Valaya Alongkorn, Putri Phetchaburi

Valaya Alongkorn
วไลยอลงกรณ์
Putri Phetchaburi
Kelahiran(1884-04-16)16 April 1884
Grand Palace, Bangkok, Siam
Kematian15 Februari 1938(1938-02-15) (umur 53)
Istana Kandhavas, Bangkok, Siam
Nama lengkap
Valaya Alongkorn Narindorn Debyakumari
WangsaDinasti Chakri
AyahChulalongkorn (Rama V)
IbuSavang Vadhana
Tanda tanganValaya Alongkorn วไลยอลงกรณ์

Valaya Alongkorn, Putri Phetchaburi (Thai: วไลยอลงกรณ์; RTGS: Walai Alongkon; 16 April 1884 – 15 Februari 1938), adalah seorang putri Siam (kemudian Thailand), dan anggota Dinasti Chakri. Beliau merupakan putri dari Raja Chulalongkorn dan Savang Vadhana. Kakak laki-lakinya, Vajirunhis, adalah Putra Mahkota Siam yang pertama. Beliau juga merupakan kakak perempuan dari Mahidol Adulyadej, Pangeran Songkla, serta bibi kandung dari Raja Ananda Mahidol dan Raja Bhumibol Adulyadej.[1]

Kelahiran

Putri Valaya Alongkorn lahir pada 16 April 1884 di Istana Besar. Beliau adalah putri ke-43 dari Raja Chulalongkorn, dan anak ke-5 dari Savang Vadhana, permaisuri sekaligus saudara tiri Raja Chulalongkorn (yang kemudian menjadi Ratu Sri Savarindira). Nama lengkap pemberian ayahnya adalah Valaya Alongkorn Narindorn Debyakumari (Thai: วไลยอลงกรณ์ นรินทรเทพยกุมารี). Beliau memiliki 6 saudara kandung, yang terdiri dari 3 kakak laki-laki, 1 kakak perempuan, 1 adik perempuan, dan 1 adik laki-laki:

Ketika beliau berusia 3 tahun, ibundanya menyerahkannya kepada saudarinya sendiri, Ratu Saovabha Phongsri, untuk diasuh sebagai anak angkat. Hal ini dikarenakan Ratu Saovabha telah kehilangan putri-putrinya sendiri: Bahurada Manimaya dan seorang putri lainnya yang meninggal tak lama setelah lahir. Mereka tinggal bersama di kediaman Suddha Sri Abhiromya di bagian dalam istana (Grand Palace).

Masa Kecil

Sang putri menempuh pendidikan di Sekolah Kerajaan Kumari, yang menyelenggarakan kelas di dalam Balai Singgasana Amarin Winitchai. Saat ayahnya, Raja Chulalongkorn, melakukan perjalanan ke Asia Selatan pada tahun 1896, Valaya Alongkorn beserta banyak saudara perempuannya ikut serta mendampingi kunjungan ke Jawa, Singapura, dan Malaya. Setelah ayahnya menyelesaikan tur Eropa pertamanya, beliau membangun Istana Dusit dan kediaman lainnya, termasuk Istana Vimanmek. Pada usia 17 tahun, sang putri pindah dan mulai tinggal bersama ayah, ibu, dan saudara tiri lainnya di istana-istana baru tersebut.

Ketika Villa Taman Empat Musim atau Suan Si Ruedu selesai dibangun, beliau pindah ke vila tersebut hingga kematian ayahnya pada 23 Oktober 1910. Beliau kemudian pindah lagi untuk tinggal bersama Ratu Saovabha Phongsri di Istana Phayathai.

Gaya Hidup

Putri Valaya Alongkorn adalah seorang pembaca yang sangat rajin. Beliau sangat menyukai buku dan menghabiskan waktu luangnya untuk membaca, baik siang maupun malam, sejak masih kecil. Pengasuhnya bahkan sering kali harus menyembunyikan buku-bukunya agar beliau mau tidur. Namun, upaya itu sia-sia karena sang putri selalu bisa menemukan buku lain di perpustakaan pribadinya. Di waktu sore, setelah menyelesaikan tugas-tugas kerajaannya, beliau selalu membaca atau menulis. Beliau juga mahir merajut dan merupakan seorang juru gambar yang terampil.

Dalam kesehariannya, beliau selalu berpakaian gaya Eropa. Sang putri tidak terlalu menyukai perhiasan yang mencolok, kecuali kalung mutiara yang beliau buat sendiri. Ke mana pun beliau pergi, kalung mutiara tersebut selalu melingkar di lehernya.

Tugas Kerajaan

Putri Valaya Alongkorn menaruh perhatian yang sangat besar pada pendidikan perempuan Thailand. Beliau merupakan penyokong Sekolah Rajini dan mendirikan sekolah khusus perempuan lainnya, Sekolah Rajini Bon. Beliau juga mendonasikan dana pribadinya kepada Kementerian Pendidikan untuk membangun Vittayalongkorn Educational College (yang kemudian menjadi Universitas Rajabhat Valaya Alongkorn, Provinsi Pathum Thani).

Beliau sangat dekat dengan saudara tirinya, Raja Vajiravudh, yang naik takhta menggantikan Chulalongkorn. Berkat penguasaan bahasa Inggrisnya yang sangat baik, beliau memainkan peran kunci dalam menyambut banyak tamu asing, termasuk anggota kerajaan dari negara lain, dalam upacara penobatan raja baru pada tahun 1911.

Pada 11 November 1911, Raja Vajiravudh memberinya gelar kerajaan "Putri Bejraburi" (Krom Luang Bejraburi Rajasirindhorn (Thai: กรมหลวงเพชรบุรีราชสิรินธร)). Beliau dianugerahi pangkat Krom Luang, yang merupakan tingkat ke-3 dalam sistem kepangkatan Krom.

Saat Raja Vajiravudh mangkat pada tahun 1925, adik laki-lakinya, Prajadhipok, naik takhta. Sang raja meminta sang putri untuk merancang gaun bagi istrinya, Putri Rambai Barni, untuk upacara penobatan sebagai ratu baru. Gaun yang beliau rancang bergaya Eropa dan membuat Ratu Rambai Barni menjadi pusat perhatian utama dalam upacara tersebut.

Masa Tua

Setelah kematian Saovabha Phongsri pada 20 Oktober 1919, beliau pindah dari Istana Phayathai ke Villa Kerajaan Suan Sunandha di kompleks Istana Dusit. Setahun kemudian, beliau didiagnosis mengidap penyakit paru-paru. Beliau sempat menjalani pengobatan di Eropa, kemudian pindah untuk tinggal di Istana Srapathum bersama ibu kandungnya, Savang Vadhana. Beliau terus menjalani perawatan medis hingga akhir hayatnya. Putri Valaya Alongkorn wafat pada 15 Februari 1938 akibat kanker paru-paru pada usia 53 tahun.

Jenazahnya disemayamkan di Balai Singgasana Dusit Maha Prasat, Istana Besar. Saat itu, pemerintah tidak memiliki dana yang cukup untuk membangun Krematorium Kerajaan di Sanam Luang. Oleh karena itu, Raja Ananda Mahidol (keponakannya) dan Savang Vadhana memberikan kontribusi dana pribadi mereka, yang kemudian ditambah oleh pemerintah untuk pembangunan krematorium. Upacara Kremasi Kerajaan dilaksanakan pada 14 Mei 1941. Ratu Sri Savarindira diwakili oleh Raja Ananda Mahidol, yang memimpin seluruh ritual kremasi bersama anggota keluarga kerajaan lainnya.

Setelah kematiannya, Raja Ananda Mahidol secara anumerta mengubah status kerajaannya dari Somdet Phra Chao Boromwongse Ther menjadi Somdet Phra Ratcha Pitucha (secara harfiah berarti: "Bibi Putri Sang Raja") sebagai bentuk penghormatan khusus.

Tanda Kehormatan

Leluhur

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Wayback Machine" (PDF). www.ratchakitcha.soc.go.th. Diakses tanggal 9 Mei 2026.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement