Kerusuhan rasial Singapura 1964

Kerusuhan rasial Singapura 1964
Bagian dari Konfrontasi
Tanggal21 Juli 1964 (1964-07-21)
3 September 1964 (1964-09-03)
LokasiKallang, Geylang dan berbagai distrik di Singapura
SebabKetengangan di antara etnis Tionghoa dan Melayu
MetodeKerusuhan
Hasil
  • Diberlakukannya jam malam di seluruh Singapura mulai dari 21 Juli hingga 2 Agustus serta 4 hingga 11 September[1]
  • Pembentukan Komisi Penyelidikan sementara[1]
  • Secara tidak langsung menyebabkan keluarnya dan merdekanya Singapura dari Federasi Malaysia
  • Disahkannya Pasal 12 dari Konstitusi Singapura setelah kemerdekaan
  • Diperingatinya Hari Kerukunan Ras pada tanggal 21 Juli setiap tahunnya
Pihak terlibat

Etnis Melayu di Singapura

Didukung oleh:
Aktivis sayap kanan pro-Melayu
Organisasi Bangsa Melayu Bersatu
[1]
Tokoh utama
Jumlah korban dan penangkapan
Korban jiwa23 (Juli)
13 (September)[1]
Cedera454 (Juli)
106 (September)[1]
Ditangkap3,568 (Juli)
1,439 (September)[1]
Ditahan945 (Juli)
268 (September)[1]
Didakwa715 (Juli)
154 (September)[1]

Kerusuhan ras 1964 terjadi di Singapura menjadi bagian dari Federasi Malaysia. Saat itu, peristiwa yang bertepatan dengan hari raya Maulid Nabi Muhammad tersebut telah terjadi di seluruh Malaysia.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j Singapore, National Library Board. "Communal riots of 1964 – Infopedia". eresources.nlb.gov.sg.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement