Hikmah (musim 1)
| Hikmah Season 1 | |
|---|---|
![]() Poster rilis | |
| Genre | |
| Ditulis oleh | Zara Zettira |
| Cerita | Zara Zettira |
| Sutradara | Emil G. Hampp |
| Pemeran | |
| Lagu tema pembuka | "Hikmah" oleh oleh Netta KD, Daniel Bee Voice |
| Lagu tema penutup | "Hikmah" oleh Netta KD, Daniel Bee Voice |
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 3 |
| Jml episode | 60 |
| Produksi | |
| Produser | |
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Durasi | 60 menit |
| Rumah produksi | MD Entertainment |
| Distributor | MNC Media |
| Rilis asli | |
| Jaringan | RCTI |
| Rilis | 12 September – 19 November 2004 |
Hikmah Season 1 adalah serial televisi Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana pada 12 September 2004 di RCTI. Serial ini disutradarai oleh Emil G. Hampp dan dibintangi oleh Tamara Bleszynski, Teuku Ryan dan Gunawan.
Sinopsis
Ana adalah gadis yatim piatu, yang hidup bersama ibu tirinya, Ibu Eli, seorang peramal. Ibu Eli memperlakukan Ana sebagai anak tiri. Lebih dari itu Ana dianggap sebagai pembawa sial. Ana hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan uang. Tino, adik Ana satu ayah, selalu dihasut untuk membenci Ana. Tino yang masih kecil tak berdaya membela Ana dari perlakuan ibunya. Demikian pula halnya dengan Umi, pembantu yang menderita keterbelakangan mental. Sekalipun mereka tak mampu berbuat apa-apa untuk menolong Ana, tetapi mereka senantiasa mendoakan Ana, dan akhirnya doa mereka didengar Allah.
Sejak pertama kali melihat Ana, Adrian jatuh cinta pada pandangan pertama. Adrian adalah anak dari keluarga kaya raya. Sekalipun tidak mengenal agama, Adrian pada dasarnya baik hati. Adrian mencari cinta sejati dan tidak pernah mementingkan materi. Hal ini berbeda dengan pandangan keluarganya. Bu Ratna (ibu Adrian) dan Lika (kakak Adrian) sangat materialistis dan mementingkan bibit bebet bobot. Mereka menentang hubungan Adrian dan Ana.
Dengan bantuan Hasyim dan Vina (paman dan bibi Adrian) mereka mencoba menggagalkan percintaan Adrian dan Ana. Namun cinta mengalahkan segalanya. Adrian nekat meninggalkan kehidupannya, rela melarat dan menderita hidup bersama Surya (sahabatnya) di rumah susun, untuk merebut hati Ana. Dan ketulusan niat Adrian didengar oleh Allah, Adrian akhirnya berhasil meminang Ana. Pernikahan berjalan lancar berkat bantuan Arman, kakak Lika dan Adrian yang memegang kendali bisnis keluarga Adrian.
Arman adalah pria yang bijaksana, dewasa, dan bertanggung jawab. Arman amat menyayangi adiknya dan mengenal sifat adiknya. Berkat Arman lah keluarga Adrian akhirnya terpaksa menerima Ana. Namun kebencian keluarga Adrian tidak berhenti sampai disitu. Mereka tetap berusaha memisahkan Adrian dari Ana dengan berbagai macam cara. Dalam acara bulan madu, Adrian dan Ana mengalami kecelakaan. Ana selamat tetapi Adrian menghilang. Semua mengira Adrian sudah meninggal. Namun Ana dengan ketekunannya yakin bahwa Allah tidak akan memisahkannya dari suaminya. Adrian akhirnya ditemukan. Sayangnya setelah siuman Adrian kehilangan ingatannya. Adrian tidak ingat lagi akan masa lalunya.
Hal ini dimanfaatkan oleh keluarga Adrian. Bu Ratna, Lika, Hasyim dan Vina berhasil meracuni dan memengaruhi Adrian. Kedekatan Ana dan Arman dijadikan senjata untuk menjelek-jelekan Ana dan Arman dimata Adrian. Sampai akhirnya Adrian yang tadinya sangat dekat dengan Arman, menjadi membencinya. Bahkan cinta Adrian yang begitu dalam pada Ana berubah menjadi dendam karena Adrian merasa Ana mengkhianati dan memanfaatkannya hanya demi materi. Tapi kepercayaan dan keteguhan iman Ana mengalahkan segalanya. Ana melewati berbagai cobaan dengan tabah. Kebencian dan caci maki dibalasnya dengan senyum dan kepasrahan. Hanya pada Allah Ana berdoa dan menyerahkan segalanya. Dibalik semua cobaan, pasti ada hikmahnya. Segala penderitaan justru semakin membuat Ana kuat. Sebuah drama percintaan yang sarat dengan nilai nilai keagamaan. Hikmah mengajak pemirsa untuk berserah hanya kepada Allah dan untuk setia berada di jalanNya meski cobaan mendera. Di balik segala cobaan pasti ada hikmah yang menanti. Allah memberikan cobaan untuk membuat manusia menjadi lebih kuat dan semakin dekat kepada-Nya.
Pemeran
- Tamara Bleszynski sebagai Anna, Fitri & Fitrianna
- Teuku Ryan sebagai Adrian
- Gunawan sebagai Arman
- Dimaz Andrean sebagai Adit
- Nana Khairina sebagai Alika
- Ferry Ardiansyah sebagai Surya
- Elsye Virgita sebagai Shinta
- Natasha Dewanti sebagai Livia/Olivia
- Nenny Triana sebagai Ratna
- Leily Sagita sebagai Elli
- Selly Hasan sebagai Ulfa
- Yayuk Suseno sebagai Vina
- Tasman Taher sebagai Sharif
- Niniek Arum sebagai Umi
- Agung Surya Putra sebagai Tino
- Arief Rivan sebagai Hasyim
- Eva Anindita sebagai Andini
- Helsi Herlinda sebagai Jessy
Penghargaan dan nominasi
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2004 | Panasonic Awards | Aktris Terfavorit | Tamara Bleszynski | Menang |
Catatan
Referensi
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



