Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo

Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo
Jalan Tol Bandara Soekarno-Hatta
Peta
Informasi rute
Bagian dari Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Dikelola oleh Jasa Marga
Panjang12 km (7 mi)
BerdiriSejak 1985; 41 tahun lalu (1985)
Persimpangan besar
Ujung Barat
Persimpangan besarSimpang Susun Benda
Simpang Susun Kamal
Jalan Tol Katara
Simpang Susun Penjaringan
Ujung TimurTol Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Lokasi
NegaraIndonesia
Kota
Sistem jalan

Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo (atau yang sering disebut juga sebagai Jalan Tol Bandara Soetta) adalah jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. Jalan tol ini dikelola PT Jasa Marga (Persero).

Sejarah

Karena letak geografisnya, Jalan tol ini banyak melintasi wilayah yang didominasi dengan rawa serta berada di bawah permukaan laut pada beberapa bagiannya. Kondisi ini menyebabkan jalan tol tersebut kerap mengalami banjir, terutama saat musim hujan, sehingga mengganggu kelancaran akses mobilitas publik yang akan menuju dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten maupun arah sebaliknya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan proyek pembaharuan seperti peninggian jalan (semi-layang), pelebaran lajur darurat, serta pemasangan tanggul guna untuk mencegah genangan air. Proyek ini dimulai pada akhir tahun 2007 atau awal tahun 2008, dan diselesaikan pada tahun 2010. Pembangunan ini dilakukan bersamaan dengan pengembangan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).

Jalur semi-layang ini terbentang dari KM 20+600 (arah bandara dari Jakarta) hingga KM 28+200 (arah Jakarta dari bandara). Adapun koneksi dengan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta berada di KM 25+200 hingga KM 25+800, yang terletak di wilayah Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pengembangan

Pada tahun 2018, telah dimulai pembangunan koneksi dengan Jalan Tol Lingkar Luar 2 (JORR 2) di sekitar KM 32, yaitu tepatnya pada Junction / Simpang Susun Benda. Kemudian proyek ini selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2022.

Selain itu, di masa mendatang, Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo juga direncanakan akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg (Tol Katara atau Kataraja), yang juga dikenal sebagai Tol PIK 2. Koneksi ini akan dilakukan melalui sisi jalan semi-layang di atas, dan diproyeksikan menjadi jalur strategis tambahan menuju wilayah barat laut Tangerang dan sekitarnya.

Sebagai bagian dari upaya efisiensi energi, jalan tol ini juga telah dilengkapi dengan lampu penerangan bertenaga surya, untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan listrik dari PT PLN.

Fasilitas

Gerbang tol Cengkareng

Di jalan tol ini terdapat beberapa fasilitas diantaranya:

Gerbang tol

Gerbang tol KM Tujuan
Gerbang Tol Pluit 20 Gerbang Keluar ke:
Jalan Pluit Selatan
1. Ke Arah Selatan:
Jalan Tol Cawang-Pluit
Grogol
Tangerang
Cawang
2. Ke Arah Timur:
Jalan Tol Pelabuhan
Gerbang Tol Kapuk 21 Gerbang utama Jalan Tol Prof Dr. Sedyatmo (Hanya pembayaran tujuan Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta):
1. Ke Arah Barat:
Kamal
Cengkareng
Bandara Soekarno-Hatta
2. Ke Arah Timur:
Pluit
Grogol
Tj. Priok
Gerbang Tol Kamal 25 Jalan Pantai Indah Selatan 1 (arah barat)
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Tangerang
Ulujami
Bogor
Simpang Susun Kamal Muara 28 Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg
Kosambi / PIK 2

Batas Wilayah Provinsi DKI Jakarta



Batas Wilayah Provinsi Banten

Kota Tangerang

Gerbang Tol Cengkareng 31 Gerbang utama Jalan Tol Prof Dr. Sedyatmo (Hanya pembayaran tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta):
1. Ke Arah Barat:
Jalan Husein Sastranegara
2. Ke Arah Timur:
Kamal
Kapuk
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Simpang Susun Benda 32 Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2
Tangerang
Kunciran
Serpong

Tarif

Gol. Rp
I 8.000
II 10.500
III 10.500
IV 11.500
V 11.500

Referensi

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement