Partai Demokrasi Kasih Bangsa
Partai Demokrasi Kasih Bangsa | |
|---|---|
| Singkatan | PDKB |
| Ketua umum | Manase Malo |
| Sekretaris Jenderal | Seto Harianto |
| Dibentuk | 3 Agustus 1998 |
| Dipisah dari | Golkar |
| Ideologi | Pancasila Kekristenan Demokrasi sosial Egalitarianisme Hak minoritas |
Partai Demokrasi Kasih Bangsa adalah salah satu partai politik yang pernah ada di Indonesia.
Partai yang dipenuhi oleh pengurus yang berasal dari kalangan perguruan tinggi ini menekankan program penegakan HAM, demokrasi, dan pelestarian lingkungan hidup. Meskipun mengklaim berbasis pendukung utama penganut agama Kristen, Katolik dan etnis keturunan, partai ini mengaku tidak sektarian. Ciri khas yang dijunjung tinggi partai ini adalah mengutamakan kasih, kerendahan hati, keadilan, kebenaran, kejujuran, kesetiaan, ketulusan, kepeloporan, kesetaraan, kesetiakawanan, kerukunan, dan keberanian dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.[1]
Pemilihan umum 1999
Pada pemilihan umum tahun 1999 partai ini mendapatkan suara sebanyak 550.846 suara atau sebesar 0,52% dari keseluruhan suara. Partai ini mendapatkan lima kursi di DPR.
| Pemilu | Nomor urut | Kursi | Jumlah suara | Persentase suara | Hasil pemilu | Status | Ketua |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1999 | 14 | 5 / 462
|
550.846 | 0,52%[2] | Partai baru | Oposisi[3] | Manase Malo |
Pada tingkat daerah, PDKB mendapatkan dukungan di daerah-daerah mayoritas beragama Kristen, dengan meraih 6% suara pada pemilihan umum di Irian Jaya, 4% di Nusa Tenggara Timur, dan 3% di Kalimantan Barat. Pada tingkat kabupaten, dukungan untuk PDKB paling besar terdapat di Kabupaten Nias (26,9%) dan Kabupaten Jayawijaya (21,3%), serta Kabupaten Sumba Barat (11,4%).
Referensi
- ^ seasite.niu.edu
- ^ "Pemilu 1999 - KPU". Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. 21 February 2008. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
- ^ Rujukan diperlukan
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


