Bahasa Hokkien Medan–Pinang

Bahasa Hokkien Medan–Pinang
Mî-Pī Hok-kiàn-ōa, Pak-Má Hok-kiàn-ōa
Hokkien Semenanjung Malaysia Utara
Dituturkan diIndonesia, Malaysia, Thailand
WilayahKota Medan dan sekitarnya serta Pulau Kampai; Pulau Pinang dan Kedah; serta Phuket
Penutur
1.824.741 juta
Dialek
Kode bahasa
ISO 639-3
 Portal Bahasa
L • B • PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Bahasa Hokkien Medan–Pinang (Hanzi tradisional: 棉庇福建話; Hanzi sederhana: 棉庇福建话; Pe̍h-ōe-jī: Mî-Pī Hok-kiàn-ōa), juga disebut sebagai bahasa Hokkien Semenanjung Malaysia Utara (Hanzi tradisional: 棉庇福建話; Hanzi sederhana: 棉庇福建话; Pe̍h-ōe-jī: Pak-Má Hok-kiàn-ōa) di Malaysia,[a] adalah suatu ragam bahasa Hokkien Zhangzhou yang dituturkan di Kota Medan dan sekitarnya, serta Pulau Kampai di Kabupaten Langkat[1] di Indonesia,[2] Pulau Pinang dan Kedah di Malaysia,[3] serta Phuket di Thailand.[4]

Kebahasaan

Bahasa Hokkien Medan–Pinang sangat dipengaruhi oleh bahasa-bahasa lain seperti Tiochiu, Kanton, Melayu, sehingga menghasilkan beberapa perbedaan dengan bahasa Hokkien pada umumnya.[5][6]

Nada

Hokkien Medan–Pinang
Transkripsi a â á à ā ah a̍h
Nada awal gelap awal terang naik keluar gelap keluar terang masuk gelap masuk terang
Nilai fonetik ˦˦ (44) ˧˥ (35) ˥˧ (53) ˨˩ (21) ˨ (2) ˦ (4)
Contoh 董/重

Seperti dialek lainnya, bahasa Hokkien Medan–Pinang menunjukkan sandhi nada.

Aturan Sandhi Nada Hokkien Medan–Pinang
Nada awal gelap awal terang naik keluar gelap keluar terang masuk gelap masuk terang
Nomor nada 44 35 53 21 2 4
Ragam tala 22 22 55 53 21 5 2
Contoh

Pelafalan sastra dan sehari-hari

Seperti dialek lainnya, bahasa Hokkien Medan–Pinang memiliki dua sistem fonologis yang sepenuhnya berbeda: pengucapan sastra dan pengucapan sehari-hari. Misalnya:問(pengucapan sastra: būn,pengucapan sehari-hari: muīⁿ/mn̄g),香(sastra: hiang/hiong ,sehari-hari: hioⁿ/hiauⁿ dan phang)。Namun, sebagian besar penutur umumnya menggunakan pengucapan sehari-hari sebagai pengucapan utama, seperti:大学(tōa-o̍h),tahun:9128(káu-it-jī-peh), mirip dengan bahasa Hokkien Singapura.

Pengaruh bahasa-bahasa Min Selatan lainnya

Bahasa Hokkien Medan–Pinang sebagian besar dipengaruhi oleh dialek Zhangnan dari dialek Min Selatan dan dialek Teochew. Misalnya, ketika sebuah kata diucapkan "ing" dalam bahasa Hokkien Taiwan,maka diucapkan "eng" dalam bahasa Hokkien Malaysia Utara. Beberapa kata, seperti:汝(kamu)、鱼 (ikan)、猪 (babi),diucapkan "u" baik dalam bahasa Hokkien Medan–Pinang maupun dialek Pianquan dari bahasa Hokkien Taiwan。Dalam bahasa Hokkien Medan–Pinang,pengucapan uiⁿ dan ng, serta ioⁿ dan iauⁿ dapat bervariasi dari orang ke orang.。Misalnya,:算(sǹg / sùiⁿ)dan 想(siōⁿ/siāuⁿ).

Pengaruh bahasa Melayu

Melayu baku
(Indonesia dan Malaysia)
Pelafalan
(sehari-hari)
Tionghoa
baku tertulis
batu bá-tû 石头
balai ba-lái 警察局
baru ba-lú 刚刚/刚才
duit[b] lui
gatal (gatai dalam bahasa Kedah) ga-tái
kawin kau-în 结婚
kopi ko-pi 咖啡
jamban jám-bân 厕所
roti lo-ti 麺包
rasa la-sa 感觉
mata-mata má-tâ 警察
ketiak ker-tia̍k 腋下
suka su-kah 喜欢
tolong to͘-lông 幫助,拜托
tapi ta-pi 但是
sampah sâm-pá 垃圾

Sajak anak-anak

Banyak lagu anak-anak Hokkien dan berbagai versi telah muncul selama pewarisannya. Seiring perubahan zaman, banyak lagu anak-anak Hokkien secara bertahap dilupakan oleh generasi muda, sehingga menghadapi ancaman kepunahan. Banyak lagu anak-anak Hokkien masih beredar di Semenanjung Malaysia bagian utara, termasuk Lalali tampung / La La Li La Tam Pong、(草蜢公) atau dilafalkan chháu-meh-kong dalam transkripsi Pe̍h-ōe-jī、dan (火金星) kunang-kunang.

Kunang-kunang
Hanzi Pe̍h-ōe-jī

火金星十五暝
請你的舅仔來食茶;
茶燒燒,行路買弓蕉;
弓蕉袂記拔,行路買冊;
冊袂記讀,行路買墨;
墨袂記磨,行路買柴;
柴袂記擔,行路買蛇;
蛇袂記掠,行路買跤屐
跤屐袂記穿,行路買鵁鴒
鵁鴒哥,鵁鴒嫂;
請你的舅仔来𨑨迌

hóe-kim-chheⁿ, cha̍p-gō-mê,
chhiáⁿ lú ê kū-á lâi chia̍h-tê;
tê sio-sio, kiâⁿ-lō bé kin-chio;
kin-chio bē-kì pe̍h, kiâⁿ-lō bé chheh;
chheh bē-kì tha̍k, kiâⁿ-lō bé ba̍k;
ba̍k bē-kì bôa, kiâⁿ-lō bé chhâ;
chhâ bē-kì taⁿ, kiâⁿ-lō bé chôa;
chôa bē-kì lia̍h, kiâⁿ-lō bé kha-kia̍h;
kha-kia̍h bē-kì chhēng, kiâⁿ-lō bé ka-lēng;
ka-lēng-ko, ka-lēng-só;
chhiáⁿ lú ê kū-á lâi thit-thô.

  1. 火金星:merujuk ke kunang-kunang
  2. 十五暝:merujuk ke Cap Go Meh atau Pesta Lampion
  3. 舅仔:merujuk ke ipar lelaki dari pihak istri
  4. 跤屐:merujuk ke kasut dari kayu
  5. 鵁鴒:merujuk ke burung jalak kerak
  6. 𨑨迌:merujuk bermain, bukan berkelana

Lihat pula

Catatan penjelas

  1. ^ untuk membedakan dengan bahasa Hokkien Semenanjung Malaysia Selatan yang merupakan suatu dialek bahasa Hokkien Quanzhou.
  2. ^ serapan dari bahasa Belanda.

Rujukan

  1. ^ Dussubieux, Laure; Soedewo, Ery (2018). "The glass beads of Kampai Island, Sumatra". Archaeological and Anthropological Sciences (dalam bahasa Inggris). 10 (5): 1129–1139. Bibcode:2018ArAnS..10.1129D. doi:10.1007/s12520-016-0438-5. ISSN 1866-9557.
  2. ^ Anderson, John (1826). Mission to the east coast of Sumatra, in 1823, under the direction of the Government of Prince of Wales Island. United Kingdom: Edinburgh : Blackwood; London : Cadell. hlm. 296.
  3. ^ "Dialects and Languages in Numbers". Penang Monthly (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-16. Diakses tanggal 2017-05-05.
  4. ^ Annabelle Gambe (2000). Overseas Chinese Entrepreneurship and Capitalist Development in Southeast Asia. LIT Verlag Berlin-Hamburg-Münster. hlm. 108. ISBN 3-8258-4386-6.
  5. ^ "2. Penang and the Big Five in Regional Context", Penang Chinese Commerce in the 19th Century, ISEAS Publishing, hlm. 14–46, 2015-12-31, doi:10.1355/9789814515030-008, ISBN 978-981-4515-03-0, diakses tanggal 2023-10-13
  6. ^ Wilson, H. E.; Khoo, Gilbert; Lo, Dorothy (1980). "Asian Transformation. A History of South-East, South and East Asia". Pacific Affairs. 53 (2): 306. doi:10.2307/2757476. ISSN 0030-851X. JSTOR 2757476.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement