Bayu Tri (2020-01-18). "April 2020 Elektrifikasi Rangkasbitung - Serang Dimulai". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2023-07-22.
  11. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cikeusal
menuju Merak
Merak–Tanah Abang–Kampung Bandan Jambu Baru

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement