Hendrikus Henky Mukin
Hendrikus Henky Mukin | |
|---|---|
| Bupati Flores Timur ke-7 | |
| Masa jabatan 6 April 1994 – 1 Desember 1999 | |
| Presiden | Soeharto B. J. Habibie |
| Gubernur | Herman Musakabe Piet Alexander Tallo |
| Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur ke-7 | |
| Masa jabatan 1992–1994 | |
| Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur | |
| Masa jabatan 2004–2009 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 Oktober 1939 |
| Meninggal | 19 April 2013 (umur 73) RS Gatot Soebroto, Jakarta |
| Sebab kematian | Komplikasi penyakit |
| Makam | Lewotobi, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Suami/istri | Theresia Fernandez† |
| Anak | Romulus Ricky Mukin |
| Orang tua | Ignatius Mukin (ayah)† Anna Fernandez (ibu)† |
| Pekerjaan | Tentara, politikus |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | TNI Angkatan Udara |
| Pangkat | Letnan Kolonel |
Letnan Kolonel (SUS) (Purn.) Drs. Hendrikus Henky Mukin, SH., (juga dieja Hengky Mukin; lahir 5 Oktober 1939 – meninggal 19 April 2013)[1] adalah Bupati Flores Timur periode 1994-1999.
Kehidupan awal dan pendidikan
Ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Rakyat (SR) Lewolaga (1946–1953), lalu melanjutkan ke Sekolah Guru Bawah Katolik (SGBK) di Larantuka (1953–1956). Minatnya pada bidang akademis membawanya menempuh studi di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta (1960–1962) dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta (1965–1968).
Karier militer dan studi lanjut
Setelah bergabung dengan TNI Angkatan Udara, Mukin tetap aktif mengembangkan diri dengan menempuh pendidikan di Universitas Mulawarman, Samarinda. Ia meraih gelar di jurusan Administrasi Negara, FISIPOL (1984–1987) serta jurusan Hukum Keperdataan (1988–1993).
Dalam karier militernya, ia bertugas di lingkungan TNI AU hingga memasuki masa pensiun dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel (Sus). Atas dedikasinya, ia dianugerahi sejumlah tanda kehormatan seperti Satyalancana Seroja, serta berbagai penghargaan atas pengabdiannya di bidang politik dan pemerintahan, baik di Kalimantan Timur maupun Flores Timur.
Karier di DPRD Flores Timur
Sebelum menjabat sebagai bupati, Henky Mukin menjadi anggota DPRD Kabupaten Flores Timur periode 1992–1994 dan menjabat sebagai Ketua DPRD Flores Timur pada periode yang sama.
Setelah masa jabatannya sebagai bupati berakhir, ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Flores Timur untuk periode 2004–2009.
Bupati Flores Timur (1994–1999)
Selama kepemimpinannya, ia aktif mendampingi delegasi rakyat Lembata (yang saat itu masih bagian dari Flores Timur) dalam memperjuangkan pemekaran wilayah. Ia juga dikenal mendorong pembangunan infrastruktur pedesaan, seperti akses air bersih, listrik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.
Kehidupan pribadi
Henky Mukin menikah dengan Theresia Fernandez†. Pasangan ini dikaruniai seorang anak bernama Romulus Ricky Mukin.[1]
Wafat dan penghormatan
Hendrikus Henky Mukin meninggal dunia pada hari Jumat, 19 April 2013 pukul 11.40 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, akibat komplikasi penyakit.[1]
Jenazahnya diterima dengan upacara militer di Bandar Udara Frans Seda, Maumere, kemudian dimakamkan secara adat di kampung halamannya, Lewotobi, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur. Pada upacara pemakaman, Yosep Lagadoni Herin, membacakan puisi berjudul "Laki-laki Seribu Gunung" sebagai penghormatan terakhir. Julukan tersebut kemudian melekat pada dirinya.
Referensi
- ^ a b c "Akhirnya sampai juga pengembaraan "Laki-laki Seribu Gunung" – Mengenang mantan Bupati Flotim Letkol (SUS) Purnawirawan Drs. Hendrikus Hengky Mukin, SH". Larantuka.com. Juni 2013. Diakses tanggal 4 April 2026.
Lihat pula
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Hamonangan Iskandar Munthe |
Bupati Flores Timur 1994–1999 |
Diteruskan oleh: Piet Alexander Tallo (Penjabat) |
| Didahului oleh: Drs. Philipus Lambera Keban |
Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur 1992–1994 |
Diteruskan oleh: Drs. Martinus Boli Hayon |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





