Akulah Miki
| Akulah Miki | |
|---|---|
Poster rilis | |
| Genre | |
| Cerita | V. Tatjana |
| Skenario | V. Tatjana |
| Sutradara |
|
| Pengarah kreatif | Shania Punjabi |
| Pemeran | |
| Pencipta lagu tema | Popo Fauza |
| Lagu tema pembuka | "Akulah Miki" oleh Rully Roel |
| Lagu tema penutup | "Akulah Miki" oleh Rully Roel |
| Penata musik |
|
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 1 |
| Jml episode | 11 |
| Produksi | |
| Produser | |
| Sinematografi | Turpin Sihombing |
| Editor | Yessy Yustraini W. |
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Durasi | 60 menit |
| Rumah produksi | MD Entertainment |
| Distributor | Indosiar Karya Media |
| Rilis asli | |
| Jaringan | Indosiar |
| Rilis | 16 Januari – 27 Maret 2005 |
Akulah Miki adalah serial televisi Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 16 Januari 2005 di Indosiar. Serial ini disutradarai oleh Ghul Khan dan Paulus Pui serta dibintangi oleh Gunawan, Natasha Dewanti, dan Shenny Andrea.
Sinopsis
Miki adalah anak kecil yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa dan tinggal bersama ibu tirinya, Novita dan adik tirinya, Surya. Tujuan utama Novita dan Surya cuma satu: menguasai harta warisan suaminya, Anton. Demi warisan itu, Novita dan adiknya yang bernama Randy memperalat seorang gadis desa bernama Wulan dan menikahkannya kepada Miki. Pada malam pengantin, Wulan mengetahui jati diri Miki yang sebenarnya. Awalnya Wulan membenci Miki, tetapi lama kelamaan Wulan jatuh cinta dengan kesederhanaan dan kepolosan Miki. Wulan dan Santi pun mulai membantu Miki membongkar semua kejahatan Novita, Randy, dan Surya. Akankah Anton dapat mengetahui semua kejahatan Novita, Randy, dan Surya selama ini?
Pemeran
- Gunawan sebagai Miki
- Natasha Dewanti sebagai Wulan
- Shenny Andrea sebagai Santi
- Tasman Taher sebagai Anton
- Nenny Triana sebagai Novita
- Bemby Putuanda sebagai Surya
- Arief Rivan sebagai Randy
- Renita Sukardi sebagai Ida
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web MD Entertainment
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


