Tempurejo, Jember
Tempurejo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Lanskap Meru Betiri; Pantai Bandealit; Bunga Rafflesia zollingeriana | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Muhammad Najmul Huda, S.STP., M.Si. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 82.126 jiwa | ||||
| Kode pos | 68173 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.18 | ||||
| Kode BPS | 3509060 | ||||
| Luas | 515,99 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 8 | ||||
| |||||
Tempurejo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Tempurejo merupakan kecamatan terluas di Jember dengan sebagian besar wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Meru Betiri adalah kawasan hutan hujan tropis dataran rendah yang masih terjaga keasriannya dan menyimpan keanekaragaman fauna dan flora yang melimpah.[1][2] Taman nasional tersebut juga memiliki pantai yang indah seperti Pantai Nanggelan dan Bandealit. Bandealit sendiri merupakan nama kampung terpencil dan terisolir di tengah Meru Betiri.[3][4] Selain kawasan lindung, Tempurejo juga memiliki areal perkebunan yang luas seperti Perkebunan Kotta Blater, Glantangan, dan Kalisanen yang dikelola oleh PTPN XII. Komoditas utama yang ditanam perkebunan tersebut diantaranya tebu dan karet.[5][6]
Geografi

Tempurejo adalah kecamatan paling tenggara dari Kabupaten Jember. Sebagian besar wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri yang memanjang hingga perbatasan Banyuwangi. Taman nasional tersebut berada di dataran rendah hingga tepi pantai dengan geografi yang didominasi perbukitan. Nama Meru Betiri diambil dari salah satu bentang alam di tempat ini yaitu Teluk Meru dan Gunung Betiri yang keduanya berada di dalam wilayah Tempurejo. Meru Betiri menyimpan keanekaragaman fauna dan flora yang melimpah, bahkan banyak diantaranya berstatus langka dan dilindungi seperti elang jawa, macan tutul jawa, penyu hijau, bunga rafflesia, dan lainnya.[1][2] Di tengah taman nasional tersebut juga terdapat kampung terpencil bernama Bandealit yang memiliki infrastruktur minim, bahkan listrik baru masuk tahun 2025.[3]
Tempurejo juga memiliki kawasan perkebunan yang luas seperti Kotta Blater, Glantangan, dan Kalisanen yang dikelola oleh PTPN XII dan ditanami komoditas seperti tebu dan karet. Di tengah-tengah perkebunan tersebut banyak ditemukan perkampungan kecil yang dihuni oleh pegawai kebun. Pemukiman tersebut dinamakan Afdeling (Afd.), contohnya Afdeling Wonowiri, Pondok Suto, dan Banjar Agung di Desa Curah Nongko.[5] Tempurejo adalah salah satu kecamatan yang dilintasi oleh Jalur Lintas Selatan Jawa (JLS) tetapi jalur tersebut belum tersambung sepenuhnya.[7]
Batas wilayah Kecamatan Tempurejo adalah sebagai berikut:[8]
| Utara | Kecamatan Mumbulsari dan Kecamatan Silo |
| Timur | Taman Nasional Meru Betiri |
| Selatan | Samudera Hindia |
| Barat | Kecamatan Ambulu dan Kecamatan Jenggawah |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Tempurejo terdiri dari 8 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Andongrejo | Krajan I, Krajan II, Bandealit, Sumbersalak | [8] |
| 2 | Curahnongko | Krajan, Banjar Agung, Guci Putih, Ketangi, Kotta Blater, Pager Gunung, Pondok Suto, Trate, Wonowiri | [8] |
| 3 | Curahtakir | Krajan I, Krajan II, Curahjambe, Curahrejo, Kalibajing, Kalisanen, Karangharjo, Punco | [8][9] |
| 4 | Pondokrejo | Curah Berkong, Glantangan, Kombongan, Pondokmiri, Sumberejo | [8] |
| 5 | Sidodadi | Krajan, Jatirejo, Mandiku | [8] |
| 6 | Sanenrejo | Krajan, Blok Aren, Mandilis | [8] |
| 7 | Tempurejo | Krajan, Boran, Karanganyar, Kauman, Wonojati | [8] |
| 8 | Wonoasri | Curahlele, Kraton | [8] |
Tempat terkenal


- Pasar Tempurejo
- Taman Nasional Meru Betiri
- Pantai Bandealit
- Pantai Nanggelan
- Taman Galaxy
- Wisata BDR
- Air terjun Watu Ondo
- Puskesmas Tempurejo
- Puskesmas Curah Nongko
Kawasan perkebunan
- Perkebunan Kotta Blater
- Perkebunan Glantangan
- Glantangan Golf
- Perkebunan Kalisanen
Galeri sejarah
-
Jebakan hewan di hutan dekat Kalisanen -
Penimbangan kopi hasil panen di Kalisanen (1932) -
Tenda penebang hutan untuk perkebunan Kalisanen
Referensi
- ^ a b Jihan Navira (2025-12-03). "Dulu Rumah Harimau Jawa, Kini Meru Betiri Jadi Benteng Spesies Langka". DETIK JATIM.
- ^ a b Balai Taman Nasional Meru Betiri (2020-08-06). "Bunga Parasit Cantik Mekar Kembali Di Meru Betiri". ksdae.kehutanan.go.id. KSDAE Kementerian Kehutanan.
- ^ a b Mega Silvia, Ihsanuddin (2025-08-16). "Puluhan Tahun Menanti, Warga Dusun Bandealit Jember Akhirnya Nikmati Listrik". KOMPAS.
- ^ Dini Daniswari (2022-09-29). "Pantai Bandealit di Jember: Daya Tarik, Harga Tiket, Rute, dan Misteri". KOMPAS.
- ^ a b "Jadi Lokasi Wisata Dadakan, Kebun Karet Glantangan Jember Ramai Pengunjung di Akhir Pekan". RADAR JEMBER. 2024-01-21.
- ^ "Sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi karet melalui studi banding di Kebun Kalisanen PTPN XII". ppid.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2023-08-04.
- ^ Safitri (2023-01-26). "Megaproyek JLS Sampai di Tempurejo". RADAR JEMBER.
- ^ a b c d e f g h i Kecamatan Tempurejo Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Jember. 2024-09-26.
- ^ Arga Prastiyo, AT Hendrawijaya, Frimha Purnamawati (2021). "PERAN KOMUNITAS "LENTERA DESA" DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU-IBU PKK MELALUI PENGOLAHAN BIJI KARET DI DESA CURAHTAKIR JEMBER". Jurnal Pendidikan Untuk Semua (JPUS). 5 (2). Universitas Negeri Surabaya. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



