Jalur trem Indramayu–Jatibarang–Karangampel

Jalur trem Indramayu–Jatibarang–Karangampel
Peta Indramayu pada tahun 1940, yang menunjukkan lokasi Stasiun Indramayu
Ikhtisar
JenisJalur lintas cabang
SistemJalur trem
StatusTidak beroperasi
TerminusIndramayu
Jatibarang
Karangampel
Stasiun16
Operasi
Dibangun olehStaatsspoorwegen
Legalitas pembangunanWet 30 Desember 1910 Staatblad 1911 No. 175 (Jatibarang–Indramayu)
Wet 28 Februari 1920 Staatblad No.150 (Jatibarang–Karangampel)
Dibuka15 September 1912
Ditutup1 Oktober 1932 (Jatibarang–Karangampel)
21 Juli 1973 (Jatibarang–Indramayu)
PemilikPT Kereta Api Indonesia
DepoJatibarang
Data teknis
Panjang rel36,7 km (22,8 mi)
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Peta rute
elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter

18+574
Indramayu
17+420
Karangturi
17+216
Pasaranyar
16+380
Indramayu Pasar
15+565
Cimanuk
12+390
Pekandangan
11+582
Karangsembung
9+614
Lobener
7+360
Kalikrasak
3+925
Pawidean
ke Telagasari
(Left arrow CKP–CN–KYA)
JTB–KRP
0+000
Jatibarang
+8 M
ke Kertasemaya
(Down arrow CKP–CN–KYA)
Majasih
Sliyeg
1+617
Gadingan
Segeran
Juntikebon
Mundu
18+123
Karangampel



 
elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter

Jalur trem Indramayu–Jatibarang–Karangampel adalah jalur trem nonaktif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang termasuk dalam pengelolaan Wilayah Penjagaan Aset III Cirebon dengan panjang lintas 36,7 kilometer (22,8 mi). Jalur ini terbagi menjadi dua segmen, yakni segmen Jatibarang–Indramayu dengan panjang 18,6 kilometer (11,6 mi) dan Jatibarang–Karangampel sepanjang 18,2 kilometer (11,3 mi). Seluruh jalur ini menggunakan normaalspoor atau 1.067 mm (3 ft 6 in).

Sejarah

Jatibarang–Indramayu

Segmen pertama dari jalur trem ini, Jatibarang–Indramayu, dibangun bersamaan dengan pembangunan lintas utama segmen Cikampek–Cirebon. Pada masa itu, Staatsspoorwegen (SS) menetapkan bahwa lokasi stasiun pusat untuk Kabupaten Indramayu adalah di Jatibarang. Hal ini dikarenakan letak Jatibarang yang strategis, dilalui oleh Jalan Raya Pantura, juga komoditas perdagangan yang diunggulkan di kawasan tersebut adalah beras. Oleh karena itu, di kawasan sekitar stasiun ini terdapat penggilingan beras, yang nantinya akan diangkut menggunakan lori ke Stasiun Jatibarang.[1]

Setelah mengesahkan Undang-Undang tertanggal 14 Juni 1909 (Indische Staatsblad No. 477), SS segera membangun segmen Cikampek–Cirebon, yang selesai pada 3 Juni 1912.[2]: 69  Namun, karena jarak antara Jatibarang ke Indramayu terpaut 19 kilometer (12 mi), Pemerintah membuat undang-undang baru lagi, yang disahkan 30 Desember 1910 (Staatsblad 1911 No. 175), untuk membuat jalur stoomtram cabang Jatibarang–Indramayu. Jalur tersebut bahkan dikerjakan saat lintas Cikampek–Cirebon belum rampung, kemudian lintas ini baru dapat dibuka pada tanggal 15 September 1912.[2]: 69 dan 107 

Semasa aktifnya, trem di lintas ini akan melalui 10 perhentian, yaitu Pawidean, Kalikrasak, Lobener, Karangsembung, Pekandangan, Cimanuk, Indramayu Pasar, Pasaranyar, Karangturi, dan Indramayu. Perhentian-perhentian di lintas ini kebanyakan tidak tetap, artinya tidak memiliki bangunan permanen, atau trem akan berhenti jika ada permintaan. Waktu tempuh perjalanan trem Indramayu adalah sekitar 50 menit.[3]

Jatibarang–Karangampel

Segmen Jatibarang–Karangampel sejauh 18 kilometer (11 mi) mulai digagas sekitar delapan tahun setelah selesainya jalur cabang Jatibarang–Indramayu. Alasan pembangunan jalur kereta api ini hampir sama dengan sebelumnya, yaitu untuk mengakomodasi angkutan padi dan beras.[4] Segmen ini dibangun berdasarkan Undang-Undang tanggal 28 Februari 1920 (Staatsblad No. 150), setelah merancang segmen Dayeuhkolot–Majalaya. Dalam undang-undang tersebut, direncanakan ada dua jalur kereta api, yaitu Jatibarang–Karangampel dan Jatibarang–Eretan. Jalur yang menuju Karangampel dibuka 1 Mei 1926, sedangkan Jatibarang–Eretan justru batal dibangun.[2]: 73 

Penutupan

Selang beberapa tahun pengoperasinnya, segmen Jatibarang–Karangampel akhirnya ditutup oleh Staatsspoorwegen per 1 Oktober 1932 sebagai akibat dari krisis depresi besar.[5] Sementara pada segmen Jatibarang–Indramayu, menurut versi dokumen lintas cabang yang masih aktif dan tidak aktif yang diterbitkan oleh KAI, jalur trem tersebut ditutup mulai 21 Juli 1973,[6] sehingga tidak tercatat dalam daftar lintas cabang yang dibuat oleh DE-Consult tahun 1973.

Pada segmen Jatibarang–Karangampel, jejak yang tersisa hanyalah bekas abutment jembatan kereta api Majasari, sementara sisa-sisa stasiun dan railbed sudah tidak ditemukan lagi.[7] Sementara pada lintas Jatibarang–Indramayu, bekas relnya terkena pelebaran jalan raya Jatibarang–Indramayu dan menyisakan dua stasiun dan halte yang masih berdiri, yakni Halte Lobener dan Stasiun Indramayu.[8]

Jalur terhubung

Lintas aktif

Cikampek–Cirebon–Kroya

Daftar stasiun

Jatibarang–Indramayu

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas JatibarangIndramayu
Diresmikan pada tanggal 15 September 1912
oleh Staatsspoorwegen
Termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon
0919 Jatibarang JTB Jalan Mayor Sangun, Jatibarang, Jatibarang, Indramayu km 0+000 lintas Jatibarang-Karangampel
km 179+120 lintas JakartaJatinegaraCikampekCirebon PrujakanPrupukPurwokertoKroya
km 0+000 lintas JatibarangIndramayu
+8 M Beroperasi
1211 Pawidean PWI Jalan Tentara Pelajar, Pawidean, Jatibarang, Indramayu km 3+925 Tidak beroperasi
- Kalikrasak KKS Jalan Raya Jatibarang–Indramayu, Krasak, Jatibarang, Indramayu km 7+360 Tidak beroperasi
1208 Lobener LB Jalan Raya Jatibarang–Indramayu, Telukagung, Indramayu, Indramayu km 9+614 Tidak beroperasi
Karangsembung KRB Jalan Raya Jatibarang–Indramayu, Plumbon, Indramayu, Indramayu km 11+582 Tidak beroperasi
Pekandangan PKD Jalan Raya Jatibarang–Indramayu, Dukuh, Indramayu, Indramayu km 12+390 Tidak beroperasi
1205 Cimanuk CIM Jalan Kembar, Kepandean, Indramayu, Indramayu km 15+565 Tidak beroperasi
Indramayu Pasar IMP km 16+380 Tidak beroperasi
Pasaranyar PAY km 17+216 Tidak beroperasi
1202 Karangturi (Indramayu) KGU km 17+420 Tidak beroperasi
1201 Indramayu IM Jalan Letnan Sutedjo, Paoman, Indramayu, Indramayu km 18+574 Tidak beroperasi

Jatibarang–Karangampel

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas JatibarangKarangampel
Diresmikan pada tanggal 1 Mei 1926
oleh Staatsspoorwegen
Ditutup pada 1932
Termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon
0919 Jatibarang JTB Jalan Mayor Sangun, Jatibarang, Jatibarang, Indramayu km 0+000 lintas Jatibarang-Karangampel
km 179+120 lintas JakartaJatinegaraCikampekCirebon PrujakanPrupukPurwokertoKroya
km 0+000 lintas JatibarangIndramayu
+8 M Beroperasi
- Majasih MJS Jalan Jatibarang–Balongan, Majasari, Sliyeg, Indramayu km ? Tidak beroperasi
- Sliyeg - Jalan Raya Sliyeg, Sliyeg, Sliyeg, Indramayu km ? Tidak beroperasi
- Gadingan GAD Jalan Gadingan–Segeran, Gadingan, Sliyeg, Indramayu km 1+617 Tidak beroperasi
- Segeran - Segeran, Juntinyuat, Indramayu km ? Tidak beroperasi
- Juntikebon JTK Jalan Segeran Gading, Perbatasan Segeran, Juntinyuat dan Mundu, Karangampel, Indramayu km ? Tidak beroperasi
- Mundu MDU Jalan Raya Jatibarang–Karangampel, Mundu, Karangampel, Indramayu km ? Tidak beroperasi
- Karangampel KRP Benda, Karangampel, Indramayu km 18+123 Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [9][10]
  • Pengidentifikasi stasiun: [11]
  • Tanggal pembukaan jalur: [2]: 106–124 


Referensi

  1. ^ Mainaki & Hermawan 2019, hlm. 129.
  2. ^ a b c d Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.
  3. ^ Mainaki & Hermawan 2019, hlm. 130.
  4. ^ Mainaki & Hermawan 2019, hlm. 133.
  5. ^ "De Staatsspoorwegen in Nederl.-Indië gedurende de crisisjaren 1930 t/m 1934". Spoor- en Tramwegen. 8 (16): 380. 1935.
  6. ^ Dokumen Lintas Cabang yang Masih Aktif dan Tidak Aktif (PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD). Bandung: Kereta Api Indonesia.
  7. ^ Mainaki & Hermawan 2019, hlm. 133-135.
  8. ^ Mainaki & Hermawan 2019, hlm. 131.
  9. ^ Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  10. ^ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  11. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia

Daftar pustaka

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement