Kuil Ta'er (Kota Suoyang)

Pagoda utama

Kuil Ta’er (Hanzi: 塔尔寺; harfiah: “Kuil Pagoda”) adalah nama modern bagi reruntuhan sebuah kuil Buddha yang terletak di luar tembok Kota Suoyang di Guazhou, Gansu, Tiongkok. Situs ini secara tentatif diidentifikasi sebagai Kuil Raja Ashoka (Hanzi: 阿育王寺; pinyin: Āyùwāng Sì) yang tercatat dalam sumber-sumber sejarah. Kuil tersebut diperkirakan telah berdiri paling lambat pada masa Dinasti Zhou Utara (557–581). Reruntuhan yang masih ada, termasuk satu pagoda utama dari tanah liat (disebut dengan bata jemuran atau adobe) dan sebelas pagoda kecil, sebagian besar berasal dari masa Dinasti Xia Barat (1038–1227).[1][2][3]

Pada 2014 Kuil Ta’er dan situs terkait di sekitar Kota Suoyang dimasukkan dalam Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai bagian dari Jalur Sutra: Jaringan Rute Koridor Chang'an-Tianshan.[4] Penetapan ini didasarkan pada nilai sejarah dan budaya kawasan tersebut sebagai simpul penting jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Tiongkok dengan Asia Tengah. Kompleks ini dinilai merepresentasikan pertukaran lintas budaya yang intens pada masa Jalur Sutra, mencakup perkembangan agama, arsitektur, teknologi, serta pola pemukiman di sepanjang rute perdagangan tersebut.[5]

Pagoda utama dalam jarak lebih dekat

Reruntuhan Kuil

Kuil Ta’er berada sekitar 1 km di sebelah timur Kota Suoyang, pusat Prefektur Guazhou pada masa Dinasti Tang. Reruntuhan menempati area seluas sekitar 15.000 m². Struktur yang tersisa meliputi satu pagoda utama, sebelas pagoda kecil, fondasi menara genderang dan menara lonceng, serta sisa bangunan hunian bagi para biksu. Di tengah lokasi terdapat fondasi bangunan kuil utama. Di utara fondasi tersebut berdiri pagoda utama setinggi 14,5 meter, dibangun dari tanah liat dan dilapisi kapur putih dengan bentuk menyerupai mangkuk terbalik. Lebih ke utara lagi terletak sisa sebelas pagoda kecil. Hampir seluruh struktur yang masih bertahan, termasuk semua pagoda, berasal dari periode Xia Barat.[6][7]

Sejarah dan temuan arkeologi

Kuil Ta’er secara tentatif diidentifikasi oleh cendekiawan Li Zhengyu sebagai Kuil Raja Ashoka yang disebut dalam dokumen sejarah. Kuil tersebut digambarkan berada di sebelah timur Kota Guazhou, sesuai dengan lokasi Kuil Ta’er. Kuil ini pertama kali dibangun paling lambat pada masa Dinasti Zhou Utara, kemudian hancur selama penindasan agama Buddha oleh Kaisar Wu dari Zhou Utara, dan dibangun kembali pada masa Dinasti Tang serta Xia Barat. Di Gua 16 Kompleks Gua Yulin ditemukan inskripsi dari seorang biksu Xia Barat bernama Huicong (惠聰) dari Kuil Raja Ashoka, yang mencatat perjalanannya ke kompleks gua tersebut bersama para muridnya.[7] Pada tahun 627, biksu Dinasti Tang Xuanzang tinggal di Guazhou selama lebih dari satu bulan sebelum memulai perjalanan ziarahnya ke India. Kuil Ta’er dianggap sebagai lokasi paling mungkin bagi kegiatan dakwahnya selama berada di Guazhou.[8]

Sebuah pustaka lokal dari Dinasti Qing, New Gazetteer of Suzhou (肅州新志), mencatat penemuan sebuah stele batu yang telah pecah di reruntuhan kuil. Sisa inskripsi pada stele tersebut, ditulis dengan gaya kaligrafi Tang, memuji Jenderal Zhang Yichao, yang memulihkan wilayah Dunhuang setelah periode Kekaisaran Tibet, serta menyebut penghargaan yang ia terima dari istana Tang. Bagian sisi lainnya tampaknya memuji Cao Yijin, gubernur Prefektur Guiyi pada abad ke-10.[7]

Menurut kesaksian penduduk setempat, pada 1940-an sekelompok orang Rusia membuka paksa pagoda utama dan mengambil sutra serta lukisan yang ditemukan di dalamnya. Penggalian arkeologis berikutnya menemukan sebuah dokumen kertas di salah satu pagoda kecil, berisi cetakan mantra Buddhis Oṃ maṇi padme hūm̐ dalam aksara Tangut dari masa Xia Barat.[7]

Referensi

  1. ^ CGTN. "Suoyang City: A historical gem of the ancient Silk Roads". news.cgtn.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-27.
  2. ^ "Ruins of Suoyang City in NW China's Gansu - Global Times". www.globaltimes.cn. Diakses tanggal 2025-11-27.
  3. ^ "The Suoyang Relics | China & Asia Cultural Travel" (dalam bahasa American English). 2020-05-27. Diakses tanggal 2025-11-27.
  4. ^ "Suoyang city added to World Heritage list". www.chinadaily.com.cn. Diakses tanggal 2025-11-27.
  5. ^ Centre, UNESCO World Heritage. "Silk Roads: the Routes Network of Chang'an-Tianshan Corridor". UNESCO World Heritage Centre (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-27.
  6. ^ "The Site of Suoyang City Introduction-Site of Suoyang City -". www.silkroads.org.cn. Diakses tanggal 2025-11-27.
  7. ^ a b c d "敦煌资源学术网-Article". dh.dha.ac.cn. Diakses tanggal 2025-11-27.
  8. ^ "A Forgotten Ancient City". english.cri.cn. Diakses tanggal 2025-11-27.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement