Puasa Ramadan di Singapura

Puasa Ramadan di Singapura berlangsung selama 13,5 jam dalam sehari dengan penetapan awal bulan Ramadan oleh Mufti Negara Singapura. Durasi puasa Ramadan di Singapura rata-rata selama 13,5 jam per hari yang dimulai pada pukul 5:30 pagi hingga 7:00 malam. Kegiatan buka puasa Ramadan dalam acara buka bersama diadakan pada petang hari di Singapura berpusat di Masjid Sultan dan Masjid Malabar yang terletak di Kampong Glam. Pemerintah Singapura telah mengadakan program pendidikan kesehatan bernama Program Edukasi Diabetes dan Penyesuaian Pengobatan di Bulan Ramadan (Program DEAR) sebagai pedoman kesehatan bagi penderita diabetes melitus di Singapura yang melaksanakan puasa Ramadan.

Masa berpuasa

Penetapan awal Ramadan di Singapura dilakukan oleh Majlis Ugama Islam Singapura dengan keputusan akhir diserahkan kepada Mufti Negara Singapura. Metode penentuan awal Ramadan yang digunakan oleh Majelis Ugama Islam Indonesia adalah metode hisab dengan kriteria imkanur rukyat yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).[1] Durasi puasa Ramadan di Singapura rata-rata selama 13,5 jam per hari. Puasa Ramadan dimulai pada pukul 5:30 pagi hingga 7:00 malam.[2]

Buka puasa

Kegiatan buka puasa Ramadan dalam acara buka bersama diadakan pada petang hari di Singapura dengan pusat kegiatan terletak di Kampong Glam.[3] Pedagang makanan untuk buka puasa selama berpuasa Ramadan di Singapura dapat ditemukan di sekitar Masjid Sultan di Kampong Glam.[4] Pengurus Masjid Sultan mengurus kebutuhan jemaah yang melakukan buka bersama di dalam masjid. Setiap hari selama bulan Ramadan, pengurus Masjid Sultan menyediakan makanan sebanyak 4–5 porsi dalam satu tampah dengan jumlah keseluruhan sekitar 300 porsi untuk dibagikan kepada para jemaah yang berbuka puasa Ramadan.[5]

Kegiatan buka puasa Ramadan juga diadakan oleh komunitas muslim Malabar di Masjid Malabar yang juga terletak di Kampong Glam. Lokasi Masjid Malabar berada di persimpangan Jalan Victoria dan Jalan Sultan. Komunitas muslim Malabar dan umat Islam di Singapura menggunakan Masjid Malabar untuk berbagai kegiatan keislaman sejak pendirian dan pembukaannya secara resmi oleh Yusof Ishak selaku Presiden Singapura pada tanggal 24 Januari 1963.[6]

Program pendidikan kesehatan

Pemerintah Singapura telah mengadakan program pendidikan kesehatan bernama Program Edukasi Diabetes dan Penyesuaian Pengobatan di Bulan Ramadan (Program DEAR) bagi pasien penderita diabetes melitus yang berpuasa Ramadan. Dalam program ini, para penderita diabetes melitus diajarkan tentang pengecualian agama, pemantauan glukosa untuk mengurangi komplikasi media, modifikasi pola makan, pengaturan aktivitas fisik dan penyesuaian pengobatan untuk penderita diabetes melitus selama berpuasa Ramadan. Pengadaan Program DEAR dilakukan selama Ramadan di beberapa rumah sakit yang telah direstrukturisasi di Singapura. Metode pendidikannya dalam bentuk peta percakapan atau lokakarya interaktif kelompok kecil oleh berbagai pembicara. Materi pendidikannya dapat diakses secara luas melalui lembaga pemerintah, lembaga publik, organisasi berbasis agama, organisasi nirlaba, dan media arus utama di Singapura. Penyebaran dan pembagian materi pendidikannya dalam bentuk video, media sosial, dan pamflet.[7]

Lihat juga

Referensi

  1. ^ Maskufa, Sopa dan Hidayati, S. (Februari 2021). Aryanti, Wina (ed.). Implementasi Kalender Hijriyah Global Pasca Putusan Mabims Di Asia Tenggara (Brunai, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) (PDF). Bogor: CV. Mutiara Galuh. hlm. 42. ISBN 978-623-96978-0-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Zheng, K. L., dkk. (2020). "Efficacy and Safety of Use of the Fasting Algorithm for Singaporeans With Type 2 Diabetes (FAST) During Ramadan: A Prospective, Multicenter, Randomized Controlled Trial" (PDF). Annals of Family Medicine (dalam bahasa Inggris). 18 (2): 140–141. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ^ HeNee (2021). Singapore, I'm Coming!. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. hlm. 22. ISBN 978-623-04-0563-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Sulis, Budi (Agustus 2010). Budget Travelling: Singapura. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 27. ISBN 978-602-04-0959-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Harahap, Ninda (2014). Best of Singapura. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 162. ISBN 978-602-02-3116-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Noor, Hafidzi Mohd (2022). Fajar Islam di Nusantara 2: Menelusuri Sejarah Permulaan Dakwah Dunia Islam Belahan Timur 2 (dalam bahasa Melayu). Shah Alam: Grup Buku Karangkraf. hlm. 198. ISBN 978-967-86-0995-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Zainudin, S. B., dan Yeoh, E. (November 2022). "Preparing Muslims with Diabetes Mellitus for Ramadan Fasting in Singapore: A Clinical Approach and Review of Current Practice" (PDF). Singapore Medical Journal (dalam bahasa Inggris). 63 (11): 635–636. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement