Anang Susanto
Anang Susanto | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Mulai menjabat 18 Februari 2025 Pengganti Antar Waktu | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Golongan Karya |
| Daerah pemilihan | Jawa Barat II |
| Mayoritas | 100.315 (2024) |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 30 September 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Golongan Karya |
| Daerah pemilihan | Jawa Barat II |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 31 Maret 1959 Kabupaten Bandung, Jawa Barat |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Yanneu Diah Purnama |
| Anak | 4 |
| Almamater | |
Anang Susanto Suhendar (lahir 31 Maret 1959) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019–2024 dan 2025–2029. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung sejak tahun 2004. Sebagai anggota DPR, ia mewakili daerah pemilihan Jawa Barat II dan Fraksi Partai Golongan Karya. Dalam periode keduanya, ia bertugas di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Pertanahan dan Pemberdayaan Aparatur.
Kehidupan awal
Anang Susanto lahir di Kabupaten Bandung pada tahun 1959. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung dan mendapatkan gelar insinyur. Setelah lulus, ia sempat bekerja sebagai pegawai negeri sipil, tetapi keluar setahun setelahnya. Ia kemudian bekerja di perusahaan konstruksi swasta.[1]
Karier
Selama bekerja sebagai pekerja konstruksi, Anang bergabung dengan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) setidaknya sejak tahun 1996. Ia juga bergabung Pemuda Pancasila setidaknya sejak tahun 1999 dan pernah menjabat sebagai Majelis Pengurus Wilayah Jawa Barat. Ia juga menjabat berbagai kepengurusan organisasi nasional di tingkatan daerah seperti Tarung Derajat, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.[1]
Setidaknya sebelum pemilu legislatif tahun 2004, Anang telah bergabung dengan Partai Golongan Karya untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung. Ia kemudian terpilih dan menjabat hingga pemilu tahun 2009, di mana ia terpilih kembali dan menjabat sebagai ketua fraksi Golkar di DPRD.[1] Ia kemudian terpilih kembali pada tahun 2014, dan menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bandung untuk periode 2014–2019.[2]
Pada tahun 2019, Anang mencalonkan diri sebagai anggota DPR dalam pemilu tahun 2019 untuk daerah pemilihan Jawa Barat II. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPR dari fraksi Golkar di daerah pemilihan tersebut bersama dengan Ace Hasan Syadzily.[3] Di DPR, Anang menempati Komisi VIII[4] sebelum kemudian berpindah ke Komisi V.[5]
Pada pemilu 2024, ia gagal untuk terpilih kembali sebagai anggota DPR setelah hanya memperoleh 100.315 suara, selisih 375 dari perolehan suara Dadang M. Naser.[6] Meski demikian, pada tahun 2025, ia terpilih sebagai anggota DPR pengganti antar waktu ketika Ace Hasan Syadzily yang menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional.[7]
Referensi
- ^ a b c "Mengenal Sosok Anang Susanto, Legislator Golkar DPR Asal Jawa Barat". 5 September 2022. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ Wijaksana, Firman (29 September 2014). "Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Siang Ini Resmi Dilantik". Tribunjabar.id. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ Ibrahim, Gibran Maulana (1 Mei 2019). "Golkar Dapat 2 Kursi di Dapil Jabar II, Ace Hasan Lolos ke DPR". detiknews. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ Utami, Nahda Rizki (30 Mei 2022). "Komisi VIII DPR Umumkan Tambahan Anggota Baru, Ini Daftarnya". detiknews. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ "Reses Anggota DPR RI Komisi V Ir. H. Anang Susanto, M. S.I Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Jabar BB UN II di Temani putranya Agung Calon Anggota DPRD Provinsi Jabar". Kabar Jabar. 30 Oktober 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Oktober 2024. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ Alam, M. Purnama (7 Maret 2024). "Selisih 375 Suara, Anang Susanto Gagal Dampingi Ace Hasan ke Senayan". visi.news. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
- ^ Kamil, Irfan (18-02-2025). Ardito Ramadhan (ed.). "DPR Lantik 4 Anggota Baru Gantikan Meutya Hafid hingga Nusron Wahid". kompas.com. Diakses tanggal 18-02-2025.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






