Parengan, Tuban

Kecamatan Parengan
Transkripsi Bahasa Daerah
 • JawaParéngan (Gêdrig)
ڤارڠان (Pégon)
ꦥꦫꦺꦔꦤ꧀ (Hånåcåråkå)
Peta
Peta Kecamatan Parengan
Kecamatan Parengan di Jawa
Kecamatan Parengan
Kecamatan Parengan
Lokasi Jawa dan Indonesia
Kecamatan Parengan di Indonesia
Kecamatan Parengan
Kecamatan Parengan
Kecamatan Parengan (Indonesia)
Koordinat: 7°04′06″S 111°50′35″E / 7.0684°S 111.8431°E / -7.0684; 111.8431
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenTuban
Jumlah Satuan Pemerintahan
Daftar
Pemerintahan
 • CamatDarmadin Noor, S.STP, M.Si
Luas
 • Total119,54 km2 (4,615 sq mi)
Populasi
 (2022)[1]
 • Total57.237
 • Kepadatan479/km2 (1,240/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam (99.78%)
Kristen (0.22%)
 • BahasaIndonesia (resmi)
Jawa (dominan)
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
62366
Kode BPS
3523060
Pelat kendaraanS xxxx
Kode Kemendagri35.23.09
Situs webparengan.tubankab.go.id

Kecamatan Parengan (bahasa Jawa: Hanacaraka: ꦥꦫꦺꦔꦤ꧀, Pegon: ڤارڠان. pengucapan bahasa Jawa: [paréŋan]) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini terletak di bagian selatan Kabupaten Tuban, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro.

Secara geografis, Kecamatan Parengan berada di wilayah yang strategis, diapit oleh kawasan pertanian dan perbukitan kapur bagian dari Pegunungan Kendeng utara. Infrastruktur di kecamatan ini terus berkembang, menjadikannya salah satu wilayah penyangga penting di bagian selatan Tuban.

Berdasarkan data tahun 2022, jumlah penduduk di kecamatan ini mencapai 57.237 jiwa dengan kepadatan sekitar 479 jiwa per kilometer persegi. Kecamatan Parengan memiliki luas wilayah 119,54 km².

Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Singgahan di sebelah utara, Kecamatan Soko di sebelah timur, Kabupaten Bojonegoro di sebelah selatan, dan Kecamatan Senori di sebelah barat.[1]

Sejarah

Etimologi

Nama Parengan diduga berasal dari kata "paréng" atau "watu paréng" yang dalam bahasa Jawa merujuk pada jenis batuan cadas atau padas yang banyak ditemukan di wilayah perbukitan kapur di daerah ini. Penambahan akhiran "-an" berfungsi untuk menunjukkan tempat, sehingga "Parengan" dapat diartikan sebagai "daerah yang banyak terdapat batu cadas/padas". Hal ini sesuai dengan kondisi geografis kecamatan yang sebagian wilayahnya merupakan daerah perbukitan kapur yang menjadi bagian dari rangkaian Pegunungan Kendeng.

Perkembangan Wilayah

Sejak zaman kolonial, wilayah Parengan telah menjadi salah satu kawasan penting di selatan Tuban, terutama sebagai area pertanian dan kehutanan. Jalur-jalur transportasi yang menghubungkan Tuban dengan Bojonegoro melalui wilayah ini menjadikannya area yang cukup dinamis. Setelah kemerdekaan, Parengan ditetapkan sebagai sebuah kecamatan dalam wilayah administrasi Kabupaten Tuban. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, pasar, dan fasilitas publik lainnya terus dikembangkan untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintahan

Kecamatan Parengan dipimpin oleh seorang camat. Dalam menjalankan tugasnya, camat dibantu oleh seorang sekretaris camat (sekcam) dan beberapa kepala seksi. Camat Parengan saat ini adalah Darmadin Noor, S.STP, M.Si.[2]

Desa

Secara administratif, wilayah Kecamatan Parengan memiliki 18 Desa yang terbagi menjadi 72 Dusun.[3]
Berikut daftar nama Desa yang terletak di Kecamatan Parengan:

Desa Luas
km2
Populasi
(2022)[1]
Jumlah
Dusun
Kode Pos Kode Kemendagri
Brangkal 5,61 2.502 3 62366 35.23.09.2010
Cengkong 3,11 1.340 2 62366 35.23.09.2009
Dagangan 17,29 3.868 5 62366 35.23.09.2012
Kemlaten 2,01 1.334 2 62366 35.23.09.2002
Kumpulrejo 4,77 3.398 4 62366 35.23.09.2006
Margorejo 3,42 2.372 3 62366 35.23.09.2011
Mergoasri 2,13 2.112 3 62366 35.23.09.2005
Mojomalang 5,22 1.944 3 62366 35.23.09.2018
Ngawun 4,02 2.174 3 62366 35.23.09.2004
Pacing 13,01 3.535 5 62366 35.23.09.2014
Parangbatu 7,72 4.636 5 62366 35.23.09.2007
Selogabus 10,78 4.295 7 62366 35.23.09.2015
Sembung 2,67 2.651 3 62366 35.23.09.2001
Sendangrejo 5,88 2.219 3 62366 35.23.09.2017
Suciharjo 9,89 4.966 6 62366 35.23.09.2013
Sugihwaras 8,02 4.091 5 62366 35.23.09.2016
Sukorejo 8,64 4.568 4 62366 35.23.09.2003
Wukirharjo 3,35 1.232 3 62366 35.23.09.2008

Pertahanan dan Keamanan

Untuk mendukung pertahanan dan keamanan wilayah, di Kecamatan Parengan terdapat markas Komando Rayon Militer (Koramil) dan Kepolisian Sektor (Polsek).

Demografi

Agama

Mayoritas penduduk Kecamatan Parengan memeluk agama Islam (99,78%). Terdapat juga sebagian kecil penduduk yang beragama Kristen (0,22%). Sarana ibadah seperti masjid dan musala tersebar di seluruh desa untuk menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.

Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah Jawa dengan dialek Tubanan yang khas. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi dalam urusan pemerintahan, pendidikan, dan komunikasi formal lainnya.

Suku dan Budaya

Penduduk Kecamatan Parengan didominasi oleh Suku Jawa. Budaya Jawa masih sangat kental dalam kehidupan masyarakat, terlihat dari berbagai tradisi yang masih dilestarikan seperti sedekah bumi (dalam tradisi lokal disebut Manganan), perayaan hari besar Islam dengan nuansa lokal, serta kesenian tradisional.[4] Beberapa kelompok budaya dan seni lokal aktif di desa-desa, terutama di Desa Sukorejo yang dicanangkan sebagai Desa Wisata Budaya.

Pendidikan

Fasilitas pendidikan di Kecamatan Parengan mencakup jenjang pendidikan anak usia dini hingga menengah.[5]

Pendidikan Anak Usia Dini

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) tersebar di hampir seluruh desa di Kecamatan Parengan, berfungsi sebagai fondasi pendidikan formal bagi anak-anak di wilayah ini.

Sekolah Dasar

Berikut adalah daftar sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Parengan:

Desa Nama Sekolah Alamat
Brangkal SDN BRANGKAL Desa Brangkal
Cengkong SDN CENGKONG Desa Cengkong
Dagangan SDN DAGANGAN I Jl. Raya Ponco
SDN DAGANGAN II Dusun Ngawen
Kemlaten SDN KEMLATEN Desa Kemlaten
Kumpulrejo SDN KUMPULREJO 1 Jl. Raya Parengan - Soko
SDN KUMPULREJO 2 Dusun Bilo
MI ISLAMIYAH KUMPULREJO Jl. Sunan Ampel No. 04
Margorejo SDN MARGOREJO Desa Margorejo
Mergoasri SDN MERGOASRI Desa Mergoasri
Mojomalang SDN MOJOMALANG Desa Mojomalang
Ngawun SDN NGAWUN Desa Ngawun
Pacing SDN PACING I Dusun Pacing
SDN PACING II Dusun Lemahbang
MI MIFTAHUL HUDA PACING Dusun Lemahbang
Parangbatu SDN PARANGBATU I Dusun Krajan
SDN PARANGBATU II Dusun Nganget
Selogabus SDN SELOGABUS 1 Dusun Selogabus
SDN SELOGABUS 2 Dusun Medalem
SDN SELOGABUS 3 Dusun Sambong
MI WAHID HASYIM SELOGABUS Jl. Bengkoang, Dusun Medalem
Sembung SDN SEMBUNG Jl. PUK, Desa Sembung
MI NURUL HUDA SEMBUNG Jl. Mrucut No. 11
Sendangrejo SDN SENDANGREJO Dusun Tengahan
Suciharjo SDN SUCIHARJO I Jl. Ronggolawe No. 43
SDN SUCIHARJO II Dusun Butoh
SDN SUCIHARJO III Dusun Ngorog
MI YASPI SUCIHARJO Jl. Masjid, Dusun Butoh
Sugihwaras SDN SUGIHWARAS 1 Dusun Karang
SDN SUGIHWARAS 2 Dusun Gampeng
Sukorejo SDN SUKOREJO I Dusun Sukorejo
SDN SUKOREJO II Dusun Mulyoagung
Wukirharjo SDN WUKIRHARJO Desa Wukirharjo

Sekolah Menengah Pertama

Sekolah Menengah Atas/Kejuruan

Pendidikan Keagamaan & Non-Formal

Selain pendidikan formal, di Kecamatan Parengan juga terdapat lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren dan pendidikan non-formal yang melayani masyarakat.[6]

  • Pondok Pesantren
    • Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam, Desa Parangbatu
    • Pondok Pesantren Al-Hikmah, Desa Sukorejo
  • Pendidikan Non-Formal

Kesehatan

Untuk pelayanan kesehatan, di Kecamatan Parengan terdapat Puskesmas Parengan yang berlokasi di Desa Parangbatu.[7] Puskesmas ini melayani kebutuhan kesehatan dasar bagi masyarakat di seluruh kecamatan dan didukung oleh beberapa Puskesmas Pembantu (Pustu) serta Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang tersebar di beberapa desa.

Perekonomian

Perekonomian di Kecamatan Parengan didominasi oleh sektor pertanian. Komoditas utama yang dihasilkan antara lain padi, jagung, dan palawija.[8] Selain itu, sektor peternakan dan perkebunan juga menjadi sumber mata pencaharian penting bagi penduduk.

Untuk mendukung kegiatan ekonomi, terdapat beberapa pasar tradisional di kecamatan ini. Pasar utama yaitu Pasar Parengan di Desa Parangbatu telah direvitalisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kegiatan ekonomi masyarakat.[9]

Pariwisata

Kecamatan Parengan memiliki beberapa potensi wisata, terutama yang berbasis alam, budaya, dan konservasi.

Wana Wisata Prataan

Wana Wisata Prataan merupakan destinasi wisata alam utama di Kecamatan Parengan yang terletak di Desa Wukirharjo. Dikelola oleh Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan bersama masyarakat lokal, objek wisata ini terkenal dengan pemandian air hangat alaminya.[10] Selain menjadi tempat rekreasi, lokasi ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan budaya, seperti upacara sedekah bumi tahunan.[11]

Untuk mendukung kegiatan kepemudaan dan kepramukaan, area ini juga telah dilengkapi dengan Bumi Perkemahan yang diresmikan pada tahun 2022 oleh Bupati Tuban.[12] Pengembangan terus dilakukan dengan rencana penambahan fasilitas seperti kolam pemancingan untuk meningkatkan daya tarik wisata.[13]

Desa Wisata Budaya Sukorejo

Destinasi unggulan lainnya adalah Desa Wisata Budaya Sukorejo. Desa ini menawarkan pengalaman wisata berbasis seni dan budaya lokal.[14] Pengunjung dapat menyaksikan berbagai aktivitas masyarakat dan seni tradisi yang masih lestari, seperti arak-arakan tumpeng, Festival Seni Sukorejo (FSS), dan mencicipi kuliner tradisional seperti uler-uler.[15]

Agrowisata Bengkoang Selogabus

Selain wisata alam dan budaya, Kecamatan Parengan juga memiliki potensi agrowisata yang dikembangkan di Desa Selogabus. Desa ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bengkuang di Kabupaten Tuban. Potensi ini dikembangkan menjadi daya tarik wisata di mana pengunjung dapat menikmati suasana perkebunan serta membeli bengkuang langsung dari petani.[16]

Potensi Konservasi

Wilayah hutan yang dikelola oleh KPH Parengan dinilai layak menjadi lokasi percontohan untuk program konservasi, salah satunya adalah rencana pengembangan penangkaran rusa.[17] Hal ini menunjukkan potensi kecamatan tidak hanya untuk pariwisata, tetapi juga untuk pelestarian fauna.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d "Kecamatan Parengan Dalam Angka 2023". BPS Kabupaten Tuban. Diakses tanggal 23 September 2024.
  2. ^ "Camat Parengan Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Turunkan Stunting". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2023-08-22. Diakses tanggal 23 September 2024.
  3. ^ "Geografis Kecamatan Parengan". parengan.tubankab.go.id. Diakses tanggal 24 September 2025.
  4. ^ "Manganan, Tradisi Turun-temurun Masyarakat Desa Sukorejo Parengan". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2024-09-09. Diakses tanggal 24 September 2025.
  5. ^ "Data Satuan Pendidikan di Kecamatan Parengan". Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Diakses tanggal 24 September 2025.
  6. ^ "Data Pondok Pesantren di Kecamatan Parengan". EMIS Pendis Kemenag. Diakses tanggal 24 September 2025.
  7. ^ "Detail Faskes: Puskesmas Parengan". BPJS Kesehatan. Diakses tanggal 24 September 2025.
  8. ^ "Kodim 0811/Tuban Dan Pemkab Gagas Tanaman Sorgum di Parengan Sebagai Pengganti Nasi". Warta Transparansi. 2024-09-16. Diakses tanggal 24 September 2025.
  9. ^ "Revitalisasi Pasar Parengan Capai 90 Persen, Bupati Tuban Minta Pedagang Jaga Kebersihan". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2023-12-21. Diakses tanggal 24 September 2025.
  10. ^ "Pemandian Mata Air Prataan, Hadirkan Keindahan dan Ketenangan". RRI.co.id. 2024-06-25. Diakses tanggal 24 September 2025.
  11. ^ "Jaga Kearifan Lokal, Perhutani Parengan Hadiri Sedekah Bumi di Wana Wisata Prataan Parengan". Perhutani. 2023-08-01. Diakses tanggal 24 September 2025.
  12. ^ "Bupati Tuban dan Ketua Kwarda Jawa Timur Resmikan Bumi Perkemahan dan Wana Wisata". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2022-09-02. Diakses tanggal 24 September 2025.
  13. ^ "Pengembangan Wisata Prataan Parengan Tuban Segera Dilengkapi Kolam Pemancingan". Jatim Times. 2022-02-27. Diakses tanggal 24 September 2025.
  14. ^ "Mengenal Desa Sukorejo Kecamatan Parengan sebagai Desa Wisata Budaya". disbudporapar.tubankab.go.id. Diakses tanggal 23 September 2024.
  15. ^ "Festival Seni Sukorejo Jadi Ajang Nguri-uri Budaya". bloktuban.com. 2019-07-28. Diakses tanggal 23 September 2024.
  16. ^ "Jalan-jalan Menikmati Manisnya Potensi Wisata Bengkoang Selogabus". kabarpasti.com. 2023-01-20. Diakses tanggal 24 September 2025.
  17. ^ "Lokasi dan Sarana Mendukung, KPH Parengan Tuban Layak Jadi Pilot Project Penangkaran Rusa". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2022-10-25. Diakses tanggal 24 September 2025.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement