Badan Perwakilan Sementara Indonesia Timur

Badan Perwakilan Sementara Negara Indonesia Timur adalah badan legislatif sementara Negara Indonesia Timur, sebuah negara federal yang disponsori Belanda di dalam Republik Indonesia Serikat. Badan ini dibentuk setelah kesimpulan dari Konferensi Denpasar 1946 untuk menjalankan parlemen sementara sebelum pemilihan dapat diadakan.

Pada Mei 1949, diadakan pemilihan umum di Indonesia Timur, dan setelah hasilnya, Badan Perwakilan Sementara dibubarkan pada 20 Februari 1950, diganti dengan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Timur terpilih.[1]

Ketua

Sepanjang keberadaan Badan Perwakilan Sementara, debat parlementer dipandu oleh seorang ketua, yang dipilih dari kalangan perwakilan dan dilantik oleh presiden.[2]

No. Potret Nama Konstituensi Masa jabatan Wakil ketua
Term start Term end
1 Tadjoeddin Noor Sulawesi Selatan 24 Desember 1946 29 April 1947 Sulaiman Binol
Abdoellah Daeng Mappoedji
2 Mohammad Kaharoeddin Sumbawa 2 Juni 1947 20 Desember 1949 Arnold Mononutu
Abdul Hamid Daeng Magassing

Daftar Anggota[3]

70 orang wakil daerah dan golongan yang menghadiri Konferensi Denpasar diangkat menjadi anggota Dewan Perwakilan Sementara Negara Indonesia Timur, dengan nama-nama sebagai berikut:

Konstituensi Nama Pekerjaan
Sulawesi Selatan Andi Ronda Anggota Swapraja (Zelfbestuur) Sidenreng (Pabicara Arawa)
La Sandara
Andi Iskandar Anggota Swapraja (Zelfbestuur) Soppeng (Aru Bila)
Maddoesila daeng Paraga Anggota tertinggi Swapraja (Zelfbestuur) Bone (Makadange Tara Bone)
Andi Massarappi Anggota Swapraja (Zelfbestuur) Bone (Aru Matjege)
Andi Gappa Anggota Swapraja (Zelfbestuur) Bone (Aru Tibodjong)
Abdullah daeng Mappoedji Hakim di Makassar
Baoesat Bestuur-Assisten di Bone
Moehamad Akib Ketua Majelis Islam di Makassar
Nadjamoeddin daeng Malewa Anggota Adviesraad A.R.C.
Mr. S. Binol Hakim di Makassar
G. R. Pantouw Direktur Perusahaan Transportasi "Indonesia”
Sonda Daeng Mattajang Penasihat Urusan Indonesia, diperbantukan pada Residen Sulawesi Selatan
Mr. Tadjuddin Noor Advokat di Makassar
R. Claproth Pimpinan Panti Asuhan Kota Makassar, Ketua Seksi Penyelesaian Sengketa Hukum
Mr. Teng Tjing Leng Advokat, Anggota Dewan Kotapraja Makassar
Minahasa E. D. Dengah Anggota Adviesraad A.R.C.
E. Katoppo Inspektur Sekolah Rakyat
H. J. Wenas Hukum Besar Tondano
Sulawesi Utara Ajoeba Wartabone H. P. B. Gorontalo
Tom Olii Penasehat Urusan Islam, Ketua Majelis Islam di Gorontalo
Sulawesi Tengah (Donggala) Tjatjo Idjasa Kepala Distrik Palu-Timur
Daeng Maradja Lamakarate Bestuur-Assisten Sabang (Poso)
Wongko Lemba Talasa Bestuur-Assisten Poso
Intje Achmad Dachlan Ajun Penilik Sekolah Banggai
Sangihe-Talaud Jan Engelbert Tatengkeng Kepala Sekolah Rakjat Tahuna
W. A. Sarapil Kepala Swapraja (Zelfbestuurder) Tabukan
Maluku Utara Iskandar Muhammad Djabir Sjah Sultan Ternate
Zainal Abidin Alting Wedana Djogugu Tidore
Maluku Selatan Julius Tahija Kapten KNIL, anggota Adviesraad A.R.C.
D. P. Tahitoe Dokter pribumi pemerintah (Gouv. Indisch Arts)
Eliza Urbanus Pupella Kepala Sekolah Partikulir Ambon
Bali Mr. Anak Agoeng Ngoerah Ktoet Djelantik Kepala Urusan Hukum Paruman Agung
I Goesti Bagoes Oka Sekretaris Paruman Agung
Tjokorda Gde Raka Soekawati Anggota Adviesraad A.R.C.
Mr. I Gede Panetja Hakim di Denpasar
Ida Anak Agung Gde Agung Raja Gianyar
Made Mendra Ambtenaar diperbantukan guru
Anak Agung Pandji Tisna Raja Buleleng
Lombok Raden Noena Noeraksa Ketua Lombokraad
I Goesti Bagoes Oka Afdeelingssekretaris (Hoofdcommies)
Laloe Mahnep Kepala Distrik Sakra
Laloe Srinate Kepala Distrik diperbantukan.
Laloe Abdoerahman Kepala Distrik Ampenan Barat
Timor dan Kepulauan Gabriel Manek Pastor
Izaak Huru Doko Guru di Kupang
Alex Rotti Pendeta
Flores P. J. Raats Professor Theologie Groot Seminarie
Lodevicus Emmanuel Manteiro Guru
A. Conterius Pastor
Sumbawa Muhammad Kaharuddin III Sultan Sumbawa
Laloe Hasan Moestami Sekretaris Sultan Sumbawa
Abdoelmoetalib Daeng Taloe Ketua Dewan Kepala Negeri (Raad van Landhoofden) di Bima
Sumba T. Oemboe Toenggoe Billi Kepala Swapraja (Zelfbestuurder) Memboro
Lede Kaloembang Bestuur-asisten
Anggota yang diangkat Achmad Sjehan Bachmid Redaktur „Pelita" di Tomohon
Ph. van Emstede Perwakilan Urusan Perdagangan di Dinas Kehutanan Makassar
H. A. van Goor Perwakilan British American Tobacco Company di Makassar
Han Boen Hiong Sekretaris Chineesche Handelsvereniging di Ambon
Syech Hasan bin Ahmad Alamoedi Anggota Dewan Sulawesi Selatan, Makassar
Th. M. H. Janssens Kontrolir Bea Masuk dan Ekspor serta Cukai di Manado
Adrial Doema Andilolo Ketua Dewan Swapraja (Zelfbestuurscollege) Tanah Toraja
Hadji Moechtar Luthfi Penasehat Urusan Agama Islam Timur Raya di Makassar
Anto Cornelis Manoppo Journalist (Bolaang Mongondow)
R. J. Metekohy Administratur Keuangan kelas 2, Ambon
Oen Sik Hien Pedagang di Denpasar
Dr. L. Onvlee Ahli bahasa dari Lembaga Alkitab Belanda di Sumba
Fran Alexander Pandeirot Pitoi Juru mudi Angkatan Laut Kerajaan Belanda
Mr. The Sing Hoo Pengacara dan Jaksa di Manado
Mr. Tjia Kok Tjiang Referendaris Kepala Bagian Hukum Kantor Residen Makassar

Bibliografi

Agung, Ide Anak Agung Gde (1995). From the Formation of the State of East Indonesia Towards the Establishment of the United States of Indonesia (dalam bahasa Inggris). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. ISBN 979-461-216-2.

Bastiaans, W.Ch.J. (1950). "Personalia van Staatkundige Eenheden Regering en Volkesvertegenwoordiging in Indonesie" (PDF). Diakses tanggal 12 February 2022.

Catatan

  1. ^ Agung 1995, hlm. 722.
  2. ^ Agung 1995, hlm. 837.
  3. ^ Propinsi Sulawesi. Jakarta: Kementerian Penerangan. 1952. hlm. 122–124. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement