Prasasti Sulaiman

Prasasti tahun 1348

Prasasti Sulaiman adalah prasasti era Dinasti Yuan yang dibuat pada 1348 untuk memperingati para dermawan dan donatur sebuah kuil Buddhis di Gua Mogao, di tenggara Dunhuang, Gansu, Tiongkok. Donatur utamanya adalah seorang Pangeran Xining bernama Sulaiman (Hanzi sederhana: 速来蛮; Hanzi tradisional: 速來蠻; Pinyin: Sùláimán) (wafat 1351). Prasasti yang kini disimpan di Akademi Dunhuang, dikenal karena bertuliskan mantra Buddhis Om mani padme hum dalam enam aksara yang berbeda. Prasasti lain yang dibuat untuk memperingati restorasi Kuil Huangqing (皇庆寺; 皇慶寺; Huáng qìng sì) oleh Sulaiman pada 1351, juga ditemukan di lokasi yang sama dengan prasasti 1348.

Penemuan

Kedua prasasti tersebut dicatat pertama kali oleh penjelajah Prancis, Charles-Eudes Bonin (1865–1929), dalam sebuah perjalanan ekspedisi ke Tiongkok Barat antara 1898 hingga 1900.[1] Ketika arkeolog Aurel Stein datang ke Dunhuang tahun 1900-1901, ia mendapati prasasti tersebut terletak di luar sebuah kuil, di sebelah Gua 96, tempat keberadaan patung Buddha raksasa setinggi 35,5 meter. Stein menduga bahwa prasasti tersebut pada awalnya sebagai bagian dari gua patung Buddha tersebut dan epigraf yang bertuliskan "Gua yang Tingginya Tiada Banding" di atas prasasti 1348, merujuk kepada gua ini.[2]

Prasasti 1348

Om mani padme hum
Ranjana
Transliterasi auṃ maṇi pad me hūṃ
Tibet
Tibet ཨོཾ་མ་ཎི་པད་མེ་ཧཱུྃ
Transliterasi oṁ maṇi pad me hūṁ
Uighur Kuno
Aksara Uighur Kuno 𐽰𐽳𐽹 𐽹𐽰𐽺𐽶 𐽼𐽰𐾀𐽹𐽶 𐽲𐽳𐽺𐽷
Transliterasi ʾwm mʾny pʾtmy qwnk
Transkripsi Oom mani Padmi ḥung
Phagspa
Phagspa ꡝꡡꡏ ꡋꡞ ꡌꡊ ꡏꡠ ꡜꡟꡃ
Transliterasi 'om ma ni pad me hung
Tangut
Tangut
Transliteration ·a mja nji pja mjij xo
Tionghoa
Aksara Han tradisional 唵嘛呢叭𠺗吽
Pinyin ǎn má ní bā mí hōng

Prasasti tahun 1348 memiliki ukuran 140,5 x 61,5 cm.[3] Pada bagian muka prasasti terdapat kata-kata "Gua yang Tingginya Tiada Banding" (莫高窟; Mògāokū) yang terukir besar menggunakan aksara Tionghoa pada bagian atas. Di bawahnya tertulis mantra Buddha Om mani padme hum yang terukir dalam enam aksara berbeda, mengelilingi gambar bodhisatwa welas asih, Awalokiteswara, yang diukir ditengah prasasti. Mantra ini terukir:[2]

Tata letak aksara ini sangat mirip dengan tata letak enam aksara yang sama dalam epigraf dharani pada dinding bagian dalam Teras Awan Juyongguan, yang dipahat tiga tahun sebelumnya pada 1345. Namun, pada Teras Awan Juyongguan, posisi tulisan Phagspa dan Uigur terukir sebaliknya.

Di sebelah kiri, kanan dan bawah prasasti, yang mengelilingi mantra, terdapat tulisan dalam aksara Tionghoa yang lebih kecil.

Di sisi kanan adalah daftar nama dermawan utama, dipimpin oleh Sulaiman dan istrinya, Küčü (bahasa Mandarin: Qu Zhu 屈朮) dan anak-anaknya.[4][5] Sulaiman adalah keturunan generasi keempat dari Temüge, adik bungsu Genghis Khan dan menurut Sejarah Dinasti Yuan, ia diangkat sebagai Pangeran Xining (西宁王; 西寧王; Xīníng Wáng) pada 1329.[1]

Di sisi kiri tercatat, prasasti dibuat pada tanggal 15, bulan 5, tahun 8 era Zhizheng [Kaisar Huizong dari Yuan] (yakni 1348) oleh biksu Shoulang 守朗.[4]

Di paling kiri, di luar bingkai, terdapat satu baris tercatat bahwa prasasti diukir oleh seseorang bernama Shelan Lingdan (Hanzi sederhana: 奢蓝令旃; Hanzi tradisional: 奢藍令旃; Pinyin: Shēlán lìngzhān).[5]

Pada bagian bawah terdapat daftar panjang nama-nama donatur lainnya, banyak di antaranya memiliki nama Mongolia atau Tibet.[4]

Prasasti 1351

Prasasti tahun 1351

Prasasti 1351 dibuat untuk memperingati restorasi Kuil Huangqing oleh Sulaiman dan para dermawan lainnya. Teks prasasti disusun oleh Direktur Studi Sastra Distrik Shazhou, Liu Qi (Hanzi sederhana: 刘奇; Hanzi tradisional: 劉奇; Pinyin: Liú qí). Pada bulan ke-8, tahun ke-11 era Zhizheng (yakni 1351) menyatakan bahwa, Sulaiman menyumbangkan emas, sutra, kayu dan barang-barang lainnya untuk rekonstruksi kuil tersebut, semetara biksu Shoulang 守朗 bertanggung jawab untuk mencatat nama-nama para dermawan. Epigraf yang terukir pada prasasti tersebut menyebutkan bahwa Sulaiman telah wafat ketika kuil tersebut telah selesai direstorasi, sehingga nama dermawan yang terukir adalah nama putra Sulaiman, Pangeran Xining yang baru, Yaɣan-Šāh (Hanzi: 牙罕沙; Pinyin: Yá hǎn shā).[2][5]

Referensi

  1. ^ a b Chavannes, Édouard (1902). Dix Inscriptions Chinoises de L'Asie Centrale (dalam bahasa Prancis). Imprimeries Nationale. hlm. 14–16, 96–103.
  2. ^ a b c Stein, Marc Aurel (1921). Serindia: Detailed Report of Explorations in Central Asia and Westernmost China (dalam bahasa Inggris). Vol. 2. Clarendon Press. hlm. 799–801.
  3. ^ 中国古代少数民族文献 : 莫高窟造像碑 [Documents relating to the minority nationalities of China : the Mogao Caves Picture Stele] (dalam bahasa Tionghoa). National Library of China. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Oktober 2010. Diakses tanggal 27 September 2011.
  4. ^ a b c Yan Wenru 阎文儒 (1981). 元代速来蛮刻石释文 [Decipherment of the Yuan dynasty Stele of Sulaiman] (PDF). Dunhuang Research (敦煌研究) (dalam bahasa Tionghoa) (1): 34–42.
  5. ^ a b c Matsui Dai (松井太) (2008). "東西チャガタイ系諸王家とウイグル人チベット仏教徒: 敦煌新発現モンゴル語文書の再検討から" [The Chaghataids and Uigur-Tibetan Buddhists : Re-examination on a Mongolian Decree Newly Discovered at Dunhuang]. Inner Asian Studies (内陸アジア史研究) (dalam bahasa Jepang) (23): 25–48. ISSN 0911-8993. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement