Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah
| Singkatan | KMTI |
|---|---|
| Pendahulu | Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) dan Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (IMTI) |
| Tanggal pendirian | Oktober 24, 2022 |
| Didirikan di | Jakarta |
| Jenis | Organisasi Kemahasiswaan Islam |
| Tujuan | Mewujudkan persatuan mahasiswa Islam |
| Kantor pusat | Gedung Tarbiyah, Lt. 2, Jl. Paseban Raya No. 11 A, Jakarta Pusat |
Bahasa resmi | Indonesia |
Ketua Umum | Arif Rahmat Triasa, S.Pd, MA (Pj.) |
Sekretaris Jenderal | Habiburrahman, S.Ag, MA |
Bendahara Umum | Nurlisa Bani, SH, MH |
Organisasi induk | Persatuan Tarbiyah Islamiyah |
| Situs web | www.kmti.or.id |
| Moto: Beriman, Berislam, Berihsan. Berkarakter Tarbiyah: Takhalli, Tahalli dan Tajalli. | |
Kontributor utama artikel ini tampaknya memiliki hubungan dekat dengan subjek. |
Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (KMTI) (bahasa Arab: اتحاد الطلاب التربية الإسلامية Ittiḥād ath-Thullāb at-Tarbiyah al-Islāmīyah) adalah organisasi serumpun Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) di tingkat mahasiswa. KMTI didirikan di Jakarta pada 24 Oktober 2022 M, bertepatan dengan 28 Rabiul Awal 1444 H.[1] Organisasi ini terbentuk melalui penggabungan Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) dan Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (IMTI).[2] KMTI bertujuan untuk mewujudkan persatuan mahasiswa Islam.[3]
Sejarah
Pada Kongres ke-IX Partai Islam Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) tahun 1962, diputuskan pembentukan sejumlah organisasi karya, antara lain Gerakan Buruh Muslimin Indonesia (GERBUMI), Gerakan Tani Muslimin Indonesia (GERTAMI), Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GERMAHI), dan Ikatan Pelajar Sekolah-Sekolah Perti (IPSP) yang kemudian bertransformasi menjadi Gerakan Pelajar Islam Indonesia (GERPII).[4][5]
GERMAHI yang berdiri pada 20 Januari 1962 M / 13 Sya'ban 1381 H sebagai underbow Partai Islam PERTI di tingkat mahasiswa[6][7] kemudian bertransformasi menjadi Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) sebagai organisasi serumpun PERTI pada 3 September 1966. Transformasi ini disahkan dalam Muktamar ke-X PERTI yang berlangsung dari tanggal 27 Agustus sampai dengan 4 September 1966 di Jakarta.[8]
Perpecahan internal yang terjadi dalam tubuh PERTI di awal orde baru menyebabkan kevakuman organisasi serumpun termasuk KMI. Meski demikian, upaya pengaktifan KMI terus dilakukan diantaranya melalui pembentukan KMI di Aceh Barat Daya pada tahun 2008.[9]
Pasca islah PERTI–TARBIYAH pada tahun 2016,[10] sejumlah mahasiswa Tarbiyah Islamiyah[11] di Ciputat mendirikan Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (IMTI)[12] di Jakarta pada 3 November 2018 /15 Safar 1440 H. IMTI pada awalnya merupakan organisasi kemahasiswaan independen, namun memiliki keterkaitan erat dengan manhaj TARBIYAH.
Pada Rakernas Tarbiyah-Perti di Jakarta, 20 Juni 2021, dihasilkan Deklarasi Penyatuan Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (IMTI) dan Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) sebagai organisasi serumpun Tarbiyah-Perti di tingkat mahasiswa.[13] Deklarasi ini diinisiasi oleh Dr. Mafri Amir Wakil Sekjend PP Tarbiyah-Perti dan ditandatangani oleh Tarmizi (Ketua Umum IMTI Jabodetabek) dan Teuku Kasman (Ketua Korwil KMI Aceh, mewakili Ketua PP KMI Nasgian Djunaedi Nasution).[14]
Sebagai tindak lanjut deklarasi tersebut, PP Tarbiyah-Perti pada 22 Maret 2022 membentuk caretaker Pimpinan Pusat Organisasi Mahasiswa Persatuan Tarbiyah Islamiyah, yang kemudian dikenal sebagai Tim Sembilan. Tim ini beranggotakan Muhammad Hidayatullah (ketua), Arif Rahmat Triasa (sekretaris), Teuku Kasman, Tarmizi, Rozal Nawafil, Habiburrahman, Firdaus, Ahmad Nubli dan Riki Yuniagara serta Dr. Aldomi Putra (unsur PP Tarbiyah-Perti) sebagai penasihat. Tim Sembilan ini kemudian dipandang sebagai pendiri KMTI.
Caretaker Pengurus Pusat Organisasi Mahasiswa Tarbiyah-Perti atau Tim Sembilan tersebut berhasil menyelenggarakan Muktamar Penyatuan IMTI dan KMI dalam Muktamar Bersama Tarbiyah-Perti dan Organisasi Serumpun tahun 2022 di Hotel Mercure Ancol Jakarta pada 23–25 Oktober 2022.
Muktamar yang dibuka oleh Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma'ruf Amin[15] tersebut menghasilkan beberapa keputusan diantaranya pengembalian akronim Tarbiyah-Perti menjadi PERTI, Perwati-Wanita Perti menjadi PERWATI (Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah),[16] penggabungan dan penegasan nama organisasi-organisasi serumpun dengan menggunakan unsur nama PERTI, pembentukan pengurus PP PERTI, PP PERWATI, PB PEMOEDA PERTI dan PB KMTI, serta sejumlah rekomendasi strategis lainnya.[17]
Muktamar Penyatuan KMI dan IMTI yang dihadiri sekitar 30 perwakilan pengurus KMI dan IMTI dari seluruh Indonesia tersebut menetapkan secara resmi nama KMTI, AD/ART, serta Garis-Garis Besar Haluan Perjuangan Kader (GBHPK) KMTI. Selain itu, dilakukan pemilihan Ketua Umum PB KMTI periode 2023–2026.[18]
Dari empat bakal calon ketua umum yang mengemuka—Muhammad Hidayatullah, Rozal Nawafil, Habiburrahman dan Situngganai—mengerucut dua nama calon, yaitu Muhammad Hidayatullah dan Habiburrahman, setelah dua bakal calon lainnya mengundurkan diri.[19]
Setelah proses lobbying yang dilakukan kedua calon akhirnya disepakatilah Muhammad Hidayatullah menjadi Ketua Umum PB KMTI periode 2023-2026[20] sekaligus formatur dan didampingi empat orang mide formatur, yaitu Habiburrahman, Teuku Kasman, Arif Rahmat Triasa dan Nurlisa Bani.[21]
Lambang
Lambang KMTI diciptakan oleh Rozal Nawafil dan secara resmi ditetapkan sebagai lambang KMTI oleh Tim Formatur PB KMTI pada hari Sabtu, 18 Februari 2023 bertepatan dengan malam Isra' Mi'raj 27 Rajab 1444 Hijriah.
Lambang KMTI mengandung tafsir filosofis sebagai berikut:
- Delapan penjuru mata angin melambangkan sinar Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Delapan sudut berbentuk kemudi merepresentasikan kepemimpinan. Warna hitam melambangkan kekuatan, formalitas, keseriusan dalam mengarungi arah dan tujuan perjuangan. Hal ini menegaskan bahwa bahwa setiap gerak dan tindakan kader KMTI harus bersifat visioner serta memiliki arah dan tujuan yang jelas. Delapan sudut ini juga melambangkan empat sumber hukum Islam yang disepakati Ulama (Alquran, Hadis, Ijma' dan Qiyas) dan empat Mazhab Fiqh terbesar dalam Islam.
- Dua puluh empat garis pada setiap penjuru kemudi melambangkan tanggal pendirian KMTI, yakni 24 Oktober 2022. JAngka 24 diuraikan menjadi 20 sifat wajib Allah sebagaimana dirumuskan Imam Abul Hasan al Asy'ari, ditambah 4 sifat wajib para Nabi dan Rasul. Tiga garis pada tiap sudut penjuru melambangkan tiga pilar utama ajaran Islam, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan, serta tiga konsep tarbiyah yang dipopulerkan oleh Imam al-Ghazali: takhalli, tahalli dan tajalli.
- Lingkaran melambangkan persatuan dan kesatuan. Tepi lingkaran berwarna merah merepresentasikan kebangsaan serta memberikan kesan aktif, dinamis, cepat, tuntas, utuh dan penuh keberanian. Lingkaran putih melambangkan kemandirian, independensi serta kesucian gerakan kader KMTI dalam menegakkan panji-panji Islam.
- Tulisan "Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah" merupakan nama dan identitas organisasi. Sementara tulisan "اتحاد الطلاب التربية الإسلامية" merupakan nama KMTI dalam bahasa Arab, yang menegaskan sifat organisasi yang universal dan mendunia.
- Bulan sabit dan bintang berwarna hijau melambangkan kemuliaan dan kebangkitan Islam, sekaligus menandakan para kader KMTI sebagai penjaga umat dan ajaran Islam. Warna hijau melambangkan keluhuran akhlak, inovasi, progresivitas, kesinambungan, perubahan serta visi Islam yang ramah lingkungan. Bintang tunggal melambangkan tauhid dan mazhab Imam Syafi'i, yang menjadi mazhab yang dianut dan diamalkan oleh para pendiri serta ulama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI).
- Tiga kitab terbuka berwarna hitam, merah, dan kuning di tengah lambang melambangkan khazanah spiritual, emosional, dan intelektual Islam. Kitab hitam menyimbolkan Al-Qur’an sebagai sumber kepastian. Kitab merah menyimbolkan Al-Hadis, yang memiliki beragam jenis dan memerlukan pendalaman keilmuan. Kitab kuning melambangkan kitab kuning atau turats sebagai samudra keilmuan Islam, yang mengantarkan umat pada pemahaman mendalam terhadap ajaran agama (tafaqquh fiddin). Ketiga warna tersebut juga merepresentasikan warna Marawa, sebagai identitas dan asal-usul gerakan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dari Ranah Minang.
- Pena dan tuding ngaji melambangkan pendidikan islam (tarbiyah islamiyah). Warna kuning keemasan melambangkan kejayaan dan kegemilangan, yang menegaskan bahwa kader KMTI sebagai insan akademik harus memiliki produktivitas dan integritas dalam melahirkan karya ilmiah yang monumental.
- Tulisan "KMTI" sebagai akronim nama organisasi ditempatkan di bawah tiga kitab, melambangkan bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsinya, kader KMTI tidak boleh melupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat) dan Tri Bakti PERTI (Pendidikan, Dakwah, dan Amal Sosial).[22]
Presidium
Pengurus PB KMTI periode 2023-2026 resmi dilantik pada hari Senin tanggal 20 Maret 2023 di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta.[23][24]
Adapun Pengurus Presidium PB KMTI periode 2023-2026 sebagai berikut:
- Ketua Umum: Mhd. Hidayatullah, Lc, S.Ag, M.Ag
- Ketua Bidang Kaderisasi, Keanggotaan, dan Keorganisasian: Arif Rahmat Triasa, S.Pd, M.A
- Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Informasi, dan Komunikasi: Fadhlurrahman, S.H, M.H
- Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan: Tarmidzi, Lc, S.S.I, M.A
- Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Nurhafiani Lubis, S.Akun, M.E
- Ketua Bidang Dakwah, Sosial dan Ekonomi Kreatif: Rozal Nawafil, S.Tr.IP, M.M
- Sekretaris Jenderal: Habiburrahman, S.Ag, M.A
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kaderisasi, Keanggotaan, dan Keorganisasian: Wahyu Hilmi, S.Pd
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Hubungan Antar Lembaga, Informasi, dan Komunikasi: Fadjri Maulana, S.S.I
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Penelitian dan Pengembangan: Febrinaldi, Lc, S.Pd
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemberdayaan Perempuan: Ayu Maduretna, S.I.Kom
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah, Sosial, dan Ekonomi Kreatif: Julius Rahman
- Bendahara Umum: Nurlisa Bani, S.H, M.H
- Wakil Bendahara Umum: Ginita Fiscarina, S.Sos
Galeri
-
Logo KMI (Kesatuan Mahasiswa Islam), 1966-2022 -
Logo IMTI (Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah), 2018-2022 -
Munas dan Muktamar Penyatuan IMTI dan KMI di Jakarta Tahun 2022 -
Lambang KMTI (Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah).
Rujukan
- ^ "Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (KMTI) | PDF". Scribd. Diakses tanggal 2023-04-23.
- ^ SumbarKita.id, Redaksi (2022-10-27). "KMI dan IMTI Bergabung Jadi KMTI, Hidayatullah Terpilih Jadi Ketua Umum". Sumbarkita.id. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Rakyat Aceh, Harian. "Hasil Muktamar Bersama: KMI dan IMTI bergabung jadi KMTI. Dayat Terpilih Jadi Ketua Umum | Rakyat Aceh" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "Sejarah KMTI". PB KMTI | Pengurus Besar Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-04-14.
- ^ "PB KMTI USULKAN PEMBENTUKAN ORGANISASI SERUMPUN PERTI DI TINGKAT PELAJAR". PB KMTI | Pengurus Besar Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-05-17.
- ^ "RINGKASAN AQIDAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH - PDF Free Download". adoc.pub (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "Arti Gerakan Islam Pengertian Gerakan". text-id.123dok.com. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "Anggaran Dasar Perti". Persatuan Tarbiyah Islamiyah ( Perti ). 2022-03-01. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Suhaimi, 140501048 (2019-01-17). "Sejarah Perkembangan Organisasi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Di Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2003 - Sekarang" (dalam bahasa Inggris). UIN Ar-Raniry Banda Aceh. ;
- ^ "Tarbiyah Perti Menyelesaikan Munas dan Muktamar Islah". Sindonews.com. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Redaksi. "SAYA DAN PERSATUAN TARBIYAH ISLAMIYAH * Kunjungan IMTI Jabodetabek * Apria Putra Abiya Hilwa | RITVone". Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Jabodetabek, IMTI. "IMTI Ucapkan Selamat Milad Tarbiyah serta Perayaan Pemberian Ijazah di Seluruh Pondok Pesantren MTI se-Indonesia | RITVone". Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Hidayatullah, Muhammad (2021-06-22). "Rakernas II Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) dan Deklarasi Penggabungan/Penyatuan IMTI dan KMI, IPTI dan PI". Ranah Pertalian Adat dan Syarak. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Mirzu (2021-06-20). "Bersatu Majukan Ummat, Tarbiyah-Perti Gelar Rakernas ke II". Nukilan (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Alfaridzi, Muhammad (2022-10-24). "Muktamar Tarbiyah-Perti: KH. Ma'ruf Amin Jelaskan Kontribusi Syekh Sulaiman Arrasuli untuk NKRI". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "Muktamar Tarbiyah-Perti Sepakati Pengembalian Nama Menjadi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI)". Sumbarmadani.com. 2022-10-24. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Alfaridzi, Muhammad (2022-10-27). "Dirjen Bimas Islam Kemenag: PERTI Berkontribusi Besar Terhadap Indonesia". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "KMI dan IMTI bergabung jadi KMTI. Dayat Terpilih Jadi Ketua Umum". ACEH ONE (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2022-10-27. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ JurnalPost, Redaksi (2022-10-27). "Hasil Muktamar Bersama: KMI dan IMTI bergabung jadi KMTI. Dayat Terpilih Jadi Ketua Umum". JurnalPost. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ Admin (2023-03-20). "Muhammad Hidayatullah Dilantik, Pimpin Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah". Situs Portal Berita Nasional Harian Indonesia | Nasional.news. Diakses tanggal 2023-03-23.
- ^ Sentralberita, Redaksi (2022-10-27). "Hasil Muktamar Bersama: KMI dan IMTI bergabung jadi KMTI. Dayat Terpilih Jadi Ketua Umum". Sentral Berita. Diakses tanggal 2022-10-27.
- ^ "PB KMTI | Pengurus Besar Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah". PB KMTI | Pengurus Besar Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-03-14.
- ^ Eri; Eri, i; i (2023-03-21). "PB KMTI 2023-2026 Resmi Dilantik, Berikut Komposisinya!". Top Satu. Diakses tanggal 2023-03-23.
- ^ "Susunan Kepengurusan". PB KMTI | Pengurus Besar Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-04-14.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


