Cornelis Johann Le Cocq d'Armandville
Cornelis Johann Le Cocq d'Armandville | |
|---|---|
Pastor Cornelis Johannes Le Cocq d'Armandville SJ | |
| Gereja | Katolik Roma |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 1879 |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Cornelis Johannes Le Cocq d’Armandville |
| Lahir | 25 Agustus 1846 Delf, Belanda |
| Meninggal | 27 Mei 1896 (umur 49) |
| Denominasi | Katolik Roma |
Cornelis Johannes Le Cocq d'Armandville 25 Agustus 1846 – 27 Mei 1896) adalah seorang tokoh misionaris Katolik yang sangat penting dalam sejarah perkembangan Gereja Katolik di Papua, yang meliputi Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Manokwari-Sorong, Keuskupan Agats dan Keuskupan Timika Ia mendapat tugas khusus untuk membuka pos misi Katolik di Tanah Papua. Pada 1894, ia memasuki wilayah Nueva Guinea dan meletakan dasar misi Katolik di atas pundak orang Papua. Bahkan mepertaruhkan nyawanya untuk mengembangkan karya misi keselamatan Allah di Tanah Papua. [1]
Riwayat Hidup
Nama lengkapnya adalah Cornelis Johannes Le Cocq d’Armandville, SJ. Ia lahir di Delf, Belanda pada 25 Agustus 1846 di Belanda. Meninggal di Kipia dan Mapar, Mimika Barat, Papua pada 27 Mei 1896. Le Cocq berasal dari tarekat Serikat Yesus (Jesuit). Ditahbisan sebagai imam pada tahun 1879. Kemudian menjadi tokoh misinaris yang amat penting dalam mengembangkan karya misi keselamtan Allah di Tanah Papua.[2]
Perjalanan Misi
Setelah ditahbiskan, pastor Cornelis melayani di berbagai wilayah Hindia Belanda, antara lain di Surabaya, Semarang, NTT dan terakhir di Papua. Ia dikenal tekun, disiplin, dan memiliki semangat misionaris yang tinggi.[3]
Kontak dan Baptisan Awal
Pada tanggal 22 Mei 1894, Le Cocq masuk di kampung Sekru, Fakfak, Papua Barat. Tanggal tersebut menjadi peristiwa yang amat penting bagi umat Katolik di Tanah Papua, karena diyakini sebagai hari memulainya misi Katolik di Tanah Papua. Dia juga membangun kontakdengan penduduk lokal yang beragama Muslim di wilayah itu. [4]
Dalam sepuluh hari, ia membaptis sebanyak 73 orang dalam tradisi gereja Katolik Roma. Baptisan ini kemudian menandai pula kehadiran misi Katolik di kalangan penduduk lokal. Peristiwa ini, yakni kontak awal dan baptisa ini menjadi peristiwa iman yang sangat penting bagi umat Katolik di tanah ini.[5]
Membuka Pos Misi Pertama
Pada akhir Mei 1894, pastor Le Coc mengelilingi pantai Kapaur (sekarang Fakfak). Ia mencari tempat yang baik untuk membuka pos misi Katolik. Dalam kunjungan beberapa tempat, ia melihat pulau Warhiranggah atau Bonyum sebagai tempat yang paling tepat untuk membuka pos misi Katolik perdana.[6]
Setelah memastikan, ia kembali ke Bonfia, Seram, Maluku mencari tukang bangunan, tenaga guru, dan mempersiapkan bahan bangunan. Pada akhir April 1895, ia bersama bruder Zinken SJ dan te Boekhorsot SJ sebagai tukang bangunan serta guru Christianus Palletimu memasuki kembali ke Kapaur. [7]
Pada tanggal 1 Mei 1895, ia bersama rombongan bertemu penduduk di kampung Raduria. Kemudian satu malam tidur di sebuah pondok yang dipersiapkan oleh penduduk lokal. Keesokan harinya, yakni pada 2 Mei 1895 memasuki di pulau Warhiranggah, atau Bonyum, yang belakangan ini diyakini sebagai pusat religi bagi umat Katolik regio Papua. [8]
Pos misi pertama ditandai dengan pembangunan pastoran, gereja, sekolah darurat, serta sumur. Sumurnya hingga saat ini masih dirawat baik. Christianus Pelletimu, seorang guru katekis asal Ambon yang beragama Protestan menjadi pengajar bagi 15 anak di sini. Kemudian hari pastor Le Cocq membaptis pula 86 orang di pulau misi tersebut.[9]
Wafat dan Warisan
d'Armandville diketahui wafat pada 27 Mei 1896 di Kipia dan Mapar, Kokonau, Mimika Barat, Papua Tengah. Ia dinyatakan tewas di wilayah itu secara misterius. Hingga saat ini penyebab kematiannya masih terdapat tiga versi yang berbeda. [10]
Ada yang sebut bahwa masyarakat lokal setempatlah yang membunuhnya. Ada pula yang meyakini bahwa anak buah kapal yang menghilangkan nyawanya. Pihal lain meyakini bahwa ia tewas karena gelombang air laut hingga membuatnya tenggelam di laut.[11]
Jasadnya hingga saat ini belum belum ditemukan. Meski demikian, nyawanya menjadi dasar misi Katolik sekalgus menjadi pijakan utama dalam pertumbuhan iman bagi umat Katolik di Tanah Papua. [12]
Setelah wafatnya, misi di Papua dilanjutkan oleh Misionaris Hati Kudus (MSC) yang tiba pada tahun yang sama. Kemudian diikuti oleh Ordo Fraterum Minorum (OFM), Ordo Santo Agustustinus (OSA), dan Ordo Salib Suci (OSC).[13]
Referensi
- ^ "130 Tahun Misi Katolik Di Tanah Papua, Pulau Bonyom Dijadikan Situs Bersejarah | Jubi Papua" (dalam bahasa American English). 2024-05-22. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "Menelisik Pastor Le Cocq di Kota Pala (New Guinea)". Papuapos Nabire (dalam bahasa Inggris). 2024-03-24. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "128 Tahun Lalu Pastor Le Cocq Merintis Karya Misi Katolik di Tanah Papua". Suara Papua. 2022-05-25. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ Komsoskms.org (2023-04-26). "Agama Katolik Masuk di Sekru". KOMSOS KEUSKUPAN MANOKWARI-SORONG. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ Letsoin, Ronaldo (2022-08-24). "Dibaptis Oleh Pastor Cornelis Le Cocq d'Armanville, Orang Kampung Torea Adalah Umat Katolik Pertama di Tanah Papua". DETIK PAPUA. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "Google Search". www.google.com. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ admin (2025-07-08). "Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Tanah Papua". TIIRUU. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "Telusuri Jejak Pastor Cornelis Le Cocq d'Armandville Lewat Seminar dan Diskusi Publik". Tribunpapuabarat.com. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ Itlay, Soleman (2025-08-04). "Mengenal Pos Misi Katolik Pertama di Papua". Adil Untuk Perubahan (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ Barat, Wahana News Papua (2023-05-21). "Sang Jago Tuhan Bekerja di Ladang Tuhan, Pater Le Cocq d'Armandville, SJ". Wahana News Papua Barat. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ Itlay, Soleman (2025-09-12). "Cerita Singkat Awal Kehadiran Gereja Katolik di Wilayah Asmat – Agats". Adil Untuk Perubahan (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "Nyawa Le Cocq Dasar Misi Katolik Papua | Jubi Papua" (dalam bahasa American English). 2022-05-23. Diakses tanggal 2025-10-08.
- ^ "5 Keuskupan Katolik Di Tanah Papua Bentuk Tim Penelusuran Sejarah | Jubi Papua" (dalam bahasa American English). 2024-05-22. Diakses tanggal 2025-10-08.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


