Tajurbuntu, Pancalang, Kuningan

Tajurbuntu
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenKuningan
KecamatanPancalang
Kode pos
45557
Kode Kemendagri32.08.22.2004 Suntingan nilai di Wikidata
Luas99.0852 Ha
Jumlah penduduk1.814 jiwa
Kepadatan-
Peta
PetaKoordinat: 6°49′5″S 108°28′49″E / 6.81806°S 108.48028°E / -6.81806; 108.48028

Tajurbuntu adalah desa di kecamatan Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.

Sejarah

Menurut sesepuh desa Tajurbuntu, dulunya desa Tajurbuntu bernama “ajir buntu” kata ajir berarti patok atau ciri ditengah desa dan buntu yang berarti menunggu tiga tempat, tempat tersebut antara lain Dukuh, Larangan, Hantap. Orang yang pertama diperintahkan untuk membangun desa sekaligus menyebarkan syari'at Agama Islam di Tajurbuntu yaitu Kyai Dasuki yang berasal dari Banten Kulon. Namun setelah membangun desa Tajurbuntu Ia pergi. Penerus Kyai Dasuki untuk membangun desa Tajurbuntu adalah bapak buyut Demang Banjar Wekasan yang berasal dari Mandala, dan istrinya bernama Mariyam dari desa Randobawa.

Gedung sarana pendidikan pertama di desa Tajurbuntu bernama BanjarWinaya yang ditempati oleh Banjar Wekasan. Selain itu ada juga saran ibadah pertama di desa tajurbuntu yaitu yang sekarang menjadi warung klontong berdampingan dengan posisi mesjid yang sekarang, dan juga pohon LOA yang merupakan pohon tertua di desa Tajurbuntu yang sekarang keberadaannya sudah tiada.

Di desa Tajurbuntu ada juga berbagai candi. Candi pertama terdapat di hulu dayeuh (tempat bersemayamnya jenajah pangeran Purba Nyisese dan istrinya Nyi Sita Aganda). Candi kedua terdapat di peujeh (tempat bersemayamnya Pangeran Sahrun dan Ibu Geden Pancawati). Candi ketiga (makam dari Pangeran Banten Buyut Jampang). Candi keempat terdapat di keramat (makam Pangeran Surya Dilaga). Candi kelima (Kikeden Jaya Panghalang).

Profil Daerah

Batas Wilayah

Batas wilayah kelurahan Tajurbuntu

  • Di sebelah utara berbatasan dengan desa Rajawetan .
  • Di sebelah selatan berbatasan dengan desa Randobawa ilir .
  • Di sebelah barat berbatasan dengan desa Mandirancan .
  • Di sebelah timur berbatasan dengan desa Pancalang .

Geografis

Kelurahan Tajurbuntu dipengaruhi oleh iklim tropis dan angin muson, dengan temperatur bulanan berkisar antara 18 °C - 32 °C serta curah hujan berkisar antara 2.000 mm - 3.000 mm per tahun. Pergantian musim terjadi antara bulan November - Mei adalah musim hujan dan antara bulan Juni - Oktober adalah musim kemarau.

Ekonomi

Orang-orang Tajurbuntu dikenal sebagai petani yang ulet. Selain itu, banyak juga yang merantau baik di jakarta maupun di luar Jawa.

Pertanian

Hampir seluruh masyarakat Tajurbuntu adalah petani, selain menanam padi mereka juga menanam tanaman lainnya seperti palawija, ketela pohon, ubi jalar dan lain sebagainya.

Perkebunan

Hasil perkebunan yang biasanya dibudidayakan kebanyakan dari jenis buah-buahan seperti: pisang, mangga, rambutan dan juga melinjo.

Demografi

Penduduk kelurahan Tajurbuntu berjumlah 1.814 Jiwa.

Pendidikan

Sekolah dasar yang ada di kelurahan Tajurbuntu antara lain:

  • SD Negeri Tajurbuntu
  • TK Bougenvil
  • TPA
  • KOBER/PAUD Surya Gemilang
  • RA Raudhatul jannah



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement