Kabupaten Padang Lawas

Kabupaten Padang Lawas
Transkripsi bahasa daerah
 • Surat Batakᯇᯑᯰ ᯞᯋᯘ᯲
Candi Sipamutung di Siparau, Barumun Tengah
Lambang resmi Kabupaten Padang Lawas
Peta
Peta
Kabupaten Padang Lawas di Sumatra
Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas
Peta
Kabupaten Padang Lawas di Indonesia
Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas (Indonesia)
Koordinat: 1°07′34″N 99°48′48″E / 1.126026°N 99.813309°E / 1.126026; 99.813309
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
Tanggal berdiri10 Agustus 2007
Dasar hukumUU Nomor 38 Tahun 2007
Ibu kotaSibuhuan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 17
  • Kelurahan: 1
  • Desa: 303
Pemerintahan
 • BupatiPutra Mahkota Alam Hasibuan
 • Wakil BupatiAchmad Fauzan Nasution
 • Sekretaris DaerahArpan Nasution
 • Ketua DPRDLuat Hasibuan
Luas
 • Total3.912,18 km2 (1,510,50 sq mi)
Populasi
 • Total280.764
 • Kepadatan72/km2 (190/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 98,15% Islam
  • 0,01% Lainnya[1]
 • BahasaIndonesia (resmi), Batak (Batak Angkola, Batak Mandailing)
 • IPMKenaikan 73,90 (2025)
 tinggi [3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1221 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanBB
Kode Kemendagri12.21 Suntingan nilai di Wikidata
APBDRp 1.128.120.000.000,- (2024)[4]
PADRp 47.500.000.000,- (2024)[4]
DAURp 528.309.409.000,- (2024)[5]
DAKRp 212.723.147.000,- (2024)[6]
Situs webpadanglawaskab.go.id

Kabupaten Padang Lawas (disingkat Palas; Surat Batak: ᯇᯑᯰ ᯞᯋᯘ᯲) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Sibuhuan. Pada akhir 2024, jumlah penduduk Kabupaten Padang Lawas sebanyak 280.764 jiwa.[2]

Kabupaten ini adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Kabupaten Padang Lawas resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 38 Tahun 2007, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2007, bersamaan dengan dibentuknya Kabupaten Padang Lawas Utara, menyusul RUU yang disetujui pada 17 Juli 2007.

Topologi dan klimatologi

Secara umum Kabupaten Padang Lawas memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata antara 14-36 °C. Berdasarkan ketinggian wilayahnya, Kabupaten Padang Lawas berada pada ketinggian (altitudo) 915 m di atas permukaan laut (dpl). Pada tahun 2007, Kabupaten Padang Lawas memiliki rata-rata curah hujan 167 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 167 mm/bulan. Curah hujan di Kabupaten Padang Lawas dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2003-2007), yaitu curah hujan tertinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu 2.014 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 168 mm/bulan. Sementara curah hujan yang terendah terdapat pada tahun 2004 yaitu 1.865 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 155 mm/bulan.[1]

Demografi

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Padang Lawas, jumlah penduduk pada tahun 2024 adalah 280.764 jiwa. Kelompok etnis dominan di Kabupaten Padang Lawas adalah suku Batak. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, persentasenya adalah Batak (89%), Jawa (7%), dan lainnya (4%), seperti Melayu, Minangkabau, Aceh, dan Nias. Orang Batak di Padang Lawas sebagian besar adalah Suku Angkola dan ada pula yang Mandailing. Penduduk Padang Lawas juga berbicara bahasa Batak Angkola dalam kehidupan sehari-hari, selain bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Riau, karena berbatasan dengan provinsi Riau di sebelah selatan.

Pemerintahan

Kepala daerah

No. Bupati Potret Partai Awal Akhir Masa jabatan Pemilihan umum Wakil
3   Putra Mahkota Alam Hasibuan
(Lahir 1984)
Golkar 20 Februari 2025 Petahana 1 tahun, 53 hari 2024 Achmad Fauzan Nasution

Dewan perwakilan

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[7] 2019–2024[8] 2024–2029
PKB 4 Penurunan 3 Penurunan 2
Gerindra 2 Kenaikan 3 Kenaikan 6
PDI-P 1 Steady 1 Kenaikan 2
Golkar 5 Steady 5 Steady 5
NasDem 1 Kenaikan 2 Steady 2
PKS 2 Penurunan 1 Kenaikan 3
Hanura 4 Steady 4 Penurunan 2
PAN 2 Kenaikan 4 Penurunan 3
PBB 1 Penurunan 0 Steady 0
Demokrat 4 Penurunan 3 Steady 3
PSI (baru) 1 Penurunan 0
PPP 3 Penurunan 2 Steady 2
PKPI 1 Steady 1
Jumlah Anggota 30 Steady 30 Steady 30
Jumlah Partai 12 Steady 12 Penurunan 10

Pembagian wilayah administrasi

Kabupaten Padang Lawas terdiri dari 17 kecamatan, 1 kelurahan, dan 303 desa dengan luas wilayah mencapai 3.892,74 km² dan jumlah penduduk sekitar 257.434 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 66 jiwa/km².[9][10]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Padang Lawas, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
12.21.11 Aek Nabara Barumun 25 Desa
12.21.07 Barumun 1 16 Desa
Kelurahan
12.21.16 Barumun Barat 10 Desa
12.21.13 Barumun Baru 13 Desa
12.21.10 Barumun Selatan 11 Desa
12.21.02 Barumun Tengah 29 Desa
12.21.09 Batang Lubu Sutam 20 Desa
12.21.03 Huristak 27 Desa
12.21.05 Huta Raja Tinggi 26 Desa
12.21.04 Lubuk Barumun 24 Desa
12.21.12 Sihapas Barumun 13 Desa
12.21.08 Sosa 16 Desa
12.21.15 Sosa Julu 12 Desa
12.21.17 Sosa Timur 13 Desa
12.21.01 Sosopan 22 Desa
12.21.06 Ulu Barumun 15 Desa
12.21.14 Ulu Sosa 11 Desa
TOTAL 1 303

Arkeologi

Patung perunggu Buddha yang ditemukan di Si Pamatung, Kecamatan Barumun Tengah.

Situs arkeologi Padang Lawas terletak sebagian di kabupaten ini. Mencakup daerah sekitar 1.500 km², situs arkeologi ini meliputi Kecamatan Barumun, Kecamatan Barumun Tengah, dan Kecamatan Sosopan sampai ke Kabupaten Padang Lawas Utara.[11][12]

Pariwisata

Tempat wisata alam & budaya

Di Kabupaten Padang Lawas banyak terdapat potensi wisata khususnya wisata–wisata alam dan wisata budaya. Potensi–potensi ini belum sempat dikelola oleh pemerintah secara maksimal. Beberapa tempat wisata di Kabupaten Padang Lawas antara lain sebagai berikut:

  1. Pemandian Aek Siraisan di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun
  2. Pemandian Aek Milas di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun
  3. Makam Oppu Parmata Sapihak di Desa Binabo, Kecamatan Barumun Baru
  4. Danau Gayambang di Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa
  5. Candi Sipamutung di Desa Siparau, Kecamatan Barumun Tengah
  6. Candi Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah
  7. Candi Sangkilon di Desa Sangkilon, Kecamatan Lubuk Barumun
  8. Gua Liang namuap, di Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa
  9. Pemandian Aek Hapung, di Desa Hapung, Kecamatan Ulu Sosa

Referensi

  1. ^ a b c "Kabupaten Padang Lawas Dalam Angka 2023" (pdf). www.padanglawaskab.bps.go.id. hlm. 12, 58, 141. Diakses tanggal 18 Maret 2023.
  2. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 November 2024.
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2025". www.sumut.bps.go.id. Diakses tanggal 6 Maret 2026.
  4. ^ a b "Postur APBD Kabupaten Asahan Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
  5. ^ "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
  6. ^ "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Sumatera Utara". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. 49. Diakses tanggal 23 November 2024.
  7. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Padang Lawas Periode 2014-2019
  8. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Padang Lawas 2019-2024[pranala nonaktif permanen]
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  11. ^ Susetyo, S. (2010), Kepurbakalaan Padang Lawas, Sumatera Utara: Tinjauan Gaya Seni Bangun, Seni Arca dan Latar Keagamaan (Tesis Magister Humaniora), Depok: Fakultas Pengetahuan Ilmu Budaya, Universitas Indonesia
  12. ^ Susetyo, S. (2006), "Some notes on the megalithic remains in Padang Lawas", Archaeology, Indonesian Perspective: R.P. Soejono's Festschrift, Jakarta: LIPI Press, hlm. 317–324

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement