Maslamah bin Mukhallad
Maslamah bin Mukhallad (bahasa Arab: مسلمة بن مخلد) adalah seorang sahabat Muhammad dari kaum Anshar.[1][2] Ia lahir saat datangnya Muhammad di Madinah.[3] Ia turut serta dalam penaklukan yang diadakan oleh pasukan Muslim pada masa Kekhalifahan Rasyidin dan masa Kekhalifahan Umayyah. Pada masa Kekhalifahan Umayyah, ia pernah menjabat sebagai Gubernur Mesir dan Afrika.
Perjuangan
Masa Kekhalifahan Rasyidin
Maslamah bin Mukhallad menjadi salah satu dari dua komandan yang memimpin penaklukan Aleksandria oleh pasukan Muslim yang berjumlah 4.000 personil. Penaklukan ini dipimpin oleh Amr bin Ash atas izin dari Umar bin Khattab sebagai khalifah di Kekhalifahan Rasyidin. Maslamah bin Mukhallad bersama Zubair bin Awwam yang juga menjadi komandan, berhasil menembus pertahanan kota Aleksandria dan menaklukkannya pada tanggal 2 Muharram 20 H atau 22 Desember 640 M.[4] Umar juga mengutusnya sebagai amil zakat Bani Fazarah.
Masa Kekhalifahan Umayyah
Pada masa Kekhalifahan Umayyah, Maslamah bin Mukhallad ditetapkan menjadi Gubernur Mesir dan Afrika setelah sebelumnya terlibat sebagai komandan Muawiyah dalam Pertempuran Shifin.[5] Pada awal pemerintahan Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan selaku pendiri Dinasti Umayyah, Maslamah bin Mukhallad menjabat sebagai Gubernur Mesir menggantikan Uqbah bin Amir.[6] Abu Ayyub datang ke Mesir untuk menanya satu hadis tentang menutupi aib sesama muslim.[7]
Maslamah mencopot Uqbah bin Nafi yang berhasil membebaskan wilayah Afrika Utara bagian barat dan membangun kota Tunisia, lalu menggantinya dengan Abul Muhajir Dinar (mantan budak Maslamah) atas pengabdiannya. Uqbah lantas protes kepada Muawiyah di Damaskus, Muawiyah meminta maaf dan menunggu waktu tepat untuk mengembalikan posisinya sampai wafatnya Muawiyah, baru Yazid kemudian mengembalikan posisi Uqbah setelah kematian Maslamah.
Maslamah wafat pada bulan Dzulqa'dah tahun 62 H di Alexandria.[3]
Referensi
- ^ Djayadi, Mahsun (2019). Saputro, Ferry Yudi Antonis (ed.). Ibrah Kehidupan (PDF). Surabaya: UM Surabaya Publishing. hlm. 236. ISBN 978-623-7259-07-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Ma’mun, Sukron (Desember 2019). Abd. Muid N. (ed.). Metode Tahfiz Al-Qur’an Qur’ani (PDF). Jakarta Selatan: Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran. hlm. 207. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala Jilid 8. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
- ^ Usmani, Ahmad Rofi' (Juni 2011). Hidayat, Yadi Saeful (ed.). Dari Istana Topkapi hingga Eksotisme Masjid Al-Azhar: Menjelajah Pesona Istanbul, Kairo, Alexandria, dan Kota-Kota Lain di Turki dan Mesir. Bandung: Mizania. hlm. 41. ISBN 978-602-8236-98-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Gibson, Dan (2023). Let the Stone Speak: Archaeology Challenges Islam (PDF) (dalam bahasa Inggris). Saskatoon: Canbooks. hlm. 16. ISBN 978-1-927581-21-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Usmani, Ahmad Rofi' (Juni 2015). Jejak-jejak Islam: Kamus Sejarah dan Peradaban Islam dari Masa ke Masa. Yogyakarta: Penerbit Bunyan. hlm. 32. ISBN 978-602-7888-79-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Al-Khathib, Dr Muhammad Ajaj (2022-12-31). Hadits Nabi dari Masa ke Masa. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 152. ISBN 978-623-173-000-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


