Prefektur Guiyi

Prefektur Guiyi

歸義軍
851–1036
Lokasi Prefektur Guiyi
StatusDe facto Prefektur otonom Tang
Ibu kotaGanzhou (Zhangye)
Shazhou (Dunhuang)
Bahasa yang umum digunakanTionghoa Pertengahan, Tibet Kuno, Sogdi
PemerintahanMonarchy, Military
Sejarah 
• Didirikan
851
• Dibubarkan
1036
Didahului oleh
Digantikan oleh
ksrKekaisaran
Tibet
Dingnan Jiedushi
Xiliangfu
krjKerajaan
Uyghur Ganzhou
Sekarang bagian dariChina
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Prefektur Guiyi
Hanzi tradisional: 歸義
Hanzi sederhana: 归义军
Makna harfiah: Returning-to-Righteousness Army [District]
Nama alternatif
Kerajaan Jinshan pada masa Dinasti Han Barat
Hanzi tradisional: 西漢金山國
Hanzi sederhana: 西汉金山国
Makna literal: Kerajaan Han Barat Gunung Emas

Prefektur Guiyi adalah distrik militer Tiongkok yang berlangsung dari tahun 848 hingga 1036 M. Meskipun secara nominal tunduk pada kekuasaan pusat Tiongkok (Dinasti Tang, Lima Dinasti, dan Dinasti Song Utara), prefektur ini sebagian besar berfungsi secara independen (secara de facto). Selama masa keberadaannya, ia sempat dikenal dengan nama lain, yaitu Kerajaan Jinshan dari Han Barat (909–911) dan Kerajaan Dunhuang dari Han Barat (911–914). Pusat pemerintahan prefektur ini biasanya berada di Shazhou (sekarang Dunhuang).

Latar belakang

Kekaisaran Tibet pada puncak kejayaannya sekitar tahun 780-an dan 790-an M.
Bagian dari mural dinding yang memperingati kemenangan Zhang Yichao atas Kekaisaran Tibet, Gua Mogao 156, Akhir Dinasti Tang (abad ke-9).
Bagian dari mural dinding yang memperingati kemenangan Zhang Yichao

Koridor Hexi adalah jalur vital pada Jalur Sutra, berfungsi sebagai penghubung antara Asia Tengah dan Tiongkok Barat Laut. Setelah Pemberontakan An Lushan, Koridor Hexi jatuh ke tangan Kekaisaran Tibet. Khususnya, Shazhou (yang saat ini dikenal sebagai Dunhuang) diduduki oleh pasukan Tibet, kira-kira terjadi pada dekade 770-an atau 780-an Masehi.

Setelah menduduki Dunhuang, bangsa Tibet mengimplementasikan banyak modifikasi pada sistem politik dan sosial lokal agar sesuai dengan praktik mereka sendiri. Sebagai contoh, mereka menunjuk seorang rtse-rje (dikenal dalam bahasa Mandarin sebagai Jieer) untuk mengambil alih administrasi lokal. Karena lembaga-lembaga Dinasti Tang di Dunhuang telah hancur total, penduduk diorganisasi ulang menjadi beberapa stong-sdes (secara harfiah berarti "seribu rumah tangga," setara dengan buluo dalam naskah Dunhuang), yang dikelompokkan berdasarkan profesi atau standar lainnya. Meskipun tingkat perubahan dalam hubungan dan struktur sosial sebelumnya belum sepenuhnya jelas, keluarga-keluarga besar di Dunhuang—seperti klan Zhang, Yin, Suo, dan Yan—tetap mempertahankan pengaruh besar dan bahkan banyak anggotanya diangkat ke posisi penting oleh pemerintah Tibet.[1]

— Yang Jidong

Keluarga Zhang

Zhang Yichao meninggalkan benteng

Setelah sekitar 60 tahun di bawah kekuasaan Tibet, Tibet memasuki Era Fragmentasi dan dilanda perang saudara pada tahun 851. Warga Tibet di wilayah Dunhuang menjadi bagian dari kelompok yang dikenal sebagai wamo dalam sumber sejarah Tiongkok.

Referensi

  1. ^ Yang 1998, hlm. 101.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement