Pusat Teritorial Angkatan Laut

Pusat Teritoral
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut
Lambang Tentara Nasional Indonesia
Angkatan Laut
Dibentuk31 Juli 1997
Negara Indonesia
CabangTNI Angkatan Laut
Tipe unitBadan Pelaksana Pusat
Bagian dariTentara Nasional Indonesia
Moto"Jalawira Bina Arnawa"
Situs webwww.dispotmarmabesal.com
Tokoh
Kepala PusatLaksamana Pertama TNI Albertus Agung Prio Suseno

Pusat Teritoral Angkatan Laut (Pusteral) sebelumnya bernama Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI AL (atau Dispotmaral) merupakan Badan Pelaksana Pusat TNI Angkatan Laut yang berkedudukan langsung di bawah Kasal, menyelenggarakan pembinaan fungsi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi nasional maritim yang meliputi pembinaan sumber daya manusia, sumber daya alam dan buatan, sarana dan prasarana nasional, ilmu pengetahuan dan tekhnologi di bidang maritim nilai-nilai luhur/kearifan lokal bidang maritim serta dinamisasi pembangunan kelautan. Dalam melaksanakan tugasnya Kadispotmar dibantu tiga kasubdis yaitu Kasubdisbinpuan, Kasubdisdayagun dan Kasubdisprogla, dua Unit Pelaksana tugas yaitu Satlambair dan Koor APLI/APPI serta Satu Sekretaris Dinas yang membawahi 3 unsur staf dan pelayanan yaitu Kabagum, Kabagren dan Kabaglahta. Dispotmar mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan fungsi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi nasional maritim yang meliputi pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), sumber daya alam dan buatan serta sarana dan prasarana nasional di bidang maritim serta dinamisasi pembangunan kelautan. Unsur penentu dalam pembinaan potensi maritim (binpotmar) adalah SDM. Oleh karena itu dituntut kinerja yang optimal dari seluruh personel atau anggotanya. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja seseorang adalah motivasi kerja.[1]

Kendala dan hambatan yang ada akan lebih mudah diatasi apabila memilih motivasi kerja yang tinggi dalam bekerja. Untuk membangkitkan motivasi kerja di bidang binpotmar, perlu ditanamkan sikap dan pandangan yang sama tentang kelautan, karena sikap positif terhadap kelautan akan membangkitkan motivasi kerja. Oleh karena itu pemimpin TNI AL diharapkan dapat menciptakan kondisi lingkungan kerja yang dapat membangkitkan motivasi kerja.

Dinas Pembinaan Potensi Maritim diresmikan Berdasarkan Keputusan Kasal Nomor: Kep/24/VII/1997 tanggal 31 Juli 1997 tentang Organisasi dan Prosedur Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Dispotmar), maka Pada tanggal 4 Agustus 1997 di Jakarta dilaksanakan Acara Peresmian Penyempurnaan Organisasi TNI AL Dispotmar oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Arief Koeshariadi.[2] Mako Dispotmar berada di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Validasi Organisasi

TNI AL meresmikan perubahan nomenklatur organisasi dari pembinaan potensi maritim (Potmar) menjadi staf teritorial angkatan laut (Steral). Langkah ini dilakukan dalam rangka validasi organisasi sekaligus penyeragaman dengan matra TNI lainnya. “Perubahan dari potmar menjadi steral ini adalah penyeragaman. Fungsinya tetap sama, yaitu pemberdayaan wilayah pertahanan maritim. Hanya istilahnya yang sekarang diseragamkan, baik darat, laut, maupun udara.

Selain perubahan nomenklatur, TNI AL juga menyiapkan pembentukan kompi-kompi produksi ketahanan pangan di setiap pangkalan TNI AL (Lanal) sebagai bagian dari implementasi Peraturan Kepala Staf Angkatan Laut (Perkasal) Nomor 20 Tahun 2025. Kompi tersebut, nantinya berada di bawah koordinasi Steral, dengan pembinaan di masing-masing Komando Armada (Koarmada) melalui Asisten Teritorial (Aster).

Kepala


Dispotmaral


  1. Laksamana Pertama TNI Yoost F. Mengko (1997—1998)
  2. Laksamana Pertama TNI J. Sarsito (1998—2001)
  3. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Yussuf Solichien (2001—2003)
  4. Laksamana Pertama TNI Fikri Samaf Guciano (2003—2003)
  5. Laksamana Pertama TNI Fanani Tedjokusumo (2003—2004)
  6. Laksamana Pertama TNI Agung Budi Rahardjo (2004—2005)
  7. Laksamana Pertama TNI Purbojo (2005—2006)
  8. Laksamana Pertama TNI Soeparno (2006—2007)
  9. Laksamana Pertama TNI Edy Moerdiyanto (2007—2008)
  10. Laksamana Pertama TNI Suharso Riyadi (2008—2009)
  11. Laksamana Pertama TNI Dr. Surya Wiranto (2009—2011)
  12. Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso, (2011—2014)
  13. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara (2014—2016)
  14. Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suarya (2016—2018)
  15. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Bambang Sutrisno (2018—2019)
  16. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Donar Philip Rompas (2019—2020)
  17. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto (2020)
  18. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika (2020—2021)
  19. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Markos (2021—2022)
  20. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Andi Rukman (2022—2022)
  21. Laksamana Pertama TNI Dr. Suradi Agung Slamet (2022—2023)
  22. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Gatot Mardiyono (2023–2024)
  23. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Sugianto (2024–2025)

Pusteral


  1. Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Prio Suseno (2025-Sekarang)

Referensi


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement