Puasa Ramadan di Kazakhstan
Puasa Ramadan di Kazakhstan dilaksanakan oleh muslim selama bulan Ramadan dalam kalender Islam. Awal dan akhir bulan Ramadan di Kazakhstan ditentukan oleh otoritas keagamaan di Kazakhstan. Selama masa puasa Ramadan harian, muslim di Kazakhstan berhenti makan, minum maupun merokok sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Pengecualian pelaksaanaan puasa Ramadan di Kazakhstan berlaku bagi anak-anak dan orang sakit. Berakhirnya masa puasa Ramadan di Kazakhstan ditandai dengan perayaan Idul Fitri.
Praktik puasa Ramadan di Kazakhstan telah dimulai oleh anak-anak sejak islamisasi dimulai selama masa pemerintahan Yekaterina yang Agung dari Ketsaran Rusia pada abad ke-18 M. Selama tujuh dasawarsa sebelum kemerdekaan Kazakhstan dari Uni Soviet, ketaatan muslim di Kazakhstan dalam melaksanakan puasa Ramadan sangat rendah karena pengaruh komunisme dan ateisme yang disebarkan oleh pemerintah Uni Soviet. Setelah Kazakhstan memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet, ketaatan muslim di Kazakhstan dalam melaksanakan puasa Ramadan mengalami peningkatan akibat dakwah oleh para pendakwah dari negara mayoritas muslim lainnya.
Waktu pelaksanaan
Sebagian besar penduduk di Kazakhstan adalah muslim karena agama Islam merupakan agama mayoritas di Kazakhstan.[1] Muslim di Kazakhstan melaksanakan puasa Ramadan selama bulan Ramadan yang merupakan bulan ke-9 dalam kalender Islam. Awal dan akhir bulan Ramadan ditandai dengan kemunculan hilal. Puasa Ramadan dimulai ketika hilal bulan Ramadan muncul dan diakhiri ketika hilal bulan berikutnya muncul. Penetapan awal bulan Ramadan dilakukan oleh otoritas keagamaan di Kazakhstan. Selama masa puasa Ramadan harian, muslim di Kazakhstan berhenti dari kegiatan makan, minum maupun merokok sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Namun kegiatan harian tetap dikerjakan seperti biasa selama puasa Ramadan.[2] Pengecualian pelaksaanaan puasa Ramadan di Kazakhstan berlaku bagi anak-anak dan orang sakit.[3] Berakhirnya masa puasa Ramadan di Kazakhstan ditandai dengan perayaan Idul Fitri yang biasanya berlangsung selama 3 hari.[2]
Ketaaatan
Pengaruh ajaran Islam tidak kuat bagi penduduk Kazakhstan terutama bagi orang Kazakh karena Islam baru sepenuhnya menjadi agama mayoritas penduduk pada abad ke-18 M.[4] Pada masa Ketsaran Rusia, Yekaterina yang Agung mendukung orang Tatar yang menjadi pendakwah untuk mengadakan islamisasi di Kazakhstan sekaligus mengirim misionaris Gereja Ortodoks Rusia ke Kazakhstan. Tujuan pengiriman pendakwah muslim dan misionari untuk membentuk peradaban modern berlandaskan agama di Kazakhstan. Para pendakwah akhirnya mengadakan pengajaran tentang Islam yang mengakibatkan peningkatan pelaksanaan puasa Ramadan oleh anak-anak laki-laki maupun perempuan dari orang Kazakh.[5]
Ketaatan penduduk Kazakhstan dalam melaksanakan puasa Ramadan sangat rendah karena sulitnya meninggalkan budaya meminum minuman beralkohol tradisional yang disebut kumis. Kondisi tersebut telah berlangsung sebelum menyebarnya paham komunisme yang disebarkan oleh Uni Soviet sebelum kemerdekaan Kazakhstan.[4] Tingkat ketaatan melaksanakan puasa Ramadan di Kazakhstan tetap rendah selama tujuh dasawarsa pemerintahan Uni Soviet karena pemerintahan resmi yang mengutamakan pandangan komunisme dan ateisme.[6]
Setelah kemerdekaan Kazakhstan dari Uni Soviet pada tahun 1991, banyak negara mayoritas muslim yang mengirimkan pendakwah ke Kazakhstan untuk mengajarkan Islam. Kegiatan dakwah tersebut kemudian meningkatkan pelaksanaan kegiatan puasa Ramadan sehingga menjadi lebih umum dilaksanakan di Kazakhstan dibandingkan dengan masa sebelum kemerdekaan.[7]
Lihat juga
Referensi
- ^ Blackwell, Amy Hackney (2009). Ramadan (dalam bahasa Inggris). New York: Infobase Publishing. hlm. 36. ISBN 978-1-60413-098-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Pang, Guek-Cheng (2001). Culture of the World: Kazakhstan (dalam bahasa Inggris). Tarrytown: Marshall Cavendish. hlm. 108. ISBN 0-7614-1193-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ American Councils (Juni 2012). "Cultural Handbook – Kazakhstan" (PDF). Academic Year in America (dalam bahasa Inggris). hlm. 5.
- ^ a b Wibowo, Agustinus (Juni 2011). Rusli, Hetih (ed.). Garis Batas: Perjalanan di Negeri-negeri Asia Tengah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 290. ISBN 978-979-22-6884-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Paula Michaels (2003). Curative Powers: Medicine and Empire in Stalin’s Central Asia (dalam bahasa Inggris). Pittsburgh: University of Pittsburgh Press. hlm. 27. ISBN 0-8229-4197-X. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Brummell, Paul (2009). Kazakhstan (dalam bahasa Inggris). Guilford: The Globe Pequet Press. hlm. 21. ISBN 978-1-84162-234-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Mandryk, J., dan Wall, M., ed. (2018). Window on the World: An Operation World Prayer Resource (dalam bahasa Inggris). Downers Grove: InterVarsity Press. hlm. 85. ISBN 978-0-8308-7410-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


