Jalan Tol Tuban–Gresik
Artikel ini ditulis menyerupai sebuah rilis pers atau berita dan tergantung pada liputan jurnalistik atau sensasionalisme. |
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. |
| Informasi rute | |
|---|---|
| Dikelola oleh PT Gelora Djaja | |
| Panjang | 63 km (39 mi) |
| Berdiri | Sejak Januari 2, 2023 |
| Persimpangan besar | |
| Ujung Barat | |
| Ujung Timur | |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Kota | Tuban Lamongan Gresik |
| Sistem jalan | |
| AH 2 | |
Jalan tol Tuban - Lamongan - Gresik adalah bagian Jalan Tol Trans Jawa bagian utara yang menghubungkan kedua kota besar di Indonesia, yaitu DKI Jakarta serta Kota Surabaya, Jawa Timur; berjarak 63 km yang menghubungkan Jalan Tol Demak-Tuban, Jalan Tol Krian–Legundi–Bunder–Manyar dan Jalan Tol Surabaya - Gresik yang masih dalam tahap rencana.
Wacana
Dalam waktu dekat, provinsi Jawa Timur bakal mempunyai tol baru di jalur pantura yaitu Tol Gresik-Lamongan-Tuban yang menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan menghubungkan Kawasan Industri Manyar Kabupaten Gresik, Industri Lamongan kabupaten Lamongan, dan kawasan industri Kabupaten Tuban. "Ini sudah berulang kali kita rapatkan untuk segera direlasiasikan. Bahwa koneksitas antara Manyar hingga Tuban akan dibangunkan dengan jalan tol," ujar Khofifah, pada 25 September 2019. [1]
Ruas & Gerbang Tol
- Semanding (0+000)
- Gesing (3+400)
- Minohorejo, Widang, Tuban (6+400)
- Mrutuk (10+000)
- Compreng (14+000)
- Tangar (17+000)
- Sekaran (21+000)
- Pucuk (25+400)
- Pajangan (31+000)
- Keben (36+000)
- Lamongan (43+000)
- Pandanpancur (49+000)
- Duduk Sampeyan (56+000)
- Manyar (60+000)
- Kebomas (63+000)
Referensi
- ^ Wijaya, Irsyaad (26 September 2019). "Tol Gresik-Tuban Segera Dibangun, Ada Dua Pilihan Lewat Tengah atau Pantura". Gridoto. Diakses tanggal 1 November 2022.
Pranala luar
| Ruas sebelumnya: |
Jalan Tol Non Trans-Jawa | Ruas selanjutnya: |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


