Gay Academic Union

Parade pendukung gerakan LGBTQ.

Gay Academic Union (GAU) adalah sebuah kelompok akademisi LGBT yang bertujuan untuk menjadikan dunia akademik di Amerika Serikat lebih terbuka dan ramah terhadap komunitas LGBT. Organisasi ini dibentuk pada April 1973, hanya empat tahun setelah kerusuhan Stonewall.[1][2]

GAU menyelenggarakan empat konferensi tahunan (yang terakhir pada November 1976) serta berbagai kegiatan akademik lainnya. Setelah itu, organisasi ini akhirnya dibubarkan.[3][4]

Sejarah

Keanggotaan organisasi ini mencakup sejumlah tokoh penting dalam dunia akademik, aktivisme, dan sastra yang berperan besar dalam perkembangan studi dan gerakan hak-hak LGBTQ+ di Amerika Serikat. Anggota-anggota tersebut antara lain Martin Duberman, sejarawan dan pendiri Pusat Studi Lesbian dan Gay di City University of New York; Bertha Harris, novelis feminis radikal; Karla Jay, akademisi, penulis, dan aktivis feminis; Jonathan Dunn-Rankin, jurnalis serta tokoh gerakan hak-hak gay; John D’Emilio, sejarawan terkemuka dalam studi tentang homoseksualitas di Amerika; Joan Nestle, penulis dan arsiparis yang turut mendirikan Lesbian Herstory Archives; Jonathan Ned Katz, penulis dan sejarawan mengenai sejarah homoseksualitas; Barbara Gittings, salah satu aktivis awal dalam gerakan hak-hak gay di Amerika; George Whitmore, penulis dan jurnalis; Andrea Dworkin, feminis dan aktivis anti-pornografi; Dawn M. Atkins, peneliti dan penulis feminis; serta Michael Lynch, akademisi dan aktivis hak-hak gay.[4][5]

Konferensi pertama organisasi ini diadakan pada tanggal 23 dan 24 November 1973 di John Jay College of Criminal Justice, City University of New York, menandai salah satu pertemuan akademik pertama di Amerika Serikat yang secara terbuka membahas studi serta pengalaman komunitas gay dan lesbian dalam konteks akademis dan sosial.[4]

Martin Duberman kemudian mengenang bahwa pada masa awal pembentukan organisasi, perempuan lesbian sering kali menghadapi diskriminasi dari sesama anggota laki-laki homoseksual kulit putih. Ia bahkan mengingat pernah terlibat dalam perdebatan dengan George Whitmore, yang mencerminkan ketegangan internal antara kelompok feminis lesbian dan komunitas gay laki-laki di dalam organisasi tersebut.

Sebagai respons terhadap ketimpangan tersebut, sekelompok anggota lesbian dari Gay Academic Union membentuk kelompok diskusi tentang seksisme dalam organisasi dan pada tahun 1974 mendirikan Lesbian Herstory Archives, sebuah lembaga arsip yang bertujuan melestarikan sejarah, karya, dan pengalaman komunitas lesbian untuk generasi mendatang. Para pendiri arsip tersebut meliputi Joan Nestle, Deborah Edel, Sahli Cavallo, Pamela Oline, dan Julia Stanley, yang berkomitmen untuk memastikan bahwa sejarah komunitas lesbian tidak dihapus dari narasi gerakan hak-hak sipil dan akademik Amerika.

Menjelang tahun 1975, banyak anggota yang berhaluan radikal meninggalkan organisasi, menyebabkan pusat kegiatan berpindah ke Los Angeles, meskipun beberapa tokoh seperti Wayne R. Dynes tetap aktif di New York.[4] Meskipun demikian, konferensi tahun 1976 kembali diselenggarakan di Columbia University di New York City, menegaskan keberlanjutan pengaruh akademik organisasi tersebut di wilayah Timur Amerika Serikat.

Pada periode 1981 hingga 1987, kepemimpinan nasional dipegang oleh Jonathan Dunn-Rankin, yang secara aktif berkeliling dari satu kota ke kota lainnya untuk menyatukan berbagai cabang organisasi di seluruh negeri. Upaya tersebut mencerminkan komitmen Gay Academic Union dalam memperkuat jaringan nasional antara akademisi, aktivis, dan komunitas LGBTQ+ demi memperluas wacana dan pengakuan terhadap studi serta hak-hak kaum minoritas seksual di Amerika Serikat.

Referensi

  1. ^ D'Emilio, John (1998-10). Sexual Politics, Sexual Communities: Second Edition (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-14267-8.
  2. ^ Atkins, Dawn (1998). Looking Queer: Body Image and Identity in Lesbian, Bisexual, Gay, and Transgender Communities (dalam bahasa Inggris). Psychology Press. ISBN 978-0-7890-0463-5.
  3. ^ Talburt, Susan (2000-03-18). Subject to Identity: Knowledge, Sexuality, and Academic Practices in Higher Education (dalam bahasa Inggris). SUNY Press. ISBN 978-0-7914-4571-6.
  4. ^ a b c d Minton, Henry L. (1992). Gay and Lesbian Studies (dalam bahasa Inggris). Haworth Press. ISBN 978-1-56023-021-2.
  5. ^ Aldrich, Robert; Wotherspoon, Garry (2001-01-01). Who's who in Contemporary Gay and Lesbian History: From World War II to the Present Day (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-0-415-22974-6.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement