Simpang Kelayang, Kelayang, Indragiri Hulu
Simpang Kelayang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Riau | ||||
| Kabupaten | Indragiri Hulu | ||||
| Kecamatan | Kelayang | ||||
| Kode pos | 29352 | ||||
| Kode Kemendagri | 14.02.03.1019 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Simpang Kelayang merupakan salah satu desa di kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia.
Nama “Simpang Kelayang” berasal dari letak atau posisinya yang berada di simpang atau persimpangan Jalan Raya Lintas Selatan Rengat - Taluk Kuantan. Desa ini dahulu merupakan kawasan pemukiman kecil yang didiami oleh masyarakat Melayu setempat, kemudian berkembang menjadi desa dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah karena adanya perantau dari berbagai daerah yang menetap di sini.
Sebagian besar masyarakat Desa Simpang Kelayang masih memegang erat tradisi dan adat istiadat Melayu. Kehidupan masyarakat desa juga sangat dipengaruhi oleh letak geografis yang strategis karena menjadi jalur penghubung antarwilayah, sehingga Desa Simpang Kelayang berkembang sebagai pusat kegiatan masyarakat sekitar.
Mayoritas penduduk Desa Simpang Kelayang adalah suku Melayu. Selain itu, terdapat juga beberapa suku pendatang seperti Jawa, Minang, Batak, Banjar, dan Sunda yang sudah berasimilasi dengan masyarakat setempat. Meskipun terdiri dari berbagai latar belakang, kehidupan masyarakat berlangsung harmonis dengan adat dan budaya Melayu sebagai identitas utama desa.
Bahasa sehari-hari dalam percakapan, masyarakat banyak menggunakan bahasa Melayu dialek Kelayang. Masyarakat dari suku Jawa, Minang, dan Batak kadang juga menggunakan bahasa daerah mereka di lingkungan keluarga. 1.mengenai aparat pemerintahan desa tempat saya bagus dan cepat klo ada apa"
2.data dasar desa, nama desa diambil dari simpang 3 dan di beri nama desa simpang kelayang
3.komunikasi masyarakat desa, baik dan ramah
4.kearipan local masyarakat, di kelayang ada namanya kolam loyang disitu banyak sejarah contohnya ada sejarah buwaya,putri kayangan dan banyak yg lainnya
5.kegiyatan usaha tani masyarakat, sebagian banyak petani sawit ,karet,padi,dan lain" tapi dominan yg paling banyak tu sawit karna sangat menjanjikan uwangnya
6.organisasi masyarakat desa, rwe kami bagus dan ramah , rt kami pun bagus cepat dan sigap ,polisi kami pun cepat dan sigap , apa lagi masyarakat nya baik semua dan sigap dan yg lain" nya pun gitu
7.pembagunan di desa , sama aja sih kayak dulu belum ada yg berubah
8.usaha tani. usaha tadi masyarakat sangat dinggi tapi di sini banyak ninja sawit atau di bilang pencuri lah sudah sering tertangkap tapi tidak ada jeranya menurut saya lebih baik di kasih kerja bagi ninja sawit biyar petani sawit tenang
9.perubahan yg terjadi di desa, tidak ada perubahan di desa karna gitu" aja tidak ada pembagunan di desa saya
10.mobilitas warga desa, b aja sih
Pranala luar
- (Indonesia) Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau tahun 2021
- (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
- (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



