Azis Subekti
Azis Subekti | |
|---|---|
Foto Formal Azis Subekti menggunakan jas hitam dasi merah dan peci hitam | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Mulai menjabat 4 Februari 2025 Pengganti Antar Waktu | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya |
| Daerah pemilihan | Jawa Tengah VI |
| Mayoritas | 17.368 (2024) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 13 Oktober 1975 Wonosobo, Indonesia |
| Partai politik | Gerindra |
| Almamater | Universitas Muhammadiyah Jakarta (S.T.) Universitas Indonesia (M.T.) |
| Pekerjaan | Politikus |
Azis Subekti, M.T. (lahir 13 Oktober 1975) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejak 4 Februari 2025 menggantikan Prasetyo Hadi yang dilantik sebagai Menteri Sekretaris Negara.[1] Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI dan Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya.
Dalam berbagai kesempatan, Azis Subekti menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, serta penegakan prinsip demokrasi yang berkeadilan. Ia menekankan perlunya birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Selain itu, ia juga menyoroti peran pendidikan, partisipasi masyarakat, serta kepastian hukum dalam mendorong pembangunan nasional dan daerah.[2]
Azis memiliki rekam jejak aktif dalam organisasi, diantaranya:[2]
1. Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
2. Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Wonosobo.
3. Ketua Bidang IPTEK PD IRM Kab. Wonosobo.
4. Ketua DKM Masjid Al- Ikhlas.
5. Pembina TPA Masjid Al Ikhlas-Dalang, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.
6. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra.[2]
Dalam refleksi pemikirannya, Azis Subekti juga mengaitkan isu sosial dan politik dengan konteks kebudayaan. Ia menyoroti peran agama sebagai landasan etika dalam kehidupan bermasyarakat, olahraga—khususnya sepak bola—sebagai ruang ekspresi kolektif dan pemersatu sosial, serta sastra sebagai medium refleksi kritis terhadap realitas sosial. Menurutnya, ketiga unsur tersebut memiliki kontribusi dalam membentuk karakter masyarakat dan memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika demokrasi modern.[2]
Terkait komitmen dan cita-citanya sebagai legislator, Azis Subekti menyatakan fokus pada upaya memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya konsistensi antara nilai, gagasan, dan tindakan politik, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi sebagai bagian dari pembangunan politik yang berkelanjutan.[2]
Referensi
- ^ Sutrisna, Tria (04-02-2025). Jessi Carina (ed.). "DPR RI Lantik 5 Anggota Dewan Baru, Gantikan Fadli Zon hingga Sugiono yang Jadi Menteri". kompas.com. Diakses tanggal 04-02-2025.
- ^ a b c d e "Profil: Kedalaman Pemikiran, Komitmen, dan Cita-Cita Azis Subekti". gerindra.id. Partai Gerakan Indonesia Raya. 2025-08-14. Diakses tanggal 2026-01-14.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






