Abdul Wahid (politikus)
Abdul Wahid | |
|---|---|
| Gubernur Riau ke-15 | |
| Masa jabatan 20 Februari 2025[a] – 5 November 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Wakil | Sofyan Franyata Hariyanto |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 24 September 2024 | |
| Grup parlemen | Partai Kebangkitan Bangsa |
| Daerah pemilihan | Riau II |
| Mayoritas | 55.770 suara (2019) 101.876 suara (2024) |
| Anggota DPRD Provinsi Riau | |
| Masa jabatan 2009–2019 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 21 November 1980 Belaras, Mandah, Indragiri Hilir, Indonesia |
| Partai politik | PKB |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (S.Pd.I.) Universitas Riau (M.Si.) |
| Pekerjaan | Politikus, pengusaha |
|
| |
Abdul Wahid (lahir 21 November 1980) adalah pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Riau periode 2025–2030.[2] Sebelumnya, ia merupakan anggota DPR-RI periode 2019–2024 mewakili dapil Riau II dari Partai Kebangkitan Bangsa dan anggota DPRD Provinsi Riau dua periode sejak 2009 hingga 2019. Di samping karier politiknya, Wahid juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha.[3]
Kehidupan awal dan pendidikan
Abdul Wahid berasal dari keluarga perantau Minangkabau.[3][4][5] Ia lahir di Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Masa kecilnya diwarnai oleh kondisi ekonomi yang menantang, terutama setelah ayahnya wafat saat ia berusia 10 tahun.[3] Sejak saat itu, ia turut membantu mengelola kebun kelapa milik keluarga untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Pendidikan dasar ia tempuh di SD Negeri Sei Simbar, lulus pada tahun 1994. Ia melanjutkan ke MTs Sei Simbar dan menyelesaikan pendidikan menengah pada 1997.[6] Selanjutnya, Wahid menempuh pendidikan agama di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin, Agam, hingga lulus pada tahun 2000.[7] Pendidikan tinggi ia lanjutkan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, jurusan Pendidikan Agama Islam, dan meraih gelar Sarjana (S-1) pada 2004. Ia kemudian mengambil kuliah S-2 Ilmu Politik dan meraih gelar Magister Sains dari Universitas Riau pada 2021.[8]
Karier politik
Abdul Wahid mulai aktif dalam dunia politik sejak awal 2000-an. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Riau selama dua periode, yaitu 2002–2004 dan 2004–2009.[9] Ia juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 2002–2003.[10]
Kariernya berlanjut dengan menduduki posisi Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKB Riau pada 2006–2011, sebelum kemudian dipercaya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau sejak 2011.[11]
Pada tingkat legislatif, Wahid menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD Provinsi Riau selama dua periode, dari 2009 hingga 2019.[6] Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di tingkat nasional sebagai anggota DPR RI.
Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Anggota DPR RI, Abdul Wahid maju dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 sebagai calon Gubernur Riau. Ia berpasangan dengan S. F. Hariyanto sebagai calon Wakil Gubernur Riau.[12]
Pasangan ini berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan tersebut, sehingga Abdul Wahid ditetapkan sebagai Gubernur Riau terpilih untuk periode 2025 hingga 2030.[7]
Kegiatan organisasi dan bisnis
Selain aktivitas politik, Wahid juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Tanfidziah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau periode 2011–2017, serta sebagai Pembina Pimpinan Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PD Perti) Riau untuk periode 2022–2027.[13] Dalam bidang olahraga, Wahid menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Riau sejak 2016.[13]
Di luar kegiatan sosial dan politik, Wahid juga dikenal sebagai seorang pengusaha. Ia menjabat sebagai Direktur PT Malay Nusantara Cipta sejak tahun 2002.[7]
Kontroversi
Abdul Wahid terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Riau pada 3 November 2025.[14] Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya dari Dinas PUPR-PKPP Riau dan Staf ahli Gubernur, pada 5 November 2025.[15] Abdul Wahid diduga melakukan tindak pemerasan, dengan meminta jatah uang dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau.[16] Untuk menggantikan tugas-tugas Gubenur dalam menjalani proses hukum, Kementerian Dalam Negeri telah menunjuk wakilnya Sofyan Franyata Hariyanto sebagai pelaksana tugas.[17]
Catatan
- ^ Berstatus non-aktif sejak 5 November 2025, jabatan diisi oleh Pelaksana Tugas Sofyan Franyata Hariyanto
Referensi
- ^ "Sempat Dipecat, Mafirion Akhirnya Jadi PAW Abdul Wahid di DPR RI". RiauOnline. 29 September 2024. Diakses tanggal 5 February 2025.
- ^ Catat! Ini Daftar Anggota DPR RI di Komisi I hingga Komisi XI, diakses 30 September 2021.
- ^ a b c "Profil Abdul Wahid, Gubernur yang Pimpin Kepala Daerah Riau ke Jakarta". BeritaSatu. Diakses tanggal 03 Juni 2025.
- ^ "Iwan Pansa Sayangkan Abdul Wahid Tak Jujur Sampaikan Jati Diri Berdarah Minang - Urbannews.id". 8 Okt 2024. Diakses tanggal 4 Jun 2025.
- ^ https://www.cakaplah.com/berita/baca/111141/2024/06/02/pelantikan-imamika-abdul-wahid-harap-mahasiswa-minang-mewarisi-intelektualitas-leluhur
- ^ a b Siregar, Raja Adil. "Profil Abdul Wahid-SF Hariyanto, Pemimpin Baru Riau yang akan Dilantik Prabowo". detiksumut. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ a b c "H. Abdul Wahid, S.Pd.I." Tribunnews.com. 2025-06-03. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ "Biodata Abdul Wahid Gubernur Riau Terpilih, Cagub Termuda yang Disupport Langsung Ustaz Abdul Somad". Bangkapos.com. Diakses tanggal 4 Jun 2025.
- ^ "Profil Abdul Wahid, Anggota DPR RI Siap Bertarung di Pilgub Riau". suara.com. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ "Abdul Wahid: Dari Anak Pesantren hingga Menjadi Gubernur Riau". GoRiau.com. 2025-02-20. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ "Riwayat Pendidikan dan Karier Abdul Wahid Gubernur Riau Dilantik Prabowo, 10 Tahun Jadi Anggota DPRD". Tribunnewsmaker.com. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ "PASANGAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL. GUBERNUR RIAU TAHUN 2025 – 2029" (PDF). riau.kpu.go.id. Diakses tanggal 03 Juni 2025.
- ^ a b Redaksi. "Profil Abdul Wahid, Gubernur Riau Terpilih Hasil Real Count Pilkada 2024 Pilgubri Unggul di 10 Kabupaten/Kota - Riau Pos - Halaman 2". Profil Abdul Wahid, Gubernur Riau Terpilih Hasil Real Count Pilkada 2024 Pilgubri Unggul di 10 Kabupaten/Kota - Riau Pos - Halaman 2. Diakses tanggal 2025-06-03.
- ^ "OTT, KPK Tangkap Gubernur Riau Abdul Wahid". Diakses tanggal 4 Nov 2025.
- ^ Haryanti Puspa Sari; Jessi Carina (5 November 2025). "KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid Tersangka Kasus Pemerasan". Kompas.com. Diakses tanggal 5 November 2025.
- ^ "KPK tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid tersangka kasus pemerasan, diduga minta 'jatah preman' Rp7 miliar". BBC News Indonesia. 5 November 2025. Diakses tanggal 5 November 2025.
- ^ Fika Nurul Uya; Danu Damarjati (5 November 2025). "Kemendagri Tunjuk Wagub Riau Jadi Plt Gubernur Usai Abdul Wahid Tersangka". Kompas.com. Diakses tanggal 5 November 2025.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Edy Nasution |
Gubernur Riau 2025–sekarang |
Petahana |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





