Puasa Ramadan di Timur Tengah

Puasa Ramadan di Timur Tengah menjadi landasan bagi pelaksanaan puasa Ramadan bagi kawasan lainnya di dunia karena kitab-kitab suci dalam ajaran agama Islam seluruhnya diturunkan di Timur Tengah. Bagi masing-masing negara di Timur Tengah, puasa Ramadan telah menjadi salah satu bagian dari keagamaan dan kebudayaan negara yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Secara umum, penetapan awal dan akhir bulan Ramadan di Timur Tengah dilakukan oleh pemerintah pada masing-masing negara di Timur Tengah.

Durasi puasa Ramadan di Timur Tengah rata-rata selama 15,8 jam dalam sehari. Pada tahun 2021, hasil sruvei dari Federasi Diabetes Internasional menyatakan bahwa niat puasa Ramadan pada remaja di Timur Tengah lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa. Hidangan yang umum disajikan ketika buka puasa di Timur Tengah terutama makanan manis seperti kurma dan basbousa.

Kedudukan

Puasa Ramadan di Timur Tengah dalam catatan sejarah merupakan pelaksanaan puasa Ramadan yang berkaitan dengan sejarah diturunkannya kitab-kitab suci kepada para nabi dalam ajaran Islam untuk diajarkan kepada umat manusia. lembaran Suhuf yang diterima oleh Ibrahim, kitab Taurat yang diterima oleh Musa, kitab Zabur yang diterima oleh Daud, kitab Injil yang diterima oleh Isa dan ayat-ayat terawal dari Al-Qur'an yang diterima oleh Muhammad, semuanya diturunkan di wilayah Timur Tengah saat bulan Ramadan berlangsung. Karena itu, kondisi pelaksanaan puasa Ramadan di Timur Tengah menjadi dasar bagi pelaksanaan puasa Ramadan di wilayah geografi lainnya di dunia terutama mengenai waktu pelaksanaan.[1]

Pelaksanaan

Puasa Ramadan telah menjadi salah satu bagian dari keagamaan dan kebudayaan bagi negara-negara di Timur Tengah.[2] Pelaksanaan puasa Ramadan dilakukan oleh muslim di Timur Tengah pada bulan Ramadan.[1] Penetapan awal dan akhir bulan Ramadan di Timur Tengah secara umum ditetapkan oleh pemerintah pada masing-masing negara di Timur Tengah.[3] Durasi puasa Ramadan di Timur Tengah rata-rata selama 15,8 jam dalam sehari dan menjadi yang terlama dibandingkan dengan durasi puasa Ramadan di Anak benua India dan durasi puasa Ramadan di Asia Tenggara.[4] Pada tahun 2021, Federasi Diabetes Internasional mengadakan survei yang hasilnya menyatakan bahwa niat puasa Ramadan pada remaja di Timur Tengah lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa. Persentase perbandingannya adalah 75,4%:69,6%.[5]

Hidangan

Salah satu makanan khas di Timur Tengah yang umum dimakan ketika buka puasa Ramadan di Timur Tengah ialah kurma. Ketika buka puasa Ramadan di Timur Tengah, kurma dimakan dalam kondisi segar karena memiliki rasa yang manis.dan tekstur agak kenyal.[6] Ketika berbuka puasa Ramadan, keluarga-keluarga di Timur Tengah umumnya juga menyajikan basbousa sebagai hidangan penutup. Basbousa memiliki rasa yang manis dan dibuat dengan bahan berupa semolina, gula dan kacang hijau yang telah digiling halus.[7]

Lihat juga

Referensi

  1. ^ a b Chodjim, Achmad (Agustus 2013). Rahman, Navis (ed.). Hidup Penuh Makna. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta. hlm. 89–90. ISBN 978-979-024-411-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Natakusumah, Arief (2008). Drama Itu Bernama Sepak Bola: Gambaran Silang Sengkarut Olah Raga, Politik dan Budaya. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 41. ISBN 978-979-27-3059-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Syofyan, Donny (Mei 2024). Ayat-Ayat Setan. Sleman: CV. Bintang Semesta Media. hlm. 24. ISBN 978-623-190-893-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Hassanein, M., dkk. (2021). "Descriptive Regional Subanalysis of a Real-World Study in Patients with Type 2 Diabetes Treated with Gliclazide MR During Fasting: DIA-RAMADAN". Diabetes Therapy (dalam bahasa Inggris). 12: 1711. doi:10.1007/s13300-021-01067-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ Federasi Diabetes Internasional & Aliansi Internasional Diabetes dan Ramadan (Januari 2021). Diabetes and Ramadan: Practical Guidelines 2021 (PDF) (dalam bahasa Inggris). Brussels: Federasi Diabetes Internasional. hlm. 163. ISBN 978-2-930229-99-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Pangkalan Ide (2011). Health Secret Of Dates. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 95. ISBN 978-602-00-0445-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Saras, Tresno (Agustus 2023). Hanita (ed.). Kacang Hijau: Budidaya, Manfaat Kesehatan, dan Kuliner yang Lezat. Semarang: Tiram Media. hlm. 53. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement