Hikmah (musim 2)

Hikmah Season 2
Poster rilis
Genre
Ditulis olehZara Zettira
CeritaZara Zettira
SutradaraEncep Masduki
Pemeran
Lagu tema pembuka"Hikmah" oleh Netta KD dan Daniel Bee Voice
Lagu tema penutup"Hikmah" oleh Netta KD dan Daniel Bee Voice
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jml musim3
Jml episode60
Produksi
Produser
Pengaturan kameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
Rilis asli
JaringanRCTI
Rilis5 September (2005-09-05) –
5 November 2005 (2005-11-5)

Hikmah Season 2 adalah serial televisi Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 5 September 2005 di RCTI. Serial ini disutradarai oleh Encep Masduki dan dibintangi oleh Tamara Bleszynski, Teuku Ryan dan Gunawan.

Serial ini merupakan serial Ramadhan MD terakhir di RCTI menuju perpindahannya ke Indosiar menjadi serial televisi MD ramadhan pertama 2006.

Sinopsis

Melanjutkan kisah kehidupan Ana dan Adrian dari musim yang lalu, mengisahkan kebahagiaan Ana dan Adrian yang hidup bersama Ibu Ratna dan Arman, kakak Adrian. Kebahagiaan mereka bertambah lengkap dengan rencana pernikahan Arman dengan Livia, gadis pilihannya. Namun hidup selalu penuh cobaan. Satu persatu bencana mulai merenggut kebahagiaan mereka. Diawali dengan meninggalnya Ibu Eli, ibu tiri Ana, yang baru kembali dari menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, yang membuat Ana memboyong Tino, adik Ana yang pincang, dan Umi, pembantu setia Ana ke Jakarta dan ikut tinggal dirumah Bu Ratna. Bencana tragis lainnya menimpa Arman yang kehilangan istrinya dihari pernihakan mereka. Livia terjatuh dari tangga dan mengalami pendarahan hebat sehingga meninggal seketika.

Ana dan keluarganya menerima semua musibah itu dengan kesadaran penuh, bahwa pasti ada Hikmah dibalik semua musibah tersebut. Namun mereka tidak menyadari kalau dibalik semua musibah tersebut ada wajah-wajah lama yang masih menyimpan dendam kesumat kepada mereka, yaitu Hasyim dan Vina, paman dan bibi Adrian yang tetap berniat untuk menguasai semua kekayaan keluarga Adrian. Kali ini mereka dibantu oleh Eva, gadis cantik yang memainkan peranan sebagai istri Arman.

Sejak Livia meninggal, Eva muncul menjadi tempat pelipur lara bagi Arman dan akhirnya menjebak Arman untuk menikahinya. Dimata Arman, Eva adalah wanita lugu yang patut dikasihani dan dilindungi. Namun, setelah Arman mengalami kecelakaan dan lumpuh barulah Arman tahu siapa Eva sebenarnya. Eva mengambil alih perusahaan dan semua aset keluarga Arman. Akibatnya nasib Ana, Adrian dan Ibu Ratna menjadi terlunta lunta. Bu Ratna mengalami stres berat dan berkepanjangan, kini Bu Ratna harus merasakan dan menjalani hidup sebagai orang papa, demikian pula Adrian.

Dalam penderitaan itu, Ana mulai menderita sakit kepala yang cukup berat. Namun dia tidak mau menambah beban keluarganya dan menyimpan rasa sakitnya sampai akhirnya terancam kebutaan bahkan mungkin akan kehilangan nyawanya akibat penyumbatan pembuluh darah diotaknya.

Dalam penderitaan Ana itu, muncullah seorang pria bernama Hendra yang kemudian menjadi sahabat Ana, bahkan menjadi pahlawan dalam kesulitan-kesulitan Ana. Hendra ternyata menginginkan lebih dari sekadar persahabatan, dia berharap Ana sudi memberikan cintanya sebagai balas budi atas semua kebaikan yang diberikannya. Hendra berniat merebut Ana dari Adrian.

Pada akhir cerita, Ana dengan segala kesulitan pribadinya masih mampu memberikan kekuatan bagi keluarga dan sahabat-sahabatnya untuk bertahan dan kembali kejalan yang benar, yang diridhoi Allah. Cobaan tidak menipiskan kepercayaan Ana pada Allah melainkan justru membuatnya meningkatkan ibadahnya guna mendekatkan diri pada Allah yang Maha Kuasa. Berpuasa memberikan Hikmah berupa ketebalan iman, bekal untuk menghadapi kehidupan yang selalu penuh cobaan.

Pemeran

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil Ref.
2005 Panasonic Awards Aktris Terfavorit Tamara Bleszynski Menang
2006 Panasonic Awards Drama Terfavorit Hikmah Season 2
Aktris Terfavorit Tamara Bleszynski Nominasi

Referensi

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement