Satuan Antariksa Koopsudnas

Satuan Antariksa Koopsudnas
AktifJanuari 29, 2026; 2 bulan lalu (2026-01-29)
NegaraIndonesia Indonesia
CabangTNI Angkatan Udara
Tipe unitOperasi
Bagian dari Komando Operasi Udara Nasional
MarkasJakarta, Indonesia
Baret BIRU 
Tokoh
Komandan-
Wakil Komandan-
Inspektur-
Kepala Kelompok Staf Ahli-

Satuan Antariksa Koopsudnas adalah salah satu Satuan Pelaksana Operasi dibawah Jajaran Komando Operasi Udara Nasional. Satuan ini resmi dibentuk pada tanggal 29 Januari 2026, bersamaan dengan pelaksanaan likuidasi dan peresmian wing udara di jajaran Koopsudnas.[1][2][3]

Komando ini mempunyai tugas yaitu menyelenggarakan kegiatan pertahanan berbasis ruang antariksa untuk menunjang pertahanan udara dalam rangka menjaga dan melindungi wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tugas & Fungsi

Kepala Staf Koopsudnas Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo pernah memberikan sedikit gambarannya tentang kedudukan, tugas, dan fungsi Satuan Antariksa. Hal itu dipaparkannya dalam materi berjudul Pembangunan dan Pengembangan Kemampuan Antariksa TNI AU yang dipaparkannya dalam Forum Pengkajian Antariksa Pasis Sekkau A-117 pada Rabu (3/12/2025). Dalam materi yang dipaparkannya terkait kedudukan satuan, Satuan Antariksa merupakan Satuan Pelaksana Operasi (Satlakops) yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Pangkoopsudnas.[4]

Tugas Satuan Antariksa ada empat, yaitu:

  • Menyelenggarakan kegiatan pertahanan berbasis ruang antariksa untuk menunjang pertahanan udara dalam rangka menjaga dan melindungi wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Melaksanakan pengawasan keamanan ruang angkasa.
  • Memantau aktivitas di ruang angkasa yang dapat mempengaruhi keamanan nasional termasuk peluncuran satelit dan potensi ancaman dari luar angkasa meliputi wahana ruang angkasa, benda langit, dan space debris.
  • Mengintegrasikan unsur keamanan dan pertahanan ruang angkasa sesuai dengan kebijakan komando atas.

Sedangkan Fungsi Satuan Antariksa ada enam, yaitu:

  • Menyelenggarakan pembinaan materiel yang menjadi tanggung jawabnya yang meliputi alpalhankam serta sarana prasarana pendukungnya sesuai dengan rencana dan program pembinaan materiel TNI AU.
  • Menyelenggarakan kewaspadaan situasional ruang angkasa (Space Situational Awareness-SSA) dalam bentuk kegiatan operasi ruang angkasa untuk mengetahui dan memahami informasi secara real-time dan memprediksi pergerakan objek antariksa serta lingkungan operasional yang menjadi dasar bagi pelaksanaan operasi antariksa untuk mengidentifikasi potensi ancaman, menganalisis risiko dan mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan.
  • Menyelenggarakan dukungan keantariksaan terhadap operasi militer (Space Support to Operations) untuk membantu, melindungi, meningkatkan, dan melengkapi kebutuhan operasi militer, baik OMP maupun OMSP.
  • Menyelenggarakan dukungan untuk membangun kerjasama, integrasi, ketersediaan, dan kemampuan antariksa dengan komunitas sipil serta komersial untuk meningkatkan efektivitas operasi militer untuk mencapai tujuan keamanan nasional dan dalam negeri.
  • Menyelenggarakan misi antariksa untuk perlawanan antariksa (Counter Space) berupa perlawanan udara (Counter Air), yang memadukan operasi ofensif dan defensif untuk mencapai dan mempertahankan kendali dan perlindungan di dalam dan melalui ruang angkasa.
  • Menyelenggarakan dukungan terhadap pelaksanaan layanan keantariksaan untuk memastikan akses menuju maupun kembali dari antariksa melalui peluncuran dan pengoperasian satelit dapat dilaksanakan secara responsif dan aman.

Proyeksi 15 Tahun Kedepan

Dalam paparannya, Kepala Staf Koopsudnas Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo menjelaskan sejumlah target terkait pengembangan organisasi maupun kemampuan Satuan Antariksa dalam 15 tahun ke depan. Pada Renstra I (2025 - 2029), diharapkan Komandan Satuan Antariksa akan dijabat oleh Perwira Tinggi TNI AU bintang satu atau Marsekal Pertama. Satuan itu juga diharapkan memiliki sejumlah kemampuan pada fase awal di antaranya pemantauan objek di orbit dan kemampuan Space Situational Awareness (SSA) terbatas.[4]

Galeri

Upacara “Likuidasi dan Peresmian Wing Udara serta Satuan Antariksa Koopsdunas” yang digelar di Mabesau, 29 Januari 2026. (Foto: Dok. Dispenau)


Referensi

  1. ^ nst (2026-01-30). "KSAU Resmikan 10 Wing Udara untuk Perkuat Efektivitas Operasi Udara TNI AU - Indonesiadefense.com | Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini Hankam Dan TNI %". Indonesiadefense.com | Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini Hankam Dan TNI. Diakses tanggal 2026-01-30.
  2. ^ "Kasau Resmikan 10 Wing Udara dan Satuan Antariksa Koopsudnas". tni-au.mil.id. Diakses tanggal 2026-01-30.
  3. ^ "Kasau Restrukturisasi Kekuatan Udara: 10 Wing Baru dan Satuan Antariksa Resmi Mengudara – GARUDA TV". 2026-01-30. Diakses tanggal 2026-01-30.
  4. ^ a b "Mengenal Satuan Antariksa Koopsudnas yang Baru Diresmikan KSAU, Punya 6 Fungsi". Tribunnews.com. 2026-01-31. Diakses tanggal 2026-01-31.



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement