Ambulu, Jember
Ambulu | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Deni Hadiatullah, S.IP. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 121.482 jiwa | ||||
| Kode pos | 68172 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.12 | ||||
| Kode BPS | 3509050 | ||||
| Luas | 101,41 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 | ||||
| |||||
Ambulu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Ambulu adalah kota kecil yang ramai dan berjarak sekitar 25 km dari selatan pusat kota Jember. Kecamatan ini memiliki alun-alun dan masjid besar, serta Terminal Ambulu yang merupakan terminal terbesar di kawasan Jember selatan dan melayani banyak trayek bus antar kota.[1] Wilayah Ambulu memanjang hingga ke laut selatan dan terkenal dengan pantai-pantainya yang menjadi ikon pariwisata di Jember. Pantai di Ambulu dikenal memiliki pemandangan yang indah berupa hamparan pasir hitam dan batuan karang seperti Pantai Watu Ulo dan Payangan (Teluk Love).[2][3] Selain pantai, Ambulu juga memiliki wisata ikonik lain yaitu Dira Park.[4]
Geografi

Ambulu adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Jember bagian selatan. Geografi Ambulu beragam, terdapat dataran rendah yang didominasi areal pertanian dan pemukiman penduduk yang padat. Dataran rendah tersebut memanjang hingga ke selatan di kawasan Pantai Watu Ulo dan Payangan. Selain itu juga terdapat beberapa areal perbukitan yang hijau, salah satunya Bukit Watu Pecah yang dekat dengan pusat kecamatan.[5] Sungai utama yang melintasi kecamatan ini adalah Sungai Mayang yang bermuara di kawasan Pantai Payangan. Sungai tersebut juga memisahkan Dusun Ungkalan dengan wilayah lainnya di Ambulu.[6]
Batas wilayah Kecamatan Ambulu adalah sebagai berikut:[7]
| Utara | Kecamatan Jenggawah |
| Timur | Kecamatan Tempurejo |
| Selatan | Samudera Hindia |
| Barat | Kecamatan Wuluhan |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Ambulu terdiri dari 7 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Ambulu | Krajan, Langon, Sumberan | [7][8] |
| 2 | Andongsari | Krajan, Karang Templek, Tirtoasri, Watukebo | [7] |
| 3 | Karang Anyar | Krajan, Manggarejo, Pasundan, Sentong, Sumberan | [7] |
| 4 | Pontang | Krajan, Pontang Tengah, Pontang Utara | [7] |
| 5 | Sabrang | Krajan, Jatirejo, Kebonsari, Tegalrejo, Ungkalan | [7] |
| 6 | Sumberejo | Krajan Kidul, Krajan Lor, Bregoh, Curahrejo, Sidomulyo, Watu Ulo | [7][9] |
| 7 | Tegalsari | Tegalsari, Bedengan, Tutul | [7] |
Transportasi
Ambulu adalah kecamatan kecil yang dilintasi jalan provinsi tingkat II yang dimulai dari Lumajang - Kencong - Gumukmas - Kasiyan - Balung - Wuluhan - Ambulu - Jenggawah - Ajung - Mangli. Perkembangan ekonomi dan pariwisata di Ambulu dan sekitarnya membuat kecamatan ini memiliki salah satu infrastruktur transportasi terpenting di Jember selatan yaitu Terminal Ambulu. Terminal ini merupakan yang tersibuk di Jember selatan dan terbesar kedua di Kabupaten Jember setelah Terminal Tawang Alun.[1][10]
Banyak trayek bus antar kota antar provinsi yang berhenti di Ambulu dan menuju ke kota-kota besar, contohnya menuju Probolinggo, Surabaya, dan Denpasar. Perusahaan bus di trayek tersebut diantaranya PO Ladju, PO Bagong, dan Damri.[11] Selain itu, juga terdapat rute perintis Damri dari arah Tawang Alun menuju ke kawasan wisata di Pantai Watu Ulo dan Papuma. Namun untuk sementara waktu sejak awal 2025, rute ini dihentikan.[12]
Tempat terkenal

- Alun-alun Ambulu
- Masjid Baitul Muttaqien
- Terminal Ambulu
- Pantai Watu Ulo
- Pantai Payangan / Teluk Love
- Pantai Cangaan Ungkalan
- Bukit Watu Pecah
- Dira Park Ambulu
- Pasar Asem Karanganyar
- Pasar Sumberejo
- Satuan Baterai Tempur Budhi - Yon Armed 8
Fasilitas kesehatan[13]
- RS Utama Husada
- Puskesmas Ambulu
- Puskesmas Andongsari
- Puskesmas Sabrang
Galeri
-
Pasar Ambulu
-
Sekitar Pasar Ambulu
-
Sekitar Pasar Ambulu
-
Alun-alun dan Masjid Ambulu
-
Bukit Watu Pecah
-
Suatu jalan di Ambulu (2012)
-
Ambulu di di malam hari (2012)
Galeri sejarah
-
Pelatihan tentara KNIL di Ambulu (1949) -
Pelatihan tentara KNIL di Ambulu (1949) -
Tentara KNIL berbaris di Ambulu (1949) -
Seorang tentara KNIL (1949) -
Pantai Watu Ulo
Referensi
- ^ a b Ali Sodiqin (2025-07-22). "https://radarbanyuwangi.jawapos.com/travelling/756331460/titik-sentral-transportasi-bus-di-jember-cek-rute-favorit-dari-terminal-tawang-alun-dan-ambulu". RADAR BANYUWANGI.
- ^ Dini Daniswari (2023-10-31). "Pantai Watu Ulo di Jember: Daya Tarik, Legenda, dan Rute". KOMPAS.
- ^ "ANALISIS TEKSTUAL BRAND TELUK LOVE MENJADI DESTINASI WISATA POPULER DI KABUPATEN JEMBER". Jurnal Ilmu Komunikasi MEDIAKOM. 2 (1). Universitas Muhammadiyah Jember. 2018.
- ^ Yakub Mulyono (2018-12-27). "Baru di Jember, Tempat Wisata Mirip Negeri Belanda". DETIK TRAVEL.
- ^ Dwi Pranoto (2024-07-08). "Gunung Watu Pecah: Ruang Geografi Bersama*". NGENGER.co.
- ^ "Menunggu Jembatan Rampung, Warga Desa di Jember harus Seberangi Sungai dengan Perahu Getek". MEMONTUM. 2021-11-08.
- ^ a b c d e f g h Ambulu District in Figures 2024. BPS Kabupaten Jember. 2024-09-26.
- ^ "BANTUAN BERAS BULOG DI BAGIKAN DI BALAI DESA AMBULU". ppid.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2024-03-20.
- ^ Ridwan Yuswanto (2022). "STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN NELAYAN DI PESISIR PAYANGAN DESA SUMBEREJO KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER" (PDF). Digital Library UINKHAS Jember (Skripsi). Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
- ^ "Terminal Ambulu Jember". STANPLAT. 2025-08-23.
- ^ Janlika Putri Indah Sari, Agung Kurniawan (2025-10-09). "PO Bagong Buka Rute Baru: Surabaya-Ambulu". KOMPAS.
- ^ Zumrotun Solichah (2017-01-03). "Bus Perintis Rute ke Papuma Jember Mulai Beroperasi". ANTARA JATIM.
- ^ Fajrina Zameilia Aldanty (2025). "PERAN PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING MELALUI PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA HEBAT (SOTH) DI DESA SABRANG KECAMATAN AMBULU" (PDF). Digital Library UINKHAS Jember (Skripsi). Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



