Jalan Tol Lhokseumawe–Sigli
| Jalan Tol Lohsig | |
| Informasi rute | |
| Dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) | |
| Panjang | 157,00 km (97,56 mi) |
| Persimpangan besar | |
| Ujung Selatan | |
| Simpang Susun Meureudu Simpang Susun Bireuen Simpang Susun Lhokseumawe | |
| Ujung Utara | |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Kota | Pidie Pidie Jaya Bireuen Lhokseumawe |
| Sistem jalan | |
| AH 25 | |
Jalan Tol Lhokseumawe–Sigli adalah ruas tol yang direncanakan sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS), membentang sepanjang kurang lebih 157 km di Provinsi Aceh.[1] Tol ini akan menghubungkan Kota Lhokseumawe di utara dengan Kabupaten Pidie di selatan.
Ruas tol ini akan menjadi penghubung antara Jalan Tol Langsa–Lhokseumawe di sisi timur dan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh di sisi barat. Dengan keberadaan tol ini, perjalanan dari Lhokseumawe menuju Sigli yang sebelumnya memakan waktu sekitar 3 jam 30 menit diperkirakan dapat dipangkas menjadi 1 jam 45 menit.[2]
Tol ini dirancang memiliki tiga simpang susun utama, yaitu:
- Simpang Susun Meureudu (Kabupaten Pidie Jaya)
- Simpang Susun Bireuen (Kabupaten Bireuen)
- Simpang Susun Lhokseumawe (Kota Lhokseumawe)
Pembangunan tol ini termasuk dalam tahap ketiga pengembangan Jalan Tol Trans-Sumatra. Hingga kini, proyek masih berada dalam tahap perencanaan awal dan belum memasuki tahap konstruksi. Estimasi biaya pembangunan mencapai Rp20,355 triliun, dengan komposisi pendanaan 70% ekuitas dan 30% pinjaman.[3]
Referensi
- ^ Pembangunan jalan tol di Aceh ditargetkan 227 kilometer. Antara News. 28 Februari 2023.
- ^ Tol Lhokseumawe–Sigli diusulkan 157 km. Kompas. 17 Oktober 2022.
- ^ Rincian proyek tol Trans Sumatera Rp476 T, baru segini yang jalan. Detik Finance. 25 Januari 2024.
Lihat pula
Pranala luar
| Sebelumnya: | Jalan Tol Trans-Sumatra | Berikutnya: |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


